Memberikan jerami sebagai pakan untuk kambing mungkin akan terasa lebih sulit daripada memperlihatkan jerami kepada sapi. Pada dasarnya pakan kambing memang lebih bermacam-macam daripada pakan sapi, lantaran kambing mau memakan flora pagar, limbah pertanian bahkan sisa masakan rumah tangga. Kesulitan memperlihatkan jerami pada kambing terletak pada cara membiasakan kambing tersebut mengkonsumsi jerami. Kadar serat yang tinggi menciptakan kambing cenderung tidak menyukai jerami sebagai pakan utama. Namun ada cara sederhana untuk membiasakan kambing mau mengkonsumsi jerami.
Showing posts with label Teknik Sederhana. Show all posts
Showing posts with label Teknik Sederhana. Show all posts
Tuesday, February 27, 2018
Proses Pembuatan Jerami Menjadi Pakan Ternak Kambing
Pembuatan Pakan Alternatif Untuk Ternak Ayam Kampung (Pengganti Pelet)
Indonesia sebagai Negara yang luas dengan jumlah penduduk yang melimpah membutuhkan materi pangan yang cukup banyak, salah satu diantaranya yakni tingginya seruan akan kebutuhan ayam kampung yang belum bisa dipenuhi oleh kawasan tertentu. Seperti kondisi di Kota Sabang yang saya tinggali dikala ini, kebutuhan ayam hampir 100 % dari luar pulau.
Mengingat tinggi seruan ayam kampung maka perlu digalakkan perjuangan perternakan ini baik skala kecil bahkan skala besar. Kebutuhan insdustri restoran juga cukup besar, ibarat di kawasan Aceh bermacam-macam rumah makan dan restoran dengan materi dasar olahan ayam bertebaran mulai Ayam Penyet, Ayam Lepas, Ayam Tangkap, Ayam Bugil dan bermacam-macam lainnya. Nah kali ini Blog Terapan Teknologi Tepat Guna ingin membahas problem pakan ternak ayam yang dikala ini juga menjadi kendala.
Pakan ayam kampung alternatif untuk budidaya ayam non ras secara tradisional ada baiknya dipertimbangkan dari segi biaya, biaya pakan yakni biaya produksi terbesar dalam budidaya ternak, untuk itu diperlukan semua peternak bisa mencari pakan-pakan alternatif untuk produksi ternak mereka; baik ayam ras, sapi potong, sapi perah dan lainnya yang dipelihara secara tradisional. Pada kesempatan ini kita akan menuliskan sebuah pakan alternatif yang bisa meningkatkan produksi telur pada peternakan budidaya ayam kampung, pakan ini kita tuliskan berdasarkan pengalaman dan belum ada uji ilmiah yang dilakukan oleh kalangan akademisi peternakan, namun dari hasil pengamatan saya menyimpulkan bahwa pakan yang dipakai oleh peternak ini bisa menekan biaya pakan sekaligus meningkatkan hasil produksi khususnya telur ayam kampung.
Pakan alternatif yang dipakai oleh peternak terdiri dari materi pakan berikut :
Mengingat tinggi seruan ayam kampung maka perlu digalakkan perjuangan perternakan ini baik skala kecil bahkan skala besar. Kebutuhan insdustri restoran juga cukup besar, ibarat di kawasan Aceh bermacam-macam rumah makan dan restoran dengan materi dasar olahan ayam bertebaran mulai Ayam Penyet, Ayam Lepas, Ayam Tangkap, Ayam Bugil dan bermacam-macam lainnya. Nah kali ini Blog Terapan Teknologi Tepat Guna ingin membahas problem pakan ternak ayam yang dikala ini juga menjadi kendala.
Pakan ayam kampung alternatif untuk budidaya ayam non ras secara tradisional ada baiknya dipertimbangkan dari segi biaya, biaya pakan yakni biaya produksi terbesar dalam budidaya ternak, untuk itu diperlukan semua peternak bisa mencari pakan-pakan alternatif untuk produksi ternak mereka; baik ayam ras, sapi potong, sapi perah dan lainnya yang dipelihara secara tradisional. Pada kesempatan ini kita akan menuliskan sebuah pakan alternatif yang bisa meningkatkan produksi telur pada peternakan budidaya ayam kampung, pakan ini kita tuliskan berdasarkan pengalaman dan belum ada uji ilmiah yang dilakukan oleh kalangan akademisi peternakan, namun dari hasil pengamatan saya menyimpulkan bahwa pakan yang dipakai oleh peternak ini bisa menekan biaya pakan sekaligus meningkatkan hasil produksi khususnya telur ayam kampung.
Pakan alternatif yang dipakai oleh peternak terdiri dari materi pakan berikut :
- Talas (umbi dan daun) disini berdasarkan si peternak yang membudidayakan ayam kampung tersebut sanggup dipakai umbinya saja, atau tangkai dan daunya saja atau dikombinasikan keduanya. Yang sering dia gunakan yakni tangkai dan daunt alas.
- Beras dolog (catu), supaya biaya lebih murah bila di kawasan anda tidak terdapat beras dolog ini beli saja beras yang paling murah atau beras aking juga boleh.
- Dedak, disini untuk budidaya ayam kampung ini tidak problem dedak kualitas sedang yang digunakan. Dedak kualitas sedang yakni dedak yang tidak terlalu halus.
- Tepung tulang atau tepung cangkang kerang (keong) ini tidak wajib, diberi bila ada saja.
Cara mengolah bahan-bahan pakan ayam kampung diatas yakni sebagai berikut:
Cincang talas atau batang dan daunt bantalan kecil-kecil kurang lebih ½ Cm, tanak semua materi selayaknya menanak nasi. Ukuran perbandingan materi diatas adalah; untuk 2 Kg pakan gunakan 1kg umbi talas atau daun talas, ½ Kg Beras dan ½ Kg dedak. Tepung tulang hanya dibutuhkan satu sendok makan. Aduk rata semua materi tersebut dan ditanak.
Hasil yang didapatkan dengan memakai pakan ayam alternatif ini ternyata sangat bagus, pertumbuhan ayam sangat baik dan jumlah telur yang dihasilkan juga selayak peternak yang memberi pakan yang diproduksi pabrik. Oleh sebab itu saya berani menyampaikan bahwa ini yakni salah satu pakan ternak ayam kampung yang sangat baik diaplikasikan sebab bisa menekan biaya produksi hingga 50 % daripada memakai pakan yang dibeli dari hasil pabrik (pelet).
Kekurangan dalam memakai pakan budidaya ayam kampung ibarat ini yakni sulitnya mengadaptasikan ayam dengan pakan ini. Awal-awal memakai pakan ini biasanya ayam kampung belum mau memakan pakan ini ibarat memakan pelet. Namun ini hanya terjadi beberapa hari saja. Untuk melaksanakan penyesuaian paksa ayam kampung tersebut untuk memakan pakan ini dengan tidak memberi pakan selain pakan yang kita buat ini. Tidak perlu takut ayam akan mati kelaparan, ketika mereka lapar maka pakan ini akan mereka makan secara lahap.
Sekian postingan perihal Pembuatan Pakan Alternatif untuk Ternak Ayam Kampung (Pengganti Pelet), semoga menambah warta bagi kita sehingga bisa mendorong timbulnya wangsit bisnis gres yang sanggup kita kerjakan supaya pengganguran di negeri kita berkurang dan ekonomi keluarga kita meningkat.
Postingan yang saya jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran saya bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada penyuluh Peternakan/Pertanian yang ada didaerah saudara atau membeli buku Pembuatan Pakan Alternatif yang dilengkapi gambar sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk eksklusif (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan
Sumber Artikel : http://kesehatan-ternak.blogspot.com
Budidaya Angsa Petelur
Saat ini ajakan telur angsa (atau biasa juga disebut telur itik) di kota-kota besar di Indonesia menyerupai Medan, Jakarta, Surabaya, Malang, Yogyakarta, Malang, Samarinda dan Balikpapan dari tahun ketahun semakin meningkat. Telur bebek ini sanggup diolah untuk aneka macam makanan dan minuman menyerupai camilan anggun dan the telur. Adanya opini yang berkembang di masyarakat yang menyatakan khasiat telur angsa lebih baik dari telur ayam kampung juga telah mendongkrak penjualan telur bebek. peluang-peluang bisnis tersebut seharusnya sanggup dijadikan sebagai alasan utama menekuni budidaya angsa petelur pada lahan kosong yang kita miliki.
Budidaya angsa petelur sama halnya dengan budidaya angsa pedaging yang juga membutuhkan bak untuk tempat bermain. Berenang merupakan salah satu sifat sikap ternak angsa secara alami dan ini akan membantu perkembangan dan pertumbuhan sekor bebek. Bebek petelur sebaiknya dibudidayakan dengan system kandang, boleh saja mengembalakan angsa petelur tapi durasi pengembalaan dihentikan lebih dari 3 jam / hari. Hal ini alasannya ialah kebiasaan angsa yang bertelur di sembarang tempat. Itulah keunikan yang harus diperhatikan dalam cara ternak angsa petelur ini.
