Showing posts with label Materi Kelas 10. Show all posts
Showing posts with label Materi Kelas 10. Show all posts

Sunday, March 25, 2018

√ Tahap Pembentukkan Fosil (Fosiliasi)

Pernah mengunjungi museum geologi dan melihat fosil disana?. Darimana fosil berasal?. Di dalam batuan sedimen intinya sering ditemukan sisa-sisa organisme atau tumbuhan alasannya yaitu tertimbun, tidak terjadi oksidasi kemudian terawetkan. Selama proses ini (diagenesis), bab mahluk hidup tadi tidak rusak dan turut menjadi bab dari batuan sedimen atau memebntuk lapisan batuan sedimen itu sendiri contohnya batugamping coquina.

Sisa-sisa organisme atau tumbuhan yang terawetkan dalam batuan ini dinamakan fosil. Jadi fosil merupakan bukti sisa-sisa kehidupan di masa lampau. Fosil ini sanggup berupa cangkang kerang, tulang atau gigi, jejak kaki atau cetakannya. Proses pembentukkan fosil dinamakan fosiliasi. Baca juga: Pola fatwa sungai di permukaan bumi

Pernah mengunjungi museum geologi dan melihat fosil disana √ Tahap Pembentukkan Fosil (Fosiliasi)
Proses Pembentukkan Fosil, pic:facts-about-fossils.com
Fosiliasi terjadi melalui tahapan-tahapan atau proses yaitu:
a. Penggantian (replacement)
Pada fase ini bab yang keras dari organisme diganti oleh banyak sekali mineral contohnya cangkang hewan maritim yang semula dari kalsium karbonat diganti menjadi silika.
b. Petrifaction
Pada fase ini bab lunak batang tumbuhan diganti oleh presipitasi mineral yang terlarutkan dalam air sedimen.
c. Karbonisasi
Pada fase ini daun atua mineral tumbuhan yang jatuh dalam lumpur di rawa terhindar dari oksidasi. Saat diagenesa material itu dirubah menjadi cetakan karbon dengan tidak mengubah bentuk asalnya.

Fosil yaitu kunci untuk mengenali dan memilih kondisi lingkunga di masa lalu. Dengan membandingkan kehidupan masa kini sebagai pembanding dan penerapan prinsip uniformitarianisme, maka sanggup diperkirakan kondisi iklim pada masa lampau. Misalnya fosil dari tumbuhan sanggup memerlihatkan kondisi curah hujan dan suhu di zaman lampau dan fosil mikroorganisme yang terapung sanggup menunjukkan keadaan suhu dan salintas laut.
Pernah mengunjungi museum geologi dan melihat fosil disana √ Tahap Pembentukkan Fosil (Fosiliasi)
Contoh Fosil Pada Batuan, pic: dmp.wa.gov.au
Fosil juga merupakan dasar utama dalam menemukan umur relatif suatu lapisan dan penting untuk menyusun sejarah bumi dari 600 juta tahun lalu. Fosil merupakan penunjuk waktu dalam geologi. Ahli yang pertamakali memerhatikan fosil dalam batuan ialah William Smith seorang surveyor Inggris. Ia meneliti singkapan batuan pada jalanan yang terkelupas dan galian parit. Baca juga: Batuan beku dalam dan batuan beku luar

Dalam urutan gugusan yang terdiri dari selang-seling batupasir dan serpih, dijumpai beberapa fosil yang tidak sama. Tiap lapisan serpih punya fosil tersendiri. Dengan menyamakan fosil dan urutan batuan, ia membuatkan metode dimana ia sanggup memprediksi lokasi dan sifat batuan di bawah permukaan. Sejak penemuannya itu, maka berkembang ilmu yang mempelajari fosil paleontologi. Lalu diketahuilah bahwa jasad sebelum memfosil hidup di masa tertentu sehingga sanggup dijadikan penunjuk kehidupan masa tersebut. Fosil-fosil tertentu punya sebaran geografis yang luas dengan masa hidup pendek yang dinamakan fosil penunjuk atau fosil indeks (index fossil). Baca juga: Tipe lipatan pegunungan

Sumber http://www.gurugeografi.id

Saturday, March 24, 2018

√ Proses Angin Katabatik Dan Anabatik

Kali ini kita bahas sedikit perihal Angin Gunung (Katabatik) dan Angin Lembah (Anabatik). Kedua angin tersbeut merupakan tipe angin lokal yang terjadi di tempat pegunungan atau lembah. Inilah perbedaan angin gunung dan angin lembah. Baca juga: Jenis-jenis pencemaran lingkungan dan bahayanya

Angin Katabatik (Catabatic Winds)
Saat udara di kepingan atas puncak gunung mendingin oleh konduksi maka akan menciptakan udara lebih padat sehingga akan turun menuruni lembah. Angin ini biasa terjadi pada malam hari. Faktor yang memengaruhi terbentuknya angin katabatik adalah:
- Tingkat pendinginan di sepanjang lereng. Semakin masbodoh permukaan lereng maka potensi terbentuknya angin semakin besar.
- Kekasaran lereng. Semakin halus lereng maka potensi angin semakin besar dan besar lengan berkuasa lantaran tidak ada penghalang menyerupai vegetasi.
- Kecuraman lereng. Semakin curam lereng maka akan menaikan potensi terjadinya angin gunung dan bercampur dengan udara netral di sekitarnya.
Kali ini kita bahas sedikit perihal Angin Gunung  √ Proses Angin Katabatik dan Anabatik
Angin Gunung dan Angin Lembah
Efek sebaliknya terjadi pada siang hari. Kontak udara dengan lereng yang hangat lantaran sinar matahari akan menghasilkan konduksi dan naik atau disebut Arus Anabatik (Anabatic Winds). Aliran angin ke atas sangat besar lengan berkuasa di sore hari ketika matahari mengahadap pribadi menuju lereng.

Baca juga:
Sebaran teladan curah hujan Indonesia
Contoh soal ulangan geografi

Angin sanggup berasal dari beberapa fenomena meteorologi yang berbeda baik itu disebabkan oleh tekanan dan suhu udara di atmosfer maupun suhu dan tekanan tempat tersebut. Setelah angin terbentuk akan ada beberapa fitur bumi yang sanggup memodifikasi arah dan kecepatan angin dan mendistorsi alat ukur cuaca dan menyulitkan meteorolog untuk memprediksi apa yang akan terjadi selanjutnya. Baca juga: Gerak semu harian dan tahunan matahari
Gambar: thecompetitionworld

Sumber http://www.gurugeografi.id

Friday, March 23, 2018

√ Perbedaan Bahari Transgresi, Ingresi Dan Regresi

Laut atau sea merupakan sebuah wilayah perairan yang relatif sempit dibandingkan samudera atau ocean. Ada banyak bahari di planet Bumi ini dan punya karakteristik masing-masing. Setiap bahari mempunyai proses pembentukkan yang berbeda-beda. Ada tiga jenis bahari berdasarkan proses pembentukkannya yaitu bahari transgresi, bahari ingresi dan bahari regresi.

Laut Transgresi
Laut transgresi ialah bahari yang terbentuk lantaran naiknya permukaan air bahari sehingga menjadikan daratan tergenang. Proses ini menghasilkan bahari dangkal menyerupai Laut Jawa dan Laut Arafuru. Penyebab naiknya permukaan air bahari dikarenakan es mencair di simpulan Pleistosen. Kedalaman bahari ini hanya berkisar dari puluhan sampai ratusan meter saja. Dahulu bahari ini ditutupi daratan luas dan menjadi jembatan migrasi hewan-hewan menyerupai Kangguru dari Australia ke Papua. Setelah air bahari naik, kangguru tidak dapat kembali ke Australia dan menyesuaikan diri dengan lingkungan Papua.
Baca juga: Tokoh-tokoh geografi masa klasik
Paparan Sunda dan Paparan Sahul
Laut Ingresi
Laut ingresi ialah bahari yang terjadi lantaran adanya penuruan kerak samudera sehingga menjadikan kedalaman bahari semakin dalam. Proses ini disebabkan oleh gaya tektonik dan fenomena yang muncul diantaranya Palung, Lubuk Laut dan Basin. Contoh bahari ingresi ialah Laut Banda yang merupakan bahari terdalam di Indonesia. Baca juga: Jenis pencemaran lingkungan
Laut Banda merupakan bahari terdalam di Indonesia
Laut Regresi
Laut regresi ialah bahari yang semakin menyempit lantaran adanya akumulasi endapan material dari sungai yang bermuara ke sana. Contohnya ialah Laut Bering di erat Arktik.  Baca juga: Bioma Konifer dan karakteristiknya 


Laut Bering di utara
Itulah perbedaan bahari di dunia berdasarkan posisi atau letaknya. Baca juga: Kode diskon quipper video 2017

Gambar: xenohistorian.faithweb.com
oceandoctor.org, freeworldmaps.net 

INFO HOT!
Masih gundah hadapi UN/SBMPTN tahun depan?. Mau bimbel tapi mager alias malas gerak?. Yuk gabung quipper video, ada diskon 40% lho pakai instruksi promosi saya. Dapatkan instruksi promonya di artikel berikut: PANDUAN QUIPPER VIDEO

Sumber Video: https://www.youtube.com/watch?v=ZEDXPw22w14

Sumber http://www.gurugeografi.id

Thursday, March 22, 2018

√ Tahapan Siklus Batuan Beku, Sedimen Dan Metamorf

Batuan merupakan materi utama pembentuk kulit bumi. Tanpa ada batuan, maka tidak akan pernah ada daratan dan kehidupan mahluk hidup di atasnya. Batuan berasal dari magma yang membeku. Ada tiga jenis batuan secara umum yaitu batuan beku, batuan sedimen dan batuan metamorf. Semua batuan tersebut berasal dari materi yang sama yaitu magma. Faktor lingkungan lah yang menciptakan perbedaan jenis batuan di permukaan bumi. Kaprikornus batuan itu intinya mengalami suatu siklus yang dinamakan siklus batuan. Bagaimana proses siklus batuan?. Berikut ulasannya.
Batuan merupakan materi utama pembentuk kulit bumi √ Tahapan Siklus Batuan Beku, Sedimen dan Metamorf
Magma merupakan materi utama pembentuk batuan
1. Pembekuan Magma
Magma merupakan bintang film utama dari adanya batuan di permukaan bumi. Magma ialah cairan silikat panas yang ada di dalam bumi. Tidak semua titik di bawah permukaan bumi sanggup diterobos oleh magma. Karena sifat magma yang panas, maka ia menghasilkan tekanan. Akhirnya magma naik menerobos kulit bumi.

Selama penerobosan ini, magma kemudian membeku alasannya ialah dampak lingkungan yang mulai mendingin. Magma mengkristal sehingga menghasilkan batuan beku. Batuan beku ini terdiri dari batuan beku dalam, batuan beku korok dan batuan beku luar. Perbedaan lokasi pembekuan menjadikan perbedaan butir kristal batuan. Semakin dalam batuan beku terbentuk maka kristal yang dihasilkan semakin besar dan kasar, sementara jikalau jika mengalami pembekuan di luar permukaan bumi maka kristal batuan semakin halus. Contoh batuan beku antara lain granit, basalt, diorit, riolit, batuapung, obsidian dan andesit.