Dasar-dasar budidaya ternak angsa petelur secara garis besar menyerupai yang saya dapatkan dari salah satu blog sebagai berikut :
Perencanaan
Semua perjuangan baik peternakan, pertanian, perkebunan dan perdagangan haruslah dimulai dengan perencanaan yang matang. Untuk mendukung perencanaan budidaya angsa petelur maka seorang peternak harus memahami karakteristik angsa petelur. beberapa hal karakteristik yang harus dipahami ialah sebagai berikut
Dasar-dasar budidaya ternak angsa petelur secara garis besar menyerupai yang saya dapatkan dari salah satu blog sebagai berikut :
Perencanaan
Semua perjuangan baik peternakan, pertanian, perkebunan dan perdagangan haruslah dimulai dengan perencanaan yang matang. Untuk mendukung perencanaan budidaya angsa petelur maka seorang peternak harus memahami karakteristik angsa petelur. beberapa hal karakteristik yang harus dipahami ialah sebagai berikut
- Bebek termasuk dalam unggas, mendirikan perjuangan unggas harus mematuhi peraturan yang diterbitkan oleh pemerintah ihwal pendirian perjuangan peternakan. Terutama mengenai skala perjuangan ternak angsa yang wajib pajak dan juga ihwal tata letak perjuangan budidaya yang kita buat, sesuai hukum maka sangkar ternak harus jauh dari pemukiman.
- Bebek ialah unggas yang suka berenang, jadi sangkar budidaya yang disiapkan juga sebaiknya dilengkapi dengan bak bermain bebek.
- Penyakit pada angsa sanggup menular ke unggas lain menyerupai ayam dan sebaliknya. Makara sangkar angsa harus berjauhan dengan sangkar ayam.
Memahami karakteristik ternak angsa secara keseluruhan akan membantu kita dalam merencanakan budidaya ternak angsa secara detail dan terarah. Perencanaan yang baik akan membawa keuntukngan dalam bisnis ternak bebek.
Menyiapkan kandang
Kandang angsa petelur sebaiknya memakai model ren, dimana sangkar ren ini ialah sangkar yang sebahagian terbuka dan sebahagian diberi atap atau tertutup. Bagian yang terbuka dibentuk untuk tempat angsa bermain dan disini disediakan bak renang bebek. sangkar yang tertutup dipakai untuk angsa berteduh dan tidur. Pada budidaya angsa secara lepas atau pengembalaan tradisional mereka hanya menyediakan sangkar angsa yang tertutup yang dihuni pada malam hari saja, sedangkan untuk tempat angsa bermain dan mencari makan bebek-bebek tersebut digembalakan.
Menyiapkan kandang
Kandang angsa petelur sebaiknya memakai model ren, dimana sangkar ren ini ialah sangkar yang sebahagian terbuka dan sebahagian diberi atap atau tertutup. Bagian yang terbuka dibentuk untuk tempat angsa bermain dan disini disediakan bak renang bebek. sangkar yang tertutup dipakai untuk angsa berteduh dan tidur. Pada budidaya angsa secara lepas atau pengembalaan tradisional mereka hanya menyediakan sangkar angsa yang tertutup yang dihuni pada malam hari saja, sedangkan untuk tempat angsa bermain dan mencari makan bebek-bebek tersebut digembalakan.
Rancangan sangkar entok
Seperti yang kita sebutkan sebelumnya bahwa ada kerugian budidaya ternak angsa secara pengembalaan ini kerugiannya diantaranya; ada kemungkinan telur tidak terkumpulkan seluruhnya dan membutuhkan tenaga kerja perhiasan untuk mengembalakan bebek, selain itu system pengembalaan ini tidak bisa diterapkan di kawasan perkotaan. Untuk itu saya lebih menyukai peternakan angsa full di kandangkan sama menyerupai system pada ternak angsa pedaging.
Penyiapan pakan
Pakan pada budidaya ternak angsa petelur merupakan hal yang paling penting, lebih dari 50 % biaya budidaya dikeluarkan untuk membeli pakan saja. Untuk itu berhati-hatilah dalam meransum pakan untuk angsa petelur ini. bisa saja anda membeli pakan yang dikeluarkan oleh pabrik, tapi jangan hanya mengandalkan pakan itu saja alasannya ialah pakan dari pabrik ini sangat mahal harganya. Ada baiknya dalam budidaya angsa petelur ini anda mengkombinasikan pakan dari pabrik dengan pakan olahan alternatif, salah satunya bisa dilihat di sini.
Pemeliharaan ternak bebek.
Kesulitan paling besar dalam memelihara angsa ini ada pda rutinitas proteksi makanan angsa usia anak (DOD – dara), proteksi pakan anak angsa sebaiknya diberi bertahap dalam frekuensi yang banyak (sering), hal ini untuk efisiensi penggunaan pakan. Selebihnya pemeliharaan 1000 ekor angsa cukup ditangani satu orang karyawan saja.
Seperti yang kita sebutkan sebelumnya bahwa ada kerugian budidaya ternak angsa secara pengembalaan ini kerugiannya diantaranya; ada kemungkinan telur tidak terkumpulkan seluruhnya dan membutuhkan tenaga kerja perhiasan untuk mengembalakan bebek, selain itu system pengembalaan ini tidak bisa diterapkan di kawasan perkotaan. Untuk itu saya lebih menyukai peternakan angsa full di kandangkan sama menyerupai system pada ternak angsa pedaging.
Penyiapan pakan
Pakan pada budidaya ternak angsa petelur merupakan hal yang paling penting, lebih dari 50 % biaya budidaya dikeluarkan untuk membeli pakan saja. Untuk itu berhati-hatilah dalam meransum pakan untuk angsa petelur ini. bisa saja anda membeli pakan yang dikeluarkan oleh pabrik, tapi jangan hanya mengandalkan pakan itu saja alasannya ialah pakan dari pabrik ini sangat mahal harganya. Ada baiknya dalam budidaya angsa petelur ini anda mengkombinasikan pakan dari pabrik dengan pakan olahan alternatif, salah satunya bisa dilihat di sini.
Pemeliharaan ternak bebek.
Kesulitan paling besar dalam memelihara angsa ini ada pda rutinitas proteksi makanan angsa usia anak (DOD – dara), proteksi pakan anak angsa sebaiknya diberi bertahap dalam frekuensi yang banyak (sering), hal ini untuk efisiensi penggunaan pakan. Selebihnya pemeliharaan 1000 ekor angsa cukup ditangani satu orang karyawan saja.
Penanganan kesehatan dan penyakit pada angsa petelur.
Perlu diperhatikan duduk masalah paksinasi untuk anak bebek, hal ini sangat membantu peternak dalam menjaga kesehatan ternak angsa petelur selama masa budidaya pemeliharaan. Penyakit-penyakit yang umum pada angsa petelur yang menular diantaranya: Kolera, cacar, pemutihan mata, berak darah (cocidiosis), pilek pada angsa (coriza), salmonellis, sinusitis dan aflatoksikosis. Untuk menangani penyakit tersebut silahkan hubungi petugas kesehatan binatang di kawasan anda.
Sekian postingan umum ihwal Budidaya Bebek Petelur, semoga menambah informasi bagi kita sehingga bisa mendorong timbulnya inspirasi bisnis gres yang sanggup kita kerjakan biar pengganguran di negeri kita berkurang dan ekonomi keluarga kita meningkat.
Postingan yang saya jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran saya bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada penyuluh Peternakan/Pertanian yang ada didaerah saudara sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk eksklusif (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan
Sumber Artikel : http://kesehatan-ternak.blogspot.com
Monday, February 26, 2018
Budidaya Rumput Gajah Untuk Pakan Ternak
Rumput (bahasa Inggris: grass) yakni flora pendek yang sering ada di halaman, pinggir jalan atau lapangan. Rumput dianggap sebagai gulma pengganggu tumbuhan bila berada di sekitar tumbuhan yang sengaja ditanam
Jenis tumbuhan rumput-rumputan yang berperan dalam pengawetan tanah dan air yakni yang sanggup berfungsi ganda yaitu berkemampuan untuk membantu mencegah berlangsungnya abrasi dan sanggup pula bermanfaat bagi hijauan makanan ternak. Rumput gajah merupakan alternatifnya.
Tanaman rumput-rumputan sanggup dipakai dalam perjuangan pengawetan tanah dan atau pencegahan abrasi dikarenakan :
a. Tanaman rumput-rumputan sanggup tumbuh dengan cepat sehingga dalam waktu pendek tanah telah sanggup tertutupi oleh tumbuhan tersebut secara rapat dan tebal.
b. Bagian atas dari tumbuhan (daun-daunan) bisa melindungi permukaan tanah dari percikan air hujan dan memperlambat fatwa permukaan.
c. Bagian bawah tumbuhan (perakaran) sanggup memperkuat resistensi tanah dan membantu melancarkan infiltrasi air kedalamtanah.