2. Pengaruh Gaya Eksogen
Batuan beku yang sudah mengeras di permukaan bumi akan berinteraksi dengan gaya-gaya eksogen mulai dari pengangkatan, pengikisan dan sedimentasi. Hujan dan teriknya matahari menciptakan batuan menjadi melapuk. Bongkahan kerikil besar dipecah menjadi butiran-butiran batuan kecil. Selanjutnya batuan-batuan kecil tersebut akan terangkut oleh banyak sekali media mulai dari air, angin, es dan gelombang laut. 

Selanjutnya batuan yang terangkut akan hingga di wilayah cekungan dan mengendap. Proses inilah yang dinamakan sedimentasi. Sedimen-sedimen banyak ditemukan di tempat cekungan alasannya ialah topografi cekungan tidak memungkinkan lagi suatu massa untuk bergerak kecuali cekungan tersebut mengalami perubahan relief.
Batuan merupakan materi utama pembentuk kulit bumi √ Tahapan Siklus Batuan Beku, Sedimen dan Metamorf
Tahapan Siklus Batuan
3. Pembentukkan Batuan Sedimen
Sedimen-sedimen tadi lambat laun akan semakin banyak dan berat. Kumpulan sedimen kemudian akan mengeras atau mengalami sementasi sehingga menjadi batuan sedimen. Material-material sedimen bervariasi di beberapa tempat. Di tempat sungai kau akan menjumpai kerikil konglomerat yang berasal dari batu-batu lingkaran yang ter-semenkan dengan pasir di sungai. Di tempat gurun kau akan menemukan endapan batupasir. 

4. Perubahan Menjadi Batuan Metamorf
Batuan beku dan batuan sedimen banyak terdapat di dalam bumi dan tidak tersingkap oleh oleh gaya eksogen. Hal ini akan menjadikan tekanan dan suhu yang tinggi di dalam bumi. Pengaruh suhu dan tekanan ini menjadikan batuan akan berubah bentuk menjadi batuan metamorf. Contoh batuan metamorf antara lain marmer, gneiss dan rijang. 

5. Peleburan Batuan
Batuan akan kembali lagi menjadi magma melalui proses peleburan. Peleburan ini terjadi bila batuan kembali turun ke bawah bumi oleh gaya tektonik menyerupai subduksi. Kemudian batuan akan kembali berinteraksi dengan magma dan mencair kembali.
Gambar: theatlantic.com, mstworkbooks.co.za

Masih belum paham juga?. Silahkan simak ulasan lebih jelasnya di vlog berikut. Jangan lupa like dan subscribe ya untuk dapatkan materi update geografi. Baca juga: Pembahasan SBMPTN Geografi 2016

Sumber http://www.gurugeografi.id

Wednesday, March 21, 2018

√ Perbedaan Geosentrik Dan Heliosentrik

Perdebatan wacana kedudukan benda langit di Tata Surya dikala ini masih menjadi topik di kalangan masyarakat. Seperti apa bekerjsama bentuk Tata Surya ini?. Jika ada suatu alat yang sanggup membawa kita pergi ke atas Tata Surya mungkin jawabannya akan gampang didapatkan. Hingga dikala ini ada dua model wacana posisi benda langit tersebut yakni Geosentrik dan Heliosentrik.

Geosentrik
Orang jaman dahulu memahami bahwa benda-benda yang bercahaya tampak bergerak di langit. Orang Yunani kuno menganggap planet di Tata Surya berada diantara Bumi. Bumi berada di tengah-tengah dengan planet lain beredar berputar mengelilingi Bumi. Konsep inilah yang dikenal dengan geosentrik.

Tidak semua orang Yunani percaya bahwa Bumi berada di tengah. Aristrarchus dipercaya sebagai orang pertama yang tahu bahwa Matahari merupakan sentra alam semesta. Dia mengusulkan model ini pada tahun 3 SM. Gagasan ini tidak begitu diperhatikan dan terbengkalai selama beberapa abad.

Karena orang Eropa mengandalkan sumber dari filsuf Yunani untuk penegtahuan mereka, maka selama berabad-abad lebih banyak didominasi orang mengikuti pedoman Aristoteles dan Ptolomeus meskipun ada beberapa hal yang tidak masuk akal. Contohnya Mars kadang kala tampak bergerak mundur terhadap bintang sebelum hasilnya maju lagi. 

Namun pada masa ke 15 dan 16, para astronom Eropa menghadapi persoalan lain menyerupai tabel gerhana menjadi tidak akurat. Kalender Julius Cesar tidak akurat dikala ekuinoks datang dan bermasalah dengan penentuan libur keagamaan. 
Perdebatan wacana kedudukan benda langit di Tata Surya dikala ini masih menjadi topik di ka √ Perbedaan Geosentrik dan Heliosentrik
Geosentrik dan Heliosentrik
Heliosentrik
Copernicus kemudian menciptakan sebuah perubahan. Pada  1543, ia mengeluarkan teori Heliosentrik. Konsep ini menyatakan bahwa Bumi dan planet lain bergerak mengitari suatu sentra bintang yakni Matahari. Dengan begitu, para astronom mulai sanggup menyadari dan menyederhanakan orbit-orbit planet. Kejanggalan wacana Mars juga terpecahkan.

Dukungan terhadap Heliosentrik banyak bermunculan. Johannes Kepler menyempurnakan aturan wacana gerak planet. Isaac Newton juga menjelaskan wacana bagaimana gerakan benda langit ini terjadi kaitannya dengan gravitasi.

Teori Gravitasi Newton kemudian digantikan oleh Teori Einstein yang menjelaskan wacana kallkulasi heliosentrik dipakai untuk memadu pesawat masuk dalam orbit edarnya. 
Gambar: emaze.com

Sumber http://www.gurugeografi.id

Tuesday, March 20, 2018

√ Pembentukkan Magma Di Dalam Bumi

Magma merupakan batuan cair yang sanggup ditemukan di bawah permukaan bumi. Suhu batuan dimana ia sanggup mencair dipengaruhi oleh komposisi, tekanan dan air. Istilah magma berasal dari bahasa Yunani yang artinya "salep tebal". Tidak diketahui mengapa istilah ini dipakai pada tahun 1859 oleh spesialis geologi padahal tidak ada kaitannya sama sekali. Sementara magma yang muncul ke permukaan bumi dinamakan lava.

Magma secara karateristik sanggup diketahui sebagai sebuah cairan yang sangat panas. Magma terbentuk dari pencairan batuan di permukaan bumi yang merupakan lapisan permukaan terluar dari kulit bumi. Kerak bumi berada di atas mantel bumi dan astenosfer. Kedua lapisan tersebut tersusun atas material yang membentuk mineral-mineral batuan.

Tapi banyak magma juga yang mempunyai materi gabungan lain. Contohnya, magma mengandung beberapa belahan mineral yang belum meleleh atau telah mengalami kristalisasi dikala magma mendingin. Ada juga beberapa gas yang terlarut dalam magma. Uap, air karbon dioksida dan hidrogen sulfida yaitu teladan gas yang ada dalam magma. Asam klorida dan sulfat kadang muncul juga. Terkadang geloembung gas juga sanggup terbentuk dikala pelelehan terjadi.

Seperti yang telah dibahas diatas, harus terdapat suhu yang cukup panas untuk melelehkan sebuah batuan. Suhu magma biasanya berkisar antara 700-1300 derajat Celcius. Ini cukup untuk menguapkan pizza tapi tidak cukup panas untuk melelehkan panggangan stainless di dapur anda.
Magma merupakan batuan cair yang sanggup ditemukan di bawah permukaan bumi √ Pembentukkan Magma di Dalam Bumi
Lava yaitu magma yang sudah keluar dari dalam bumi
Darimana magma muncul?
Di lokasi mana terdapat suhu yang sanggup mencairkan batuan?. Apakah gunung api?. Magma dan lava di gunung api tidak meleleh disana. Magma terbentuk lebih jauh lagi di dalam bumi. Kamu berpikir bahwa kerikil perlu berada jauh di bawah permukaan bumi semoga cukup panas meleleh. Namun kenyataannya, berkat gradien termis panas bumi, semakin dalam kau menggali permukaan bumi, suhu akan semakin tinggi. Suhu meningkat 25 derajat Celcius setiap kilometer turun ke dalam bumi. Kaprikornus untuk mencapai 1000 derajat Celcius, anda hanya perlu turun sampai 40 km saja ke dalam bumi.

Tentu saja ada faktor lain yang berkerja selain suhu. Misal, kalau ada air maka batuan akan meleleh pada suhu yang lebih rendah daripada suhu seharusnya. Di sisi lain, batuan yang berada lebih dalam di bawah bumi maka semakin padat komposisinya alasannya yaitu dampak tekanan sehingg suhu yang diperlukan untuk melelehkannya semakin tinggi.

Rata-rata pencairan terjadi di kedalaman di bawah 50 km namun diatas 100an km. Itu berlokasi di akrab dasar litosfer atau di puncak astenosfer. Meski batuan sanggup meleleh dimana saja, ada setidaknya tiga lingkungan yang sanggup memicu prosedur peningkatan suhu batuan.
Magma merupakan batuan cair yang sanggup ditemukan di bawah permukaan bumi √ Pembentukkan Magma di Dalam Bumi
Ilustrasi dapur magma
Peleburan biasa terjadi di mid ocean ride atau punggung samudera yang merupakan zona pegunungan bawah bahari yang saling berseberangan. Di lokasi ini, batuan dai mantel geothermal naik dalam kecepatan lambat. Peleburan terjadi pada kedalaman yang relatif dangkal kurang dari 50 km. Penyebabnya ada dua: batuan litosfer yang lebih rendah meleleh alasannya yaitu dipanaskan oleh bebatuan yang dipanaskan oleh bebatuan yang lebih panas di bawahnya. Kedua mantel yang sedang naik meleleh alasannya yaitu tekanan menurun dikala batuan bergerak ke atas.

Pelelehan juga terjadi di lokasi dimana batuan mantel panas memanaskan dasat litosfer. Lokasi tersebut dinamakan mantle plumes atau hotspot. Litosfer tidak mengalami keretakan atau celah menyerupai di mid ocean ridge tapi bergerak di atas hot spot. Contoh hasil bentukannya yaitu Kepulauan Hawaii.