Penanaman rumput gajah sanggup dilakukan secara monokultur ataupun interkultur dengan tumbuhan tahunan sehingga sanggup diperoleh manfaat secara maksimal. Pertumbuhannya yang relatif cepat dalam waktu yang pendek serta peranan daun-daun dan perakarannya terhadap erosi, maka pembudidayaan rumput gajah sanggup menjadi pilihan yang bijaksana dan menguntungkan.
Rumput Gajah ( Pennisctum purpureum) atau disebut juga rumput napier, merupakan salah satu jenis hijauan pakan ternak yang berkualitas dan disukai ternak. Rumput gajah sanggup hidup diberbagai tempat (0 – 3000 dpl), tahan lindungan, respon terhadap pemupukan, serta enghendaki tingkat kesuburan tanah yang tinggi.
Rumput gajah tumbuh merumpun dengan perakaran serabut yang kompak, dan terus menghasilkan anakan apabila dipangkas secara teratur. Pada lahan tumpang sari, rumput gajah sanggup ditanam pada guludan-guludan sebagai pencegah longsor akhir erosi. Morfologi rumput gajah yang rimbun, sanggup mencapai tinggi lebih dari 2 meter sehingga sanggup berperan sebagai penangkal angin (wind break) terhadap tumbuhan utama.
Rumput gajah dibudidayakan dengan pecahan batang (stek) atau sobekan rumpun (pous) sebagai bibit. Bahan stek berasal dari batang yang sehat dan tua, dengan panjang stek 20 – 25 cm (2 – 3 ruas atau paling sedikit 2 buku atau mata). Pemotongan pada waktu penanaman ruas mata sanggup Untuk bibit yang berasal dari sobekan rumpun/ anakan (pous) sebaiknya berasal dari rumpun yang sehat, banyak mengandung akar dan calon anakan baru. Sebelum penanaman bab vegetatif dari sobekan rumpun dipangkas terlebih dahulu untuk menghindari penguapan yang tinggi sebelum sistem perakaran sanggup aktif menghisap air.
Cara Penanaman Rumput Gajah :
Pembersihan lahan
Pengolahan tanah (sebaiknya dilakukan pada simpulan demam isu kemarau sehingga penanaman sanggup dilakukan pada awal demam isu hujan).
Pembuatan lubang-lubang tumbuhan dengan jarak tanam 60 x 100 cm.
Diperlukan 17.000 materi stek untuk kebutuhan lahan seluas 1 hektar.
Pemupukan :
Pupuk P dan K diberikan 2 kali dalam setahun yaitu pada waktu pengolahan tanah dan 6 bulan kemudian, dengan takaran masing-masing 200 kg DS dan 200 kg ZK per hektarnya.
Pupuk N diberikan 200 kg ZA/ha/tahun yang diberikan setiap kali sesudah 2 – 4 kali pemotongan.
Dapat juga dipakai pupuk sangkar sebanyak 400 kw/ha/tahun yang diberikan pada waktu pengolahan tanah dan sesudah pemotongan.
Pemungutan Hasil (pemotongan) :
Pemotongan rumput gajah yang pertama dilakukan sesudah tumbuhan berumur 60 hari, selanjutnya dilakukan selang 40 hari pada demam isu hujan dan selang 60 hari pada demam isu kemarau. Pada pemotongan batang rumput gajah sebaiknya ditinggalkan ± 10 cm dari permukaan tanah. Pemotongan batang tumbuhan yang terlalu pendek menjadikan semakin lambatnya pertumbuhan kembali, namun jikalau batang yang ditinggalkan terlalu panjang maka tunas batang saja yang akan berkembang sedangkan jumlah anakan akan berkurang.
Peremajaan :
Dilakukan jikalau tumbuhan telah berumur 3 – 4 tahun sesudah tumbuhan sudah tidak responsive lagi terhadap pengelolaan. Setelah pemotongan terakhir, tanah diantara barisan dicangkul dan dilakukan pemupukan. Buatlah lubang tanam untuk tumbuhan gres pada perpotongan silang rumput yang lama, untuk menjaga kesinambungan stok hijauan ternak. Setelah tumbuhan gres tumbuh, sisa tumbuhan usang dibongkar sampai ke akar-akarnya.
Sekian postingan perihal Budidaya Rumput Gajah Untuk Pakan Ternak, semoga menambah info bagi kita sehingga bisa mendorong timbulnya wangsit bisnis gres yang sanggup kita kerjakan semoga pengganguran di negeri kita berkurang dan ekonomi keluarga kita meningkat.
Postingan yang saya jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran saya bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada penyuluh Pertanian/Peternakan yang ada didaerah saudara atau membeli buku Budidaya Rumput Gajah Untuk Pakan Ternak yang dilengkapi gambar sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk pribadi (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan
Sumber Artikel : http://sutanmuda.wordpress.com
Sumber http://terapanteknologitepatguna.blogspot.com
Tanaman rumput-rumputan sanggup dipakai dalam perjuangan pengawetan tanah dan atau pencegahan abrasi dikarenakan :
a. Tanaman rumput-rumputan sanggup tumbuh dengan cepat sehingga dalam waktu pendek tanah telah sanggup tertutupi oleh tumbuhan tersebut secara rapat dan tebal.
b. Bagian atas dari tumbuhan (daun-daunan) bisa melindungi permukaan tanah dari percikan air hujan dan memperlambat fatwa permukaan.
c. Bagian bawah tumbuhan (perakaran) sanggup memperkuat resistensi tanah dan membantu melancarkan infiltrasi air kedalamtanah.
Penanaman rumput gajah sanggup dilakukan secara monokultur ataupun interkultur dengan tumbuhan tahunan sehingga sanggup diperoleh manfaat secara maksimal. Pertumbuhannya yang relatif cepat dalam waktu yang pendek serta peranan daun-daun dan perakarannya terhadap erosi, maka pembudidayaan rumput gajah sanggup menjadi pilihan yang bijaksana dan menguntungkan.
Rumput Gajah ( Pennisctum purpureum) atau disebut juga rumput napier, merupakan salah satu jenis hijauan pakan ternak yang berkualitas dan disukai ternak. Rumput gajah sanggup hidup diberbagai tempat (0 – 3000 dpl), tahan lindungan, respon terhadap pemupukan, serta enghendaki tingkat kesuburan tanah yang tinggi.
Rumput gajah tumbuh merumpun dengan perakaran serabut yang kompak, dan terus menghasilkan anakan apabila dipangkas secara teratur. Pada lahan tumpang sari, rumput gajah sanggup ditanam pada guludan-guludan sebagai pencegah longsor akhir erosi. Morfologi rumput gajah yang rimbun, sanggup mencapai tinggi lebih dari 2 meter sehingga sanggup berperan sebagai penangkal angin (wind break) terhadap tumbuhan utama.
Rumput gajah dibudidayakan dengan pecahan batang (stek) atau sobekan rumpun (pous) sebagai bibit. Bahan stek berasal dari batang yang sehat dan tua, dengan panjang stek 20 – 25 cm (2 – 3 ruas atau paling sedikit 2 buku atau mata). Pemotongan pada waktu penanaman ruas mata sanggup Untuk bibit yang berasal dari sobekan rumpun/ anakan (pous) sebaiknya berasal dari rumpun yang sehat, banyak mengandung akar dan calon anakan baru. Sebelum penanaman bab vegetatif dari sobekan rumpun dipangkas terlebih dahulu untuk menghindari penguapan yang tinggi sebelum sistem perakaran sanggup aktif menghisap air.
Cara Penanaman Rumput Gajah :
Pembersihan lahan
Pengolahan tanah (sebaiknya dilakukan pada simpulan demam isu kemarau sehingga penanaman sanggup dilakukan pada awal demam isu hujan).
Pembuatan lubang-lubang tumbuhan dengan jarak tanam 60 x 100 cm.
Diperlukan 17.000 materi stek untuk kebutuhan lahan seluas 1 hektar.
Pemupukan :
Pupuk P dan K diberikan 2 kali dalam setahun yaitu pada waktu pengolahan tanah dan 6 bulan kemudian, dengan takaran masing-masing 200 kg DS dan 200 kg ZK per hektarnya.
Pupuk N diberikan 200 kg ZA/ha/tahun yang diberikan setiap kali sesudah 2 – 4 kali pemotongan.
Dapat juga dipakai pupuk sangkar sebanyak 400 kw/ha/tahun yang diberikan pada waktu pengolahan tanah dan sesudah pemotongan.
Pemungutan Hasil (pemotongan) :
Pemotongan rumput gajah yang pertama dilakukan sesudah tumbuhan berumur 60 hari, selanjutnya dilakukan selang 40 hari pada demam isu hujan dan selang 60 hari pada demam isu kemarau. Pada pemotongan batang rumput gajah sebaiknya ditinggalkan ± 10 cm dari permukaan tanah. Pemotongan batang tumbuhan yang terlalu pendek menjadikan semakin lambatnya pertumbuhan kembali, namun jikalau batang yang ditinggalkan terlalu panjang maka tunas batang saja yang akan berkembang sedangkan jumlah anakan akan berkurang.