Batuan juga sanggup meleleh di zona subduksi dimana lempeng salaing bertumbukkan dan menunjam. Lempeng samudera masuk ke bawah lempeng benua. Suhu pelelehan lebih rendah alasannya yaitu lingkungan air yang terperangkap di batuan dasar samudera dan sedimen lumpur. Karena magma yaitu cairan panas, ia mempunyai daya apung alami yang menimbulkan ia sanggup bermigrasi ke atas. Magma sanggup bergerak alasannya yaitu adanya perbedaan tekanan menyerupai halnya cairan lain. Ketika batuan meleleh, magma akan bergerak.
Gambar: kingofwallpapers.com, researchgate.net

Sumber http://www.gurugeografi.id

Thursday, March 8, 2018

√ Vulkanisme Dan Produknya

Apa balasannya jikalau tidak ada gunung api di bumi ini?. Tidak akan ada daratan jikalau tidak ada aktivitas vulkanisme di bumi ini. Vulkanisme merupakan aktivitas kegunungapian yang terjadin alasannya yakni adanya penerobosan magma sampai mencapai permukaan bumi. Proses keluarnya magma ke permukaan bumi disebut dengan letusan gunung api atau erupsi. Gunung api yakni gunung yang punya lubang kepundan daerah keluarnya magma. Kaprikornus gunung api disebut volcano kalau gunung biasa disebut mountain. Baca juga: Soal Prinsip Geografi dan Jawabannya

Jika dilihat menurut strukturnya, gunung api akan menghasilkan banyak sekali macam produk yang terdiri dari magma, kawah utama, kawah samping, pipa kawah dan kerucut parasit.
Apa balasannya jikalau tidak ada gunung api di bumi ini √ Vulkanisme dan Produknya
Vulkanisme dan Produknya
Magma
Merupakan materi silikat cair pijar yang tersusun atas materi padat, cair dan gas yang terdapat di dalam litosfer dengan suhu berkisar antara 900 - 1.200 derajat Celcius. Magma berada pada lapisan yang dinamakan dapur magma. Dapur magma ada yang dangkal dan ada yang dalam. Letusan besar biasanya berasal dari dapur magma dalam sementara letusan yang lebih kecil berasal dari dapur magma yang dangkal. Baca juga: Menghitung kelembaban relatif dan mutlak

Kawah Utama
Merupakan lubang erupsi dengan diameter sampai 2 km dan berada di potongan puncak gunung api. Kawah utama ini biasanya terisi air atau tidak sama sekali. Sumbat lava juga terdapat di kawah utama.

Pipa Kawah
Merupakan suatu lubang atau rekahan tergolong bidang lemah di kerak bumi, daerah magma menerobos dan naik ke atas permukaan bumi.

Kawah Samping
Merupakan lubang serupsi berdiameter kurang atau sampai 2 km yang berada di lereng gunung api hasil dari adanya penerobosan ke samping gunung api. Contohnya yakni Kawah Domas di Tangkubanperahu. Baca juga: Skala kekerasan batuan MOHS

Kawah Parasit
Merupakan kerucut yang terbentuk dari akumulasi material erupsi luar kawah utama yang ada di potongan gunung api dengan ukuran lebih kecil dari kerucut gunug api utamanya.

Leleran Lava
Merupakan magma yang keluar dari kerucut gunung api dan mengalir keluar gunung api. Baca juga: Bedanya Wadi dan Oasis

Abu Piroklastik
Merupakan materi leas berupa batu, abu, pasir yang terlontar dikala erupsi gunung api terjadi. Abu piroklastik ini juga sering isebut wedus gembel dan sanggup bergerak dengan kecepatan ratusan km/jam. Baca juga: Formasi sesar Lembang Bandung

Sumber http://www.gurugeografi.id

Tuesday, February 27, 2018

√ Prinsip-Prinsip Geografi Dalam Kehidupan

Prinsip geografi menjadi dasar uraian, pengkajian, pengungkapan tanda-tanda dan perkara geografi. Ketika melaksanakan pendekatan terhadap objek tanda-tanda yang dipelajari, prinsip geografi harus selalu digunakan. Secara teroritis, prinsip-prinsip geografi terdiri atas prinsip distribusi, interelasi, deksripsi dan korologi. Berikut penjelasannya.

a. Prinsip Distribusi
Prinsip distribusi yaitu suatu tanda-tanda dan fakta yang tersebar tidak merata di permukaan bumi yang meliputi bentang lam, vegetasi, binatang dan manusia. Dengan memperhatikan dan menggambarkan sebaran fenomena dan fakta dalam ruang, pengkajian perkara yang berkenaan dengan fenomena dan fakta keruangan sanggup terarah dengan baik. Dengan menganalisa dan menggambarkan aneka macam fenomena pada peta, korelasi antara tanda-tanda sanggup terungkap secara menyeluruh dan sanggup diramalkan di masa depan. Ciri khas pesebaran yaitu adanya lokasi-lokasi yang disebutkan. Contoh kaliman prinsip persebaran: Di pagi hari masyarakat Jakarta mulai beraktifitas, ada yang ke pasar, kantor dan sekolah. Baca juga: Bentuk-bentuk kerusakan lingkungan hidup
 pengungkapan tanda-tanda dan perkara geografi √ Prinsip-Prinsip Geografi Dalam Kehidupan
Peta sebaran gunung api Indonesia
b. Prinsip Interelasi
Dasar kedua yang dipakai untuk menelaah dan mengkaji fenomena geosfer yaitu dengan prinsip interelasi. Prinsip interelasi yaitu suatu korelasi saling keterkaitan dalam ruang antara tanda-tanda yang satu dengan tanda-tanda lainnya. Setelah contoh sebaran dan fakta geografi dalam ruang terlihat, korelasi antara faktor fisis dengan faktor insan sanggup terungkap. Setiap fenomena niscaya akan terkait dengan fenomena lain. Contoh kalimat prinsip interelasi yaitu Erupsi Sinabung pada 2010 mengakibatkan 4.000 lahan pertanian rusak parah. Baca juga: Potensi fisik dan non fisik desa

c. Prinsip Deskripsi
Prinsip deskripsi yaitu klarifikasi lebih jauh mengenai fenomena geosfer dalam bentuk penyajian menyerupai peta, grafik, tabel atau statistik. Deskripsi dalam geografi sanggup memakai aneka macam cara dan yang paling umum yaitu dalam bentuk peta atau statistik. Contoh klaimat prinsip deskripsi yaitu Tanah longsor di Brebes mengakibatkan 4 orang tewas dan 5 orang hilang.