Peremajaan :
Dilakukan jikalau tumbuhan telah berumur 3 – 4 tahun sesudah tumbuhan sudah tidak responsive lagi terhadap pengelolaan. Setelah pemotongan terakhir, tanah diantara barisan dicangkul dan dilakukan pemupukan. Buatlah lubang tanam untuk tumbuhan gres pada perpotongan silang rumput yang lama, untuk menjaga kesinambungan stok hijauan ternak. Setelah tumbuhan gres tumbuh, sisa tumbuhan usang dibongkar sampai ke akar-akarnya.
Sekian postingan perihal Budidaya Rumput Gajah Untuk Pakan Ternak, semoga menambah info bagi kita sehingga bisa mendorong timbulnya wangsit bisnis gres yang sanggup kita kerjakan semoga pengganguran di negeri kita berkurang dan ekonomi keluarga kita meningkat.
Postingan yang saya jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran saya bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada penyuluh Pertanian/Peternakan yang ada didaerah saudara atau membeli buku Budidaya Rumput Gajah Untuk Pakan Ternak yang dilengkapi gambar sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk pribadi (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan
Sumber Artikel : http://sutanmuda.wordpress.com
Friday, February 23, 2018
Proses Pembuatan Batako
Pengunaan beton sebagai material bangunan ketika ini sudah sangat umum dan telah dibuktikan oleh waktu sebagai materi dinding yang tahan gempa. Beton sanggup diproduksi dengan tangan dan mesin. Penggunaan khusus beton ditentukan oleh ukuran dan mutunya. Salah satu jenis beton yang cukup familiar dikalangan masyarakat ialah BATAKO.
Batako mempunyai sifat-sifat panas dan ketebalan total yang lebih baik dari pada beton padat. Jika dibandingkan dengan watu bata, batako mempunyai laba tertentu seperti, beratnya hanya 1/3 dari watu bata untuk jumlah yang sama. Batako sanggup disusun 4 kali lebih cepat dan cukup berpengaruh untuk semua penggunaan yang biasanya memakai watu bata. Dinding yang dibentuk dari batako mempunyai keunggulan dalam hal meredam panas dan suara. Semakin banyak produksi beton semakin ramah lingkungan dari pada produksi bata tanah liat alasannya ialah tidak harus dibakar.
Batako mempunyai sifat-sifat panas dan ketebalan total yang lebih baik dari pada beton padat. Jika dibandingkan dengan watu bata, batako mempunyai laba tertentu seperti, beratnya hanya 1/3 dari watu bata untuk jumlah yang sama. Batako sanggup disusun 4 kali lebih cepat dan cukup berpengaruh untuk semua penggunaan yang biasanya memakai watu bata. Dinding yang dibentuk dari batako mempunyai keunggulan dalam hal meredam panas dan suara. Semakin banyak produksi beton semakin ramah lingkungan dari pada produksi bata tanah liat alasannya ialah tidak harus dibakar.
Batako sendiri mempunyai banyak sekali bentuk, yang dikenal dimasyarakat ketika ini ialah batako padat dengan batako berlubang. Bedanya hanya di cetakan saja, dan ingat walaupun batako berlubang volume nya tidak sama dengan batako padat tapi harus mempunyai kekuatan setara dengan batako padat.
Berikut Bahan - materi yang dibutuhkan untuk menciptakan batako ialah :
- Semen
- Air
- Kerikil kasar
- Pasir (ukuran halus hingga 5 mm)
Peralatan yang dibutuhkan :
- Cetakan batako
- Ayakan pasir
- Kotak adukan
- Sendok semen
- Sekop
- Cangkul
- Ember dan baskom penyiram
- Plastik (untuk menjaga kelembaban)
Langkah Persiapan :
Siapkan perkakas,peralatan dan bahan. Ayak pasir pertama dengan ayakan pasir 1 cm untuk memisahkan batu-batu yang besar. Lalu ayak lagi dengan ayakan yang lebih kecil untuk mendapat pasir halus. Pasir harus higienis dari kotoran, sampah dan lumpur.
Mengaduk Beton
Kali ini akan dibahas mengaduk beton dengn tangan, jangan lupa siapkan sarung tangan plastik. Langkah-langkah mengaduk beton dengan tangan ialah sebagai berikut :
Berikut Bahan - materi yang dibutuhkan untuk menciptakan batako ialah :
- Semen
- Air
- Kerikil kasar
- Pasir (ukuran halus hingga 5 mm)
Peralatan yang dibutuhkan :
- Cetakan batako
- Ayakan pasir
- Kotak adukan
- Sendok semen
- Sekop
- Cangkul
- Ember dan baskom penyiram
- Plastik (untuk menjaga kelembaban)
Langkah Persiapan :
Siapkan perkakas,peralatan dan bahan. Ayak pasir pertama dengan ayakan pasir 1 cm untuk memisahkan batu-batu yang besar. Lalu ayak lagi dengan ayakan yang lebih kecil untuk mendapat pasir halus. Pasir harus higienis dari kotoran, sampah dan lumpur.
Mengaduk Beton
Kali ini akan dibahas mengaduk beton dengn tangan, jangan lupa siapkan sarung tangan plastik. Langkah-langkah mengaduk beton dengan tangan ialah sebagai berikut :
- Taburkan sejumlah pasir yang telah diukur setebal 10 cm di kotak adukan
- Tuang semen di atas pasir dan aduk keduanya secara bantu-membantu hingga warna keduanya tercampur;
- Bentuk adukan menjadi gundukan, dan buat lubang ibarat cekungan di tengah;
- Siram dengan sedikit air secara perlahan dan aduk hingga terbentuk pasta yang merata;
- Jika memakai kerikil, kini tambahkan dalam dosis yang sesuai kerikil dan aduk hingga setiap kerikil terlapisi secara merata;
- Periksa adukan: ambil segenggam penuh adukan dan bentuk ibarat bola kecil. Jika bola tersebut tidak retak, dan tangan sedikit basah, adukan siap untuk dicetak.
Untuk perbandingan adukannya dipakai 1 kepingan semen bermutu baik + 2 kepingan pasir sungai yang higienis + 3 kepingan kerikil + Air secukupnya
Langkah selanjutnya Mencetak Batako
Langkah selanjutnya Mencetak Batako
- Siapkan alat cetakan
- Masukkan adukan beton kedalam ember
- Tempatkan kepingan bawah cetakan ke tempat yang benar (di bawah atap atau tempat teduh lainnya)
- Beri oli dibawah cetakan
- Tuang adukan beton kedalam cetakan
- Letakkan alat tekan cetakan di atas kepingan bawah cetakan
- Tekan alat tekan lurus ke bawah hingga â€Å“bagian kakinya menyentuh lantai pada ke dua sisi
- Injak dengan kaki ke atas alat tekan cetakan, tekan cetakan, ambil pegangan kepingan bawah cetakan, perlahan – lahan angkat kepingan atas cetakan
- Letakkan kepingan bawah cetakan ke tanah secara perlahan
- Keluarkan peralatan tekan dari kepingan bawah cetakan; pisahkan ke samping
- Perlahan-lahan angkat kepingan bawah cetakan ke atas, dan tempatkan di samping batako yang gres jadi
- Biarkan batako yang gres selama 1 hari, jangan kena sinar matahari langsung
- Setelah 1 hari, batako ditumpuk dan dilakukan /curing/ selama seminggu
- Bersihkan cetakan dari debu dan beri minyak lagi di cetakan dan batako berikutnya siap dicetak.
Sekian postingan ihwal Proses Pembuatan Batako semoga menambah info bagi kita sehingga bisa mendorong timbulnya pandangan gres bisnis gres yang sanggup kita kerjakan semoga pengganguran di negeri kita berkurang dan ekonomi keluarga kita meningkat.
Postingan yang saya jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran saya bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada Ahli Bangunan yang ada didaerah saudara atau membeli buku Proses Pembuatan Batako yang dilengkapi gambar sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk pribadi (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan
Sumber Artikel : http://www.ilmusipil.com
Sumber http://terapanteknologitepatguna.blogspot.com
Postingan yang saya jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran saya bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada Ahli Bangunan yang ada didaerah saudara atau membeli buku Proses Pembuatan Batako yang dilengkapi gambar sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk pribadi (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan
Sumber Artikel : http://www.ilmusipil.com
Friday, February 16, 2018
Proses Pembuatan Jerami Menjadi Pakan Ternak Kambing
Memberikan jerami sebagai pakan untuk kambing mungkin akan terasa lebih sulit daripada memperlihatkan jerami kepada sapi. Pada dasarnya pakan kambing memang lebih bermacam-macam daripada pakan sapi, lantaran kambing mau memakan flora pagar, limbah pertanian bahkan sisa masakan rumah tangga. Kesulitan memperlihatkan jerami pada kambing terletak pada cara membiasakan kambing tersebut mengkonsumsi jerami. Kadar serat yang tinggi menciptakan kambing cenderung tidak menyukai jerami sebagai pakan utama. Namun ada cara sederhana untuk membiasakan kambing mau mengkonsumsi jerami.