d. Prinsip korologi
Prinsip korologi yaitu prinsip yang komperhensif sebab menggabungkan ketiga prinsip geografi sebelumnya. Dalam meninjau gejala, dengan korologi kita sanggup melihat lebih terang dan utuh sebuah fenomena. Kaprikornus intinya jikalau ingin mengkaji sebuah fenomena lebih dalam maka prinsip korologi yaitu yang paling penting. Baca juga: Perbedaan oase dan wadi

Sumber http://www.gurugeografi.id

Sunday, February 25, 2018

√ Pola Konsep Geografi Jarak Otoriter Dan Relatif

Sebelumnya aku sudah jelaskan wacana bagaimana memahami konsep lokasi. Kali ini aku akan lanjut membahas konsep geografi yang kedua yaitu jarak. Jarak yakni panjang lintasan antara dua tempat. Jarak juga terbagi dua yaitu jarak sewenang-wenang dan jarak relatif. Ada banyak daerah tersebat di permukaan bumi ini dan jarak antar daerah tersebut bervariasi. Baca juga: Konsep pola dalam geografi

Jarak sewenang-wenang atau mutlak yakni jarak yang dihitung menurut satuan panjang ibarat km, m, cm dan lainnya. Bagaimana teladan kalimat yang menyatakan jarak absolut?. Praktis saja, lihat di bawah ini:

"Saya menempuh perjalanan dari rumah ke sekolah sejauh 6 km"
Sebelumnya aku sudah jelaskan wacana bagaimana memahami konsep lokasi √ Contoh Konsep Geografi Jarak Absolut dan Relatif
Jarak sewenang-wenang dan relatif
Dalam kalimat di atas ada angka "6 km", itu yakni kata kunci untuk jarak absolut. Praktis bukan?. Oke lanjut lagi ke konsep jarka relatif. Jarak relatif yakni jarak atau panjang lintasan yang diukur dengan satu waktu tempuh guys. Makara disini satuan yang dipakai yakni satu waktu ibarat jam, menit atau detik. Contoh kalimat yang menyatakan konsep lokasi relatif sanggup dilihat di bawah ini:

"Saat pulang kampung lebaran kemarin, aku menempuh perjalanan dari Bekasi ke Semarang selama 7 jam perjalanan"

Dalam kalimat di atas terdapat kata "7 jam" dan itu sudah menyatakan konsep jarak relatif. Jarak relatif ini sanggup berbeda-beda dan biasanya dipengaruhi faktor fisik wilayah dan aksesibilitas. Contohnya jarak sewenang-wenang Jakarta-Bandung yakni 200 km tapi jarak relatif waktu tempuhnya berbeda-beda alasannya yakni mungkin macet di jalan atau hujan atau lainnya. 

Bagaimana, sudah paham bukan kini wacana konsep jarak relatif?. Jangan lupa like dan follow blog aku dan subscribe channel gurugeografi di youtube untuk dapatkan pembahasan bahan geografi dan soal UN/SBMPTN. Baca juga: Contoh konsep aglomerasi

Gambar: disini

Sumber http://www.gurugeografi.id

Saturday, February 10, 2018

√ Teladan Kata Pengantar Makalah Karya Tulis Geografi

Membuat karya tulis yakni salah satu kemapuan wajib seorang pelajar di jaman now. Berbagai macam permasalahan kehidupan sanggup dipecahkan dengan adanya penelitian yang lalu dipublikasikan lewat karya tulis. Membuat karya tulis geografi perlu bimbingan dan latihan tentunya. Kali ini aku berikan pola kata pengantar karya tulis geografi singkat.

Kata pengantar yakni bab karya tulis yang berada di halaman paling awal dan isinya yakni menyerupai sambutan. Penulis sanggup menuliskan rasa syukur lalu cuplikan tujuan ditulisnya makalah sampai epilog berupa saran atau kritik. Kata pengantar karya ilmiah dihentikan panjang-panjang, cukup satu halaman saja.
Contoh kata pengantar makalah

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum, wr. wb.


Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT alasannya yakni berkat rahmat dan hidayah-Nya karya tulis yang berjudul “Pemanfaatan Rawa Gambut Sebagai Sumber Daya Lahan Potensial di Barito Kuala Kalimantan Selatan” sanggup diselesaikan tepat waktu. 

Karya Tulis ini dibentuk untuk diikutsertakan dalam aktivitas Semarak Geografi 2014 di Universitas Negeri Yogyakarta. Isi dalam karya tulis ini menyangkut pola pemanfaatan lahan rawa gambut di Barito Kuala dikala ini. Sebagai salah satu kategori kabupaten tertinggal di Indonesia Barito Kuala sejatinya mempunyai sumber daya lahan potensial yaitu berupa rawa gambut yang bila dipakai dan dikelola dengan tepat akan mendatangkan laba bagi masyarakat setempat. Pengotimalan sumber daya rawa gambut memerlukan percepatan demi menyongsong ASEAN Community 2015. Penulis memberikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada guru geografi yaitu Bapak Agnas Setiawan, S. Pd. dan teman-teman yang telah membimbing dan mendukung selama pembuatan karya tulis ini.