Pembuatan Pakan Alternatif Untuk Ternak Ayam Kampung (Pengganti Pelet)
Indonesia sebagai Negara yang luas dengan jumlah penduduk yang melimpah membutuhkan materi pangan yang cukup banyak, salah satu diantaranya yakni tingginya seruan akan kebutuhan ayam kampung yang belum bisa dipenuhi oleh kawasan tertentu. Seperti kondisi di Kota Sabang yang saya tinggali dikala ini, kebutuhan ayam hampir 100 % dari luar pulau.
Mengingat tinggi seruan ayam kampung maka perlu digalakkan perjuangan perternakan ini baik skala kecil bahkan skala besar. Kebutuhan insdustri restoran juga cukup besar, ibarat di kawasan Aceh bermacam-macam rumah makan dan restoran dengan materi dasar olahan ayam bertebaran mulai Ayam Penyet, Ayam Lepas, Ayam Tangkap, Ayam Bugil dan bermacam-macam lainnya. Nah kali ini Blog Terapan Teknologi Tepat Guna ingin membahas problem pakan ternak ayam yang dikala ini juga menjadi kendala.
Pakan ayam kampung alternatif untuk budidaya ayam non ras secara tradisional ada baiknya dipertimbangkan dari segi biaya, biaya pakan yakni biaya produksi terbesar dalam budidaya ternak, untuk itu diperlukan semua peternak bisa mencari pakan-pakan alternatif untuk produksi ternak mereka; baik ayam ras, sapi potong, sapi perah dan lainnya yang dipelihara secara tradisional. Pada kesempatan ini kita akan menuliskan sebuah pakan alternatif yang bisa meningkatkan produksi telur pada peternakan budidaya ayam kampung, pakan ini kita tuliskan berdasarkan pengalaman dan belum ada uji ilmiah yang dilakukan oleh kalangan akademisi peternakan, namun dari hasil pengamatan saya menyimpulkan bahwa pakan yang dipakai oleh peternak ini bisa menekan biaya pakan sekaligus meningkatkan hasil produksi khususnya telur ayam kampung.
Pakan alternatif yang dipakai oleh peternak terdiri dari materi pakan berikut :
Mengingat tinggi seruan ayam kampung maka perlu digalakkan perjuangan perternakan ini baik skala kecil bahkan skala besar. Kebutuhan insdustri restoran juga cukup besar, ibarat di kawasan Aceh bermacam-macam rumah makan dan restoran dengan materi dasar olahan ayam bertebaran mulai Ayam Penyet, Ayam Lepas, Ayam Tangkap, Ayam Bugil dan bermacam-macam lainnya. Nah kali ini Blog Terapan Teknologi Tepat Guna ingin membahas problem pakan ternak ayam yang dikala ini juga menjadi kendala.
Pakan ayam kampung alternatif untuk budidaya ayam non ras secara tradisional ada baiknya dipertimbangkan dari segi biaya, biaya pakan yakni biaya produksi terbesar dalam budidaya ternak, untuk itu diperlukan semua peternak bisa mencari pakan-pakan alternatif untuk produksi ternak mereka; baik ayam ras, sapi potong, sapi perah dan lainnya yang dipelihara secara tradisional. Pada kesempatan ini kita akan menuliskan sebuah pakan alternatif yang bisa meningkatkan produksi telur pada peternakan budidaya ayam kampung, pakan ini kita tuliskan berdasarkan pengalaman dan belum ada uji ilmiah yang dilakukan oleh kalangan akademisi peternakan, namun dari hasil pengamatan saya menyimpulkan bahwa pakan yang dipakai oleh peternak ini bisa menekan biaya pakan sekaligus meningkatkan hasil produksi khususnya telur ayam kampung.
Pakan alternatif yang dipakai oleh peternak terdiri dari materi pakan berikut :
- Talas (umbi dan daun) disini berdasarkan si peternak yang membudidayakan ayam kampung tersebut sanggup dipakai umbinya saja, atau tangkai dan daunya saja atau dikombinasikan keduanya. Yang sering dia gunakan yakni tangkai dan daunt alas.
- Beras dolog (catu), supaya biaya lebih murah bila di kawasan anda tidak terdapat beras dolog ini beli saja beras yang paling murah atau beras aking juga boleh.
- Dedak, disini untuk budidaya ayam kampung ini tidak problem dedak kualitas sedang yang digunakan. Dedak kualitas sedang yakni dedak yang tidak terlalu halus.
- Tepung tulang atau tepung cangkang kerang (keong) ini tidak wajib, diberi bila ada saja.
Cara mengolah bahan-bahan pakan ayam kampung diatas yakni sebagai berikut:
Cincang talas atau batang dan daunt bantalan kecil-kecil kurang lebih ½ Cm, tanak semua materi selayaknya menanak nasi. Ukuran perbandingan materi diatas adalah; untuk 2 Kg pakan gunakan 1kg umbi talas atau daun talas, ½ Kg Beras dan ½ Kg dedak. Tepung tulang hanya dibutuhkan satu sendok makan. Aduk rata semua materi tersebut dan ditanak.
Hasil yang didapatkan dengan memakai pakan ayam alternatif ini ternyata sangat bagus, pertumbuhan ayam sangat baik dan jumlah telur yang dihasilkan juga selayak peternak yang memberi pakan yang diproduksi pabrik. Oleh sebab itu saya berani menyampaikan bahwa ini yakni salah satu pakan ternak ayam kampung yang sangat baik diaplikasikan sebab bisa menekan biaya produksi hingga 50 % daripada memakai pakan yang dibeli dari hasil pabrik (pelet).
Kekurangan dalam memakai pakan budidaya ayam kampung ibarat ini yakni sulitnya mengadaptasikan ayam dengan pakan ini. Awal-awal memakai pakan ini biasanya ayam kampung belum mau memakan pakan ini ibarat memakan pelet. Namun ini hanya terjadi beberapa hari saja. Untuk melaksanakan penyesuaian paksa ayam kampung tersebut untuk memakan pakan ini dengan tidak memberi pakan selain pakan yang kita buat ini. Tidak perlu takut ayam akan mati kelaparan, ketika mereka lapar maka pakan ini akan mereka makan secara lahap.
Sekian postingan perihal Pembuatan Pakan Alternatif untuk Ternak Ayam Kampung (Pengganti Pelet), semoga menambah warta bagi kita sehingga bisa mendorong timbulnya wangsit bisnis gres yang sanggup kita kerjakan supaya pengganguran di negeri kita berkurang dan ekonomi keluarga kita meningkat.
Postingan yang saya jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran saya bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada penyuluh Peternakan/Pertanian yang ada didaerah saudara atau membeli buku Pembuatan Pakan Alternatif yang dilengkapi gambar sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk eksklusif (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan
Sumber Artikel : http://kesehatan-ternak.blogspot.com
Budidaya Angsa Petelur
Saat ini ajakan telur angsa (atau biasa juga disebut telur itik) di kota-kota besar di Indonesia menyerupai Medan, Jakarta, Surabaya, Malang, Yogyakarta, Malang, Samarinda dan Balikpapan dari tahun ketahun semakin meningkat. Telur bebek ini sanggup diolah untuk aneka macam makanan dan minuman menyerupai camilan anggun dan the telur. Adanya opini yang berkembang di masyarakat yang menyatakan khasiat telur angsa lebih baik dari telur ayam kampung juga telah mendongkrak penjualan telur bebek. peluang-peluang bisnis tersebut seharusnya sanggup dijadikan sebagai alasan utama menekuni budidaya angsa petelur pada lahan kosong yang kita miliki.
Budidaya angsa petelur sama halnya dengan budidaya angsa pedaging yang juga membutuhkan bak untuk tempat bermain. Berenang merupakan salah satu sifat sikap ternak angsa secara alami dan ini akan membantu perkembangan dan pertumbuhan sekor bebek. Bebek petelur sebaiknya dibudidayakan dengan system kandang, boleh saja mengembalakan angsa petelur tapi durasi pengembalaan dihentikan lebih dari 3 jam / hari. Hal ini alasannya ialah kebiasaan angsa yang bertelur di sembarang tempat. Itulah keunikan yang harus diperhatikan dalam cara ternak angsa petelur ini.
Dasar-dasar budidaya ternak angsa petelur secara garis besar menyerupai yang saya dapatkan dari salah satu blog sebagai berikut :
Perencanaan
Semua perjuangan baik peternakan, pertanian, perkebunan dan perdagangan haruslah dimulai dengan perencanaan yang matang. Untuk mendukung perencanaan budidaya angsa petelur maka seorang peternak harus memahami karakteristik angsa petelur. beberapa hal karakteristik yang harus dipahami ialah sebagai berikut
Dasar-dasar budidaya ternak angsa petelur secara garis besar menyerupai yang saya dapatkan dari salah satu blog sebagai berikut :
Perencanaan
Semua perjuangan baik peternakan, pertanian, perkebunan dan perdagangan haruslah dimulai dengan perencanaan yang matang. Untuk mendukung perencanaan budidaya angsa petelur maka seorang peternak harus memahami karakteristik angsa petelur. beberapa hal karakteristik yang harus dipahami ialah sebagai berikut
- Bebek termasuk dalam unggas, mendirikan perjuangan unggas harus mematuhi peraturan yang diterbitkan oleh pemerintah ihwal pendirian perjuangan peternakan. Terutama mengenai skala perjuangan ternak angsa yang wajib pajak dan juga ihwal tata letak perjuangan budidaya yang kita buat, sesuai hukum maka sangkar ternak harus jauh dari pemukiman.
- Bebek ialah unggas yang suka berenang, jadi sangkar budidaya yang disiapkan juga sebaiknya dilengkapi dengan bak bermain bebek.
- Penyakit pada angsa sanggup menular ke unggas lain menyerupai ayam dan sebaliknya. Makara sangkar angsa harus berjauhan dengan sangkar ayam.
Memahami karakteristik ternak angsa secara keseluruhan akan membantu kita dalam merencanakan budidaya ternak angsa secara detail dan terarah. Perencanaan yang baik akan membawa keuntukngan dalam bisnis ternak bebek.
Menyiapkan kandang
Kandang angsa petelur sebaiknya memakai model ren, dimana sangkar ren ini ialah sangkar yang sebahagian terbuka dan sebahagian diberi atap atau tertutup. Bagian yang terbuka dibentuk untuk tempat angsa bermain dan disini disediakan bak renang bebek. sangkar yang tertutup dipakai untuk angsa berteduh dan tidur. Pada budidaya angsa secara lepas atau pengembalaan tradisional mereka hanya menyediakan sangkar angsa yang tertutup yang dihuni pada malam hari saja, sedangkan untuk tempat angsa bermain dan mencari makan bebek-bebek tersebut digembalakan.
Menyiapkan kandang
Kandang angsa petelur sebaiknya memakai model ren, dimana sangkar ren ini ialah sangkar yang sebahagian terbuka dan sebahagian diberi atap atau tertutup. Bagian yang terbuka dibentuk untuk tempat angsa bermain dan disini disediakan bak renang bebek. sangkar yang tertutup dipakai untuk angsa berteduh dan tidur. Pada budidaya angsa secara lepas atau pengembalaan tradisional mereka hanya menyediakan sangkar angsa yang tertutup yang dihuni pada malam hari saja, sedangkan untuk tempat angsa bermain dan mencari makan bebek-bebek tersebut digembalakan.
Rancangan sangkar entok
Seperti yang kita sebutkan sebelumnya bahwa ada kerugian budidaya ternak angsa secara pengembalaan ini kerugiannya diantaranya; ada kemungkinan telur tidak terkumpulkan seluruhnya dan membutuhkan tenaga kerja perhiasan untuk mengembalakan bebek, selain itu system pengembalaan ini tidak bisa diterapkan di kawasan perkotaan. Untuk itu saya lebih menyukai peternakan angsa full di kandangkan sama menyerupai system pada ternak angsa pedaging.
Penyiapan pakan
Pakan pada budidaya ternak angsa petelur merupakan hal yang paling penting, lebih dari 50 % biaya budidaya dikeluarkan untuk membeli pakan saja. Untuk itu berhati-hatilah dalam meransum pakan untuk angsa petelur ini. bisa saja anda membeli pakan yang dikeluarkan oleh pabrik, tapi jangan hanya mengandalkan pakan itu saja alasannya ialah pakan dari pabrik ini sangat mahal harganya. Ada baiknya dalam budidaya angsa petelur ini anda mengkombinasikan pakan dari pabrik dengan pakan olahan alternatif, salah satunya bisa dilihat di sini.
Pemeliharaan ternak bebek.
Kesulitan paling besar dalam memelihara angsa ini ada pda rutinitas proteksi makanan angsa usia anak (DOD – dara), proteksi pakan anak angsa sebaiknya diberi bertahap dalam frekuensi yang banyak (sering), hal ini untuk efisiensi penggunaan pakan. Selebihnya pemeliharaan 1000 ekor angsa cukup ditangani satu orang karyawan saja.
Seperti yang kita sebutkan sebelumnya bahwa ada kerugian budidaya ternak angsa secara pengembalaan ini kerugiannya diantaranya; ada kemungkinan telur tidak terkumpulkan seluruhnya dan membutuhkan tenaga kerja perhiasan untuk mengembalakan bebek, selain itu system pengembalaan ini tidak bisa diterapkan di kawasan perkotaan. Untuk itu saya lebih menyukai peternakan angsa full di kandangkan sama menyerupai system pada ternak angsa pedaging.
Penyiapan pakan
Pakan pada budidaya ternak angsa petelur merupakan hal yang paling penting, lebih dari 50 % biaya budidaya dikeluarkan untuk membeli pakan saja. Untuk itu berhati-hatilah dalam meransum pakan untuk angsa petelur ini. bisa saja anda membeli pakan yang dikeluarkan oleh pabrik, tapi jangan hanya mengandalkan pakan itu saja alasannya ialah pakan dari pabrik ini sangat mahal harganya. Ada baiknya dalam budidaya angsa petelur ini anda mengkombinasikan pakan dari pabrik dengan pakan olahan alternatif, salah satunya bisa dilihat di sini.
Pemeliharaan ternak bebek.
Kesulitan paling besar dalam memelihara angsa ini ada pda rutinitas proteksi makanan angsa usia anak (DOD – dara), proteksi pakan anak angsa sebaiknya diberi bertahap dalam frekuensi yang banyak (sering), hal ini untuk efisiensi penggunaan pakan. Selebihnya pemeliharaan 1000 ekor angsa cukup ditangani satu orang karyawan saja.
Penanganan kesehatan dan penyakit pada angsa petelur.
Perlu diperhatikan duduk masalah paksinasi untuk anak bebek, hal ini sangat membantu peternak dalam menjaga kesehatan ternak angsa petelur selama masa budidaya pemeliharaan. Penyakit-penyakit yang umum pada angsa petelur yang menular diantaranya: Kolera, cacar, pemutihan mata, berak darah (cocidiosis), pilek pada angsa (coriza), salmonellis, sinusitis dan aflatoksikosis. Untuk menangani penyakit tersebut silahkan hubungi petugas kesehatan binatang di kawasan anda.
Sekian postingan umum ihwal Budidaya Bebek Petelur, semoga menambah informasi bagi kita sehingga bisa mendorong timbulnya inspirasi bisnis gres yang sanggup kita kerjakan biar pengganguran di negeri kita berkurang dan ekonomi keluarga kita meningkat.
Postingan yang saya jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran saya bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada penyuluh Peternakan/Pertanian yang ada didaerah saudara sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk eksklusif (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan
Sumber Artikel : http://kesehatan-ternak.blogspot.com
Thursday, February 15, 2018
Budidaya Rumput Gajah Untuk Pakan Ternak
Rumput (bahasa Inggris: grass) yakni flora pendek yang sering ada di halaman, pinggir jalan atau lapangan. Rumput dianggap sebagai gulma pengganggu tumbuhan bila berada di sekitar tumbuhan yang sengaja ditanam
Jenis tumbuhan rumput-rumputan yang berperan dalam pengawetan tanah dan air yakni yang sanggup berfungsi ganda yaitu berkemampuan untuk membantu mencegah berlangsungnya abrasi dan sanggup pula bermanfaat bagi hijauan makanan ternak. Rumput gajah merupakan alternatifnya.
Tanaman rumput-rumputan sanggup dipakai dalam perjuangan pengawetan tanah dan atau pencegahan abrasi dikarenakan :
a. Tanaman rumput-rumputan sanggup tumbuh dengan cepat sehingga dalam waktu pendek tanah telah sanggup tertutupi oleh tumbuhan tersebut secara rapat dan tebal.
b. Bagian atas dari tumbuhan (daun-daunan) bisa melindungi permukaan tanah dari percikan air hujan dan memperlambat fatwa permukaan.
c. Bagian bawah tumbuhan (perakaran) sanggup memperkuat resistensi tanah dan membantu melancarkan infiltrasi air kedalamtanah.
Penanaman rumput gajah sanggup dilakukan secara monokultur ataupun interkultur dengan tumbuhan tahunan sehingga sanggup diperoleh manfaat secara maksimal. Pertumbuhannya yang relatif cepat dalam waktu yang pendek serta peranan daun-daun dan perakarannya terhadap erosi, maka pembudidayaan rumput gajah sanggup menjadi pilihan yang bijaksana dan menguntungkan.