Penulis menyadari makalah ini masih jauh dari kata tepat sehingga memerlukan kritik dan saran dari pembaca demi perbaikan kedepannya. Akhir kata aku ucapakan terimakasih. Wasalam

Wassalamualaikum wr.wb

Penulis

Sumber http://www.gurugeografi.id

Friday, February 9, 2018

√ Referensi Pendahuluan Karya Tulis Geografi

Bagian pendahuluan dalam sebuah karya tulis ialah hal yang penting dan wajib dibentuk dengan baik. Bagian pendahuluan memuat latar belakang penelitian, rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian. Jika pendahuluan disusun baik maka insaallah karya tulismu akan baik. 

Jadi jangan dibalik lantaran sulit sehingga menciptakan isi dulu, atau epilog lantas pendahuluan jadi di belakang. Wah itu sudah ngawurologi, jangan ya adik-adik. Berikut ini pola bab pendahuluan karya tulis geografi kelas pemenang olgenas 2014 dengan saya sendiri sebagai guru pembimbingnya.

Membuat pendahuluan karya ilmiah geografi

A.    LATAR BELAKANGKalimantan Selatan merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang menyimpan potensi sumber daya alam yang melimpah. Salah satu sumber daya alam yang terdapat di wilayah ini ialah rawa gambut. Rawa ialah tanah yang selalu tergenang air dan mempunyai sirkulasi air yang buruk. Tanah gambut termasuk tanah tipe organosol yaitu tanah yang terbentuk dari akumulasi bahan-bahan organik ibarat flora rawa. 

Secara geologis gambut sanggup terbentuk di lingkungan pengendapan yang berbeda-beda ibarat dataran rendah, dataran tinggi atau pegunungan. Rawa gambut sejatinya merupakan salah satu lahan yang sangat potensial bila dimanfaatkan dengan baik dan benar. Gambut mempunyai sifat ringkih dan gampang rusak oleh alasannya ialah itu lahan gambut harus diperlakukan secara terpelajar semoga tidak menjadikan kerugian. Di Barito Kuala sendiri gambut banyak dipakai sebagai lahan pertanian khususnya sawah. 

Lahan rawa gambut bergotong-royong mempunyai potensi besar selain dijadikan sebagai lahan pertanian bila masyarakat dan pemerintah bisa bersinergi mendayagunakan sumber daya tersebut. Menurut data Badan Pusat Statistik tahun 2010 Indeks Pembangunan Manusia Barito Kuala menempati peringkat kedua terbawah diantara 13 Kabupaten lain di Kalimantan Selatan. Hal ini tentunya menjadi sebuah hambatan dalam proses pembangunan wilayah ini sehingga perlu dilakukan perubahan-perubahan  baik dari segi tata wilayah maupun pembangunan manusianya. Salah satu tata kelola wilayah yang harus diperhatikan tentunya ialah pemanfaatan rawa gambut yang merupakan potensi fisik terbesar di Barito Kuala.

Optimalisasi pemanfaatan rawa gambut di Barito Kuala perlu menjadi perhatian demi menyongsong ASEAN Community 2015. ASEAN Community atau Komunitas ASEAN 2015 ialah sebuah bentuk kolaborasi negara-negara ASEAN dalam rangkan meningkatkan derajat negara-negara ASEAN di mata dunia. Indonesia sebagai negara terbesar baik dari segi wilayah dan jumlah sumber daya insan di Asia Tenggara tentunya harus menjadi pioner diantara negara-negara ASEAN lainnya. Dengan latar belakang itulah penulis menulis karya tulis dengan judul “PEMANFAATAN RAWA GAMBUT SEBAGAI SUMBER DAYA LAHAN POTENSIAL DI KABUPATEN BARITO KUALA KALIMANTAN SELATAN”.

B.    RUMUSAN MASALAH
1.    Bagaimana potensi dan pemanfaatan rawa gambut oleh masyarakat di Kabupaten Barito Kuala?
2.    Faktor-faktor apakah yang memengaruhi terhadap pola penggunaan rawa gambut di Kabupaten Barito Kuala?


C.    TUJUAN
Tujuan dari dibuatnya karya tulis ini antara lain:
1.    Untuk mengetahui bagaimana potensi dan pemanfaatan rawa gambut oleh masyarakat Barito Kuala secara garis besar.
2.    Untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pola penggunaan rawa gambut di Barito Kuala.


D.    MANFAAT
Adapun manfaat yang sanggup diperoleh dari pembuatan karya tulis ini antara lain;
1.    Bagi penulis: sanggup menganalisis bagaimana pemanfaatan dan faktor-faktor yang memengaruhi pola penggunaan rawa gambut di Barito Kuala.
2.    Bagi umum: sanggup dijadikan sumber informasi mengenai pemahaman tata cara pengolahan rawa gambut yang benar.


E.    METODE
Dalam penyusunan karya tulis ini penulis memakai metode studi literasi yang sanggup berasal dari buku, majalah, web, jurnal hasil penelitian dan observasi.

Sumber http://www.gurugeografi.id

Tuesday, January 30, 2018

√ Pengertian, Makna, Pola 10 Konsep Dasar Geografi

Halo teman-teman sebangsa dan setanah air, gimana nih tahun fatwa gres sudah dimulai aja nih. Khusus kau siswa Sekolah Menengan Atas IPS kelas 10 tentunya niscaya akan mulai berguru geografi kan?. Nah salah satu bahan dasar geografi yakni 10 konsep geografi yang wajib dikuasai.

Konsep geografi yakni istilah yang mengandung makna geografi di dalamnya. Kalau kau berguru math contohnya kau akan menemukan istilah bilangan bulat, ganil, genap, prima dan lainnya kan?. Itu yakni konsep matematika, kalau di geografi berbeda alasannya yakni ada 10 konsep dasar geografi yang utama. Yuk kita cek di bawah ini penjelasannya.