Rumput Gajah ( Pennisctum purpureum) atau disebut juga rumput napier, merupakan salah satu jenis hijauan pakan ternak yang berkualitas dan disukai ternak. Rumput gajah sanggup hidup diberbagai tempat (0 – 3000 dpl), tahan lindungan, respon terhadap pemupukan, serta enghendaki tingkat kesuburan tanah yang tinggi.
Rumput gajah tumbuh merumpun dengan perakaran serabut yang kompak, dan terus menghasilkan anakan apabila dipangkas secara teratur. Pada lahan tumpang sari, rumput gajah sanggup ditanam pada guludan-guludan sebagai pencegah longsor akhir erosi. Morfologi rumput gajah yang rimbun, sanggup mencapai tinggi lebih dari 2 meter sehingga sanggup berperan sebagai penangkal angin (wind break) terhadap tumbuhan utama.
Rumput gajah dibudidayakan dengan pecahan batang (stek) atau sobekan rumpun (pous) sebagai bibit. Bahan stek berasal dari batang yang sehat dan tua, dengan panjang stek 20 – 25 cm (2 – 3 ruas atau paling sedikit 2 buku atau mata). Pemotongan pada waktu penanaman ruas mata sanggup Untuk bibit yang berasal dari sobekan rumpun/ anakan (pous) sebaiknya berasal dari rumpun yang sehat, banyak mengandung akar dan calon anakan baru. Sebelum penanaman bab vegetatif dari sobekan rumpun dipangkas terlebih dahulu untuk menghindari penguapan yang tinggi sebelum sistem perakaran sanggup aktif menghisap air.
Cara Penanaman Rumput Gajah :
Pembersihan lahan
Pengolahan tanah (sebaiknya dilakukan pada simpulan demam isu kemarau sehingga penanaman sanggup dilakukan pada awal demam isu hujan).
Pembuatan lubang-lubang tumbuhan dengan jarak tanam 60 x 100 cm.
Diperlukan 17.000 materi stek untuk kebutuhan lahan seluas 1 hektar.
Pemupukan :
Pupuk P dan K diberikan 2 kali dalam setahun yaitu pada waktu pengolahan tanah dan 6 bulan kemudian, dengan takaran masing-masing 200 kg DS dan 200 kg ZK per hektarnya.
Pupuk N diberikan 200 kg ZA/ha/tahun yang diberikan setiap kali sesudah 2 – 4 kali pemotongan.
Dapat juga dipakai pupuk sangkar sebanyak 400 kw/ha/tahun yang diberikan pada waktu pengolahan tanah dan sesudah pemotongan.
Pemungutan Hasil (pemotongan) :
Pemotongan rumput gajah yang pertama dilakukan sesudah tumbuhan berumur 60 hari, selanjutnya dilakukan selang 40 hari pada demam isu hujan dan selang 60 hari pada demam isu kemarau. Pada pemotongan batang rumput gajah sebaiknya ditinggalkan ± 10 cm dari permukaan tanah. Pemotongan batang tumbuhan yang terlalu pendek menjadikan semakin lambatnya pertumbuhan kembali, namun jikalau batang yang ditinggalkan terlalu panjang maka tunas batang saja yang akan berkembang sedangkan jumlah anakan akan berkurang.
Peremajaan :
Dilakukan jikalau tumbuhan telah berumur 3 – 4 tahun sesudah tumbuhan sudah tidak responsive lagi terhadap pengelolaan. Setelah pemotongan terakhir, tanah diantara barisan dicangkul dan dilakukan pemupukan. Buatlah lubang tanam untuk tumbuhan gres pada perpotongan silang rumput yang lama, untuk menjaga kesinambungan stok hijauan ternak. Setelah tumbuhan gres tumbuh, sisa tumbuhan usang dibongkar sampai ke akar-akarnya.
Sekian postingan perihal Budidaya Rumput Gajah Untuk Pakan Ternak, semoga menambah info bagi kita sehingga bisa mendorong timbulnya wangsit bisnis gres yang sanggup kita kerjakan semoga pengganguran di negeri kita berkurang dan ekonomi keluarga kita meningkat.
Postingan yang saya jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran saya bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada penyuluh Pertanian/Peternakan yang ada didaerah saudara atau membeli buku Budidaya Rumput Gajah Untuk Pakan Ternak yang dilengkapi gambar sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk pribadi (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan
Sumber Artikel : http://sutanmuda.wordpress.com
Sumber http://terapanteknologitepatguna.blogspot.com
Tanaman rumput-rumputan sanggup dipakai dalam perjuangan pengawetan tanah dan atau pencegahan abrasi dikarenakan :
a. Tanaman rumput-rumputan sanggup tumbuh dengan cepat sehingga dalam waktu pendek tanah telah sanggup tertutupi oleh tumbuhan tersebut secara rapat dan tebal.
b. Bagian atas dari tumbuhan (daun-daunan) bisa melindungi permukaan tanah dari percikan air hujan dan memperlambat fatwa permukaan.
c. Bagian bawah tumbuhan (perakaran) sanggup memperkuat resistensi tanah dan membantu melancarkan infiltrasi air kedalamtanah.
Penanaman rumput gajah sanggup dilakukan secara monokultur ataupun interkultur dengan tumbuhan tahunan sehingga sanggup diperoleh manfaat secara maksimal. Pertumbuhannya yang relatif cepat dalam waktu yang pendek serta peranan daun-daun dan perakarannya terhadap erosi, maka pembudidayaan rumput gajah sanggup menjadi pilihan yang bijaksana dan menguntungkan.
Rumput Gajah ( Pennisctum purpureum) atau disebut juga rumput napier, merupakan salah satu jenis hijauan pakan ternak yang berkualitas dan disukai ternak. Rumput gajah sanggup hidup diberbagai tempat (0 – 3000 dpl), tahan lindungan, respon terhadap pemupukan, serta enghendaki tingkat kesuburan tanah yang tinggi.
Rumput gajah tumbuh merumpun dengan perakaran serabut yang kompak, dan terus menghasilkan anakan apabila dipangkas secara teratur. Pada lahan tumpang sari, rumput gajah sanggup ditanam pada guludan-guludan sebagai pencegah longsor akhir erosi. Morfologi rumput gajah yang rimbun, sanggup mencapai tinggi lebih dari 2 meter sehingga sanggup berperan sebagai penangkal angin (wind break) terhadap tumbuhan utama.
Rumput gajah dibudidayakan dengan pecahan batang (stek) atau sobekan rumpun (pous) sebagai bibit. Bahan stek berasal dari batang yang sehat dan tua, dengan panjang stek 20 – 25 cm (2 – 3 ruas atau paling sedikit 2 buku atau mata). Pemotongan pada waktu penanaman ruas mata sanggup Untuk bibit yang berasal dari sobekan rumpun/ anakan (pous) sebaiknya berasal dari rumpun yang sehat, banyak mengandung akar dan calon anakan baru. Sebelum penanaman bab vegetatif dari sobekan rumpun dipangkas terlebih dahulu untuk menghindari penguapan yang tinggi sebelum sistem perakaran sanggup aktif menghisap air.
Cara Penanaman Rumput Gajah :
Pembersihan lahan
Pengolahan tanah (sebaiknya dilakukan pada simpulan demam isu kemarau sehingga penanaman sanggup dilakukan pada awal demam isu hujan).
Pembuatan lubang-lubang tumbuhan dengan jarak tanam 60 x 100 cm.
Diperlukan 17.000 materi stek untuk kebutuhan lahan seluas 1 hektar.
Pemupukan :
Pupuk P dan K diberikan 2 kali dalam setahun yaitu pada waktu pengolahan tanah dan 6 bulan kemudian, dengan takaran masing-masing 200 kg DS dan 200 kg ZK per hektarnya.
Pupuk N diberikan 200 kg ZA/ha/tahun yang diberikan setiap kali sesudah 2 – 4 kali pemotongan.
Dapat juga dipakai pupuk sangkar sebanyak 400 kw/ha/tahun yang diberikan pada waktu pengolahan tanah dan sesudah pemotongan.
Pemungutan Hasil (pemotongan) :
Pemotongan rumput gajah yang pertama dilakukan sesudah tumbuhan berumur 60 hari, selanjutnya dilakukan selang 40 hari pada demam isu hujan dan selang 60 hari pada demam isu kemarau. Pada pemotongan batang rumput gajah sebaiknya ditinggalkan ± 10 cm dari permukaan tanah. Pemotongan batang tumbuhan yang terlalu pendek menjadikan semakin lambatnya pertumbuhan kembali, namun jikalau batang yang ditinggalkan terlalu panjang maka tunas batang saja yang akan berkembang sedangkan jumlah anakan akan berkurang.
Peremajaan :
Dilakukan jikalau tumbuhan telah berumur 3 – 4 tahun sesudah tumbuhan sudah tidak responsive lagi terhadap pengelolaan. Setelah pemotongan terakhir, tanah diantara barisan dicangkul dan dilakukan pemupukan. Buatlah lubang tanam untuk tumbuhan gres pada perpotongan silang rumput yang lama, untuk menjaga kesinambungan stok hijauan ternak. Setelah tumbuhan gres tumbuh, sisa tumbuhan usang dibongkar sampai ke akar-akarnya.
Sekian postingan perihal Budidaya Rumput Gajah Untuk Pakan Ternak, semoga menambah info bagi kita sehingga bisa mendorong timbulnya wangsit bisnis gres yang sanggup kita kerjakan semoga pengganguran di negeri kita berkurang dan ekonomi keluarga kita meningkat.
Postingan yang saya jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran saya bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada penyuluh Pertanian/Peternakan yang ada didaerah saudara atau membeli buku Budidaya Rumput Gajah Untuk Pakan Ternak yang dilengkapi gambar sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk pribadi (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan
Sumber Artikel : http://sutanmuda.wordpress.com
Monday, February 12, 2018
Proses Pembuatan Batako
Pengunaan beton sebagai material bangunan ketika ini sudah sangat umum dan telah dibuktikan oleh waktu sebagai materi dinding yang tahan gempa. Beton sanggup diproduksi dengan tangan dan mesin. Penggunaan khusus beton ditentukan oleh ukuran dan mutunya. Salah satu jenis beton yang cukup familiar dikalangan masyarakat ialah BATAKO.
Batako mempunyai sifat-sifat panas dan ketebalan total yang lebih baik dari pada beton padat. Jika dibandingkan dengan watu bata, batako mempunyai laba tertentu seperti, beratnya hanya 1/3 dari watu bata untuk jumlah yang sama. Batako sanggup disusun 4 kali lebih cepat dan cukup berpengaruh untuk semua penggunaan yang biasanya memakai watu bata. Dinding yang dibentuk dari batako mempunyai keunggulan dalam hal meredam panas dan suara. Semakin banyak produksi beton semakin ramah lingkungan dari pada produksi bata tanah liat alasannya ialah tidak harus dibakar.
Batako mempunyai sifat-sifat panas dan ketebalan total yang lebih baik dari pada beton padat. Jika dibandingkan dengan watu bata, batako mempunyai laba tertentu seperti, beratnya hanya 1/3 dari watu bata untuk jumlah yang sama. Batako sanggup disusun 4 kali lebih cepat dan cukup berpengaruh untuk semua penggunaan yang biasanya memakai watu bata. Dinding yang dibentuk dari batako mempunyai keunggulan dalam hal meredam panas dan suara. Semakin banyak produksi beton semakin ramah lingkungan dari pada produksi bata tanah liat alasannya ialah tidak harus dibakar.
Batako sendiri mempunyai banyak sekali bentuk, yang dikenal dimasyarakat ketika ini ialah batako padat dengan batako berlubang. Bedanya hanya di cetakan saja, dan ingat walaupun batako berlubang volume nya tidak sama dengan batako padat tapi harus mempunyai kekuatan setara dengan batako padat.
Berikut Bahan - materi yang dibutuhkan untuk menciptakan batako ialah :
- Semen
- Air
- Kerikil kasar
- Pasir (ukuran halus hingga 5 mm)
Peralatan yang dibutuhkan :
- Cetakan batako
- Ayakan pasir
- Kotak adukan
- Sendok semen
- Sekop
- Cangkul
- Ember dan baskom penyiram
- Plastik (untuk menjaga kelembaban)
Langkah Persiapan :
Siapkan perkakas,peralatan dan bahan. Ayak pasir pertama dengan ayakan pasir 1 cm untuk memisahkan batu-batu yang besar. Lalu ayak lagi dengan ayakan yang lebih kecil untuk mendapat pasir halus. Pasir harus higienis dari kotoran, sampah dan lumpur.
Mengaduk Beton
Kali ini akan dibahas mengaduk beton dengn tangan, jangan lupa siapkan sarung tangan plastik. Langkah-langkah mengaduk beton dengan tangan ialah sebagai berikut :
Berikut Bahan - materi yang dibutuhkan untuk menciptakan batako ialah :
- Semen
- Air
- Kerikil kasar
- Pasir (ukuran halus hingga 5 mm)
Peralatan yang dibutuhkan :
- Cetakan batako
- Ayakan pasir
- Kotak adukan
- Sendok semen
- Sekop
- Cangkul
- Ember dan baskom penyiram
- Plastik (untuk menjaga kelembaban)
Langkah Persiapan :
Siapkan perkakas,peralatan dan bahan. Ayak pasir pertama dengan ayakan pasir 1 cm untuk memisahkan batu-batu yang besar. Lalu ayak lagi dengan ayakan yang lebih kecil untuk mendapat pasir halus. Pasir harus higienis dari kotoran, sampah dan lumpur.
Mengaduk Beton
Kali ini akan dibahas mengaduk beton dengn tangan, jangan lupa siapkan sarung tangan plastik. Langkah-langkah mengaduk beton dengan tangan ialah sebagai berikut :
- Taburkan sejumlah pasir yang telah diukur setebal 10 cm di kotak adukan
- Tuang semen di atas pasir dan aduk keduanya secara bantu-membantu hingga warna keduanya tercampur;
- Bentuk adukan menjadi gundukan, dan buat lubang ibarat cekungan di tengah;
- Siram dengan sedikit air secara perlahan dan aduk hingga terbentuk pasta yang merata;
- Jika memakai kerikil, kini tambahkan dalam dosis yang sesuai kerikil dan aduk hingga setiap kerikil terlapisi secara merata;
- Periksa adukan: ambil segenggam penuh adukan dan bentuk ibarat bola kecil. Jika bola tersebut tidak retak, dan tangan sedikit basah, adukan siap untuk dicetak.
Untuk perbandingan adukannya dipakai 1 kepingan semen bermutu baik + 2 kepingan pasir sungai yang higienis + 3 kepingan kerikil + Air secukupnya
Langkah selanjutnya Mencetak Batako
Langkah selanjutnya Mencetak Batako
- Siapkan alat cetakan
- Masukkan adukan beton kedalam ember
- Tempatkan kepingan bawah cetakan ke tempat yang benar (di bawah atap atau tempat teduh lainnya)
- Beri oli dibawah cetakan
- Tuang adukan beton kedalam cetakan
- Letakkan alat tekan cetakan di atas kepingan bawah cetakan
- Tekan alat tekan lurus ke bawah hingga â€Å“bagian kakinya menyentuh lantai pada ke dua sisi
- Injak dengan kaki ke atas alat tekan cetakan, tekan cetakan, ambil pegangan kepingan bawah cetakan, perlahan – lahan angkat kepingan atas cetakan
- Letakkan kepingan bawah cetakan ke tanah secara perlahan
- Keluarkan peralatan tekan dari kepingan bawah cetakan; pisahkan ke samping
- Perlahan-lahan angkat kepingan bawah cetakan ke atas, dan tempatkan di samping batako yang gres jadi
- Biarkan batako yang gres selama 1 hari, jangan kena sinar matahari langsung
- Setelah 1 hari, batako ditumpuk dan dilakukan /curing/ selama seminggu
- Bersihkan cetakan dari debu dan beri minyak lagi di cetakan dan batako berikutnya siap dicetak.
Sekian postingan ihwal Proses Pembuatan Batako semoga menambah info bagi kita sehingga bisa mendorong timbulnya pandangan gres bisnis gres yang sanggup kita kerjakan semoga pengganguran di negeri kita berkurang dan ekonomi keluarga kita meningkat.
Postingan yang saya jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran saya bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada Ahli Bangunan yang ada didaerah saudara atau membeli buku Proses Pembuatan Batako yang dilengkapi gambar sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk pribadi (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan
Sumber Artikel : http://www.ilmusipil.com
Sumber http://terapanteknologitepatguna.blogspot.com
Postingan yang saya jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran saya bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada Ahli Bangunan yang ada didaerah saudara atau membeli buku Proses Pembuatan Batako yang dilengkapi gambar sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk pribadi (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan
Sumber Artikel : http://www.ilmusipil.com
Subscribe to:
Posts (Atom)
Laptop Graphic Terbaik Untuk Desain Grafis 2014
Mereview Laptop Desain Grafis tahun 2014 OPOSIP - Ketika saya bekerja dari rumah saya mempunyai sebuah PC yang didedikasikan yang sang...
-
update frekuensi dan simbol rate Pombo TV di satelit Palapa D terbaru. Saluran Pombo TV menambah daftar channel yang ada di Palapa D yang d...
-
Layanan Purna Jual dan Service center Smartfren smartphone dan Modem WiFi sudah tersebar di beberapa kota besar di Indonesia. Selain Adanya ...
-
iPhone X. Foto: Ari Saputra Jakarta - Menyusul laporan pada awal tahun, terkait keterlibatan LG dalam produksi panel OLED untuk model iPh...