1. Konsep Lokasi 
Lokasi yakni konsep paling utama alias nomor 1 dari geografi. Kaprikornus kalau kau bicara geografi maka hal pertama yang niscaya dibahas yakni lokasi, ngerti kan?. Lokasi dibagi menjadi lokasi otoriter dan lokasi relatif. Lokasi otoriter dilihat dari letak astronomis lintang dan bujur sementara lokasi relatif dilihat dari kondisi lingkungan sekitar. Contoh fenomena konsep lokasi otoriter dan relatif ada di bawah

Lokasi absolut: Indonesia terletak di 6 LU - 11 LS dan 95 BT - 141 BT
Lokasi relatif : Rumah aku erat ke stasiun KRL namun jauh ke sentra perbelanjaan (rumah kau belum tentu kaya gitu kan)
Peta sebagai alat bantu geografi
2. Konsep Jarak
Jarak yakni panjang lintasan diantara dua lokasi atau lebih. Jarak terbagi menjadi jarak relatif dan jarak absolut. Jarak otoriter dihitung dengan satuan panjang sementara jarak relatif dihitung dengan satuan waktu. Contoh fenomena konsep jarak otoriter dan relatif ada di bawah

Jarak absolut: Saya pergi ke sekolah dari rumah menempuh jarak 5 km
Jarak relatif: Saya pulang kampung dari Jakarta ke Cirebon menempuh perjalanan 6 jam dengan bis

3. Keterjangkauan
Keterjangkauan yakni gampang tidaknya satu lokasi diakses dan dipengaruhi oleh kondisi fisik wilayah dan sarana prasarana transportasi. Contoh fenomena konsep keterjangkauan ada di bawah

Pengiriman dukungan logistik korban gempa Palu terhambat alasannya yakni kondisi jalan rusak parah dan terputusnya jembatan penghubung.

4. Morfologi
Morfologi yakni bentuk permukaan bumi yang dikontrol oleh gaya endogen dan eksogen. Ada berbagai variasi morfologi permukaan bumi kita mulai dari dataran tinggi, gunung api, lembah, sinklin, dan lainnya. Contoh fenomena konsep morfologi ada di bawah

Wilayah Kabupaten Wonosobo ada pada ketinggian rata-rata 800 mdpl.
Kabupaten Indramayu berada di wilayah dataran rendah dan potensial sebagai lumbung padi dan minapolitan.

5. Pola
Pola yakni susunan suatu gejala/fenomena geosfer di permukaan bumi. Pola sanggup terbentuk alami atau dibangun sendiri oleh manusia. Contoh fenomena konsep tumpuan ada di bawah ini

Pemukiman di daerah dataran rendah yang subur cenderung mengelompok.
Petani desa Ngadirejo mempunyai tumpuan tanam padi-bawang-padi dalam satu tahun.

6. Nilai Guna
Suatu lokasi di permukaan bumi ini niscaya mempunyai fungsi alias nilai guna masing-masing. Contoh fenomena konsep nilai guna ada di bawah ini

Pegunungan Sewu Gunung Kidul ditetapkan sebagai geopark oleh UNESCO dan menjadi laboratorium geologi kelas dunia.

7. Aglomerasi
Aglomerasi yakni gejalan pemusatan suatu acara terutama acara ekonomi pada permukaan bumi. Contoh fenomena konsep aglomerasi ada di bawah

Pemerintah membangun daerah industri di sekitaran Cikarang, Bekasi, Karawang untuk mendongkrak produksi dan meningkatkan efisiensi.

8. Interaksi
Interaksi dalam geografi yakni hubungan timbal balik antar wilayah dikarenakan adanya perbedaan sumberdaya. Perbedaan sumberdaya ini menciptakan wilayah berinteraksi tukar barang barang dan jasa satu sama lain. Interaksi wilayah yang intens akan menghasilkan interdependensi atau ketergantungan. Contoh fenomena konsep interaksi ada di bawah

Desa mengirim beras ke wilayah perkotaan dan perkotaan mengirim barang elektronik ke desa.

9. Perbedaan Wilayah
Wilayah-wilayah di permukaan bumi ini bervariasi dan tidak sama satu sama lain sehingga sanggup dibedakan baik dari sisi fisik maupun sosialnya. Contoh fenomena konsep perbedaan wilayah ada di bawah.

Kota Jogja terletak di daerah dataran rendah sementara kota Malang terletak di dataran tinggi.
Indonesia berada di wilayah tropis sementara Jepang berada di wilayah subtropis.

10. Keterkaitan ruang
Keterkaitan ruang atau asosiasi yakni adanya hubungan logis diantara elemen-elemen pembentuk ruang tersebut. Contoh fenomena konsep asosiasi ada di bawah

Wilayah Indonesia terletak di batas subduksi lempeng sehingga banyak muncul gunung api.
Kota Brebes berada di daerah dataran rendah sehingga dominan masyarakatnya bertani bawang. 

Gimana udah mulai ada pencerahan kan?. Selanjutnya coba kau buat sendiri kalimat-kalimat yang menyatakan 10 konsep geografi tadi tapi jangan sama dengan punya saya, niscaya bisa. Jangan lupa share ya kalau bermanfaat!
Sumber http://www.gurugeografi.id

Laptop Graphic Terbaik Untuk Desain Grafis 2014

Mereview Laptop Desain Grafis tahun 2014 OPOSIP - Ketika saya bekerja dari rumah saya mempunyai sebuah PC yang didedikasikan yang sang...