Berikut ini ialah trik sederhana yang aku gunakan untuk melihat benda dengan jarak cukup jauh (bagi yg min, sekitar diatas 6 meter).
Pertama gunakan jari Anda. Bentuk ibarat gambar dibawah untuk menciptakan lubang kecil. Nah, dari lubang kecil itu Anda dapat melihat benda dengan jarak cukup jauh.
Yang terjadi ialah jari Anda akan memblok cahaya yang datang. Sehingga cahaya yang masuk cuma dari lubang kecil di tangan Anda tadi.
Cara lainnya ialah dengan memakai karton yang dilubangi (sebesar lubang jarum atau ujung pulpen). Tusuk saja karton tersebut. Lalu Anda lihat melalui lubang itu.
Kenapa harus karton? Seperti jari Anda tadi, karton akan memblok cahaya. Tidak ibarat kertas akan meneruskan sedikit cahaya ke mata Anda, sehingga trik ini tidak berhasil.
Untuk hasil yang lebih maksimal, hitamkan kawasan di sekitar lubang di karton itu dengan spidol. (Seperti gambar diatas)
Prinsip ini ibarat dengan Pinhole Camera ataupun Pinhole Glasses. Pada benda tersebut, baik kamera maupun kacamata lubang jarum. Dengan lubang sekecil ini, mata akan meningkatkan Depth of Field.
Selamat mencoba! Sumber http://aldokelvianto.blogspot.com
Showing posts with label Photography. Show all posts
Showing posts with label Photography. Show all posts
Sunday, November 26, 2017
Mengatur Shutter Speed Pada Pocket Camera
Shutter Speed sendiri yaitu kecepatan kamera dalam membuka Shutter (tutup kamera). Semakin usang Shutternya terbuka, maka semakin usang cahaya yang masuk. Sehingga bintang di malam hari yang gelap sanggup ter-capture dalam kamera.
Sebaliknya jikalau shutter speednya sebentar, maka cahaya yang masuk juga sebentar. Misalnya bila kita memotret kendaraan beroda empat yang melaju 80 km/jam seperti kendaraan beroda empat itu terlihat sedang berhenti. Meskipun sedang melaju kencang.
Shutter speed juga mempunyai kegunaan untuk menciptakan pengaruh dalam light photography atau pemandangan air terjun. Silahkan buka wikipedia untuk bahasan Shutter Speed lebih lanjut, alasannya disini saya akan membahas tips sederhana yang saya dapatkan dari Dokumentasi Kamera Saku Canon.
Untuk kamera SLR atau DSLR kita sanggup mengatur Shutter speed dengan mudah. Sementara itu pada kamera saku pada umumnya, tidak ada tombol khusus (secara manual) untuk mengatur Shutter speed. Lalu bagaimana mengatur Shutter Speed pada Kamera Saku?
Cara pertama yaitu dengan Auto Exposure Lock. Cara ini khusus untuk mengatur shutter speed dibawah satu detik. (1/320, 1/80, 1/20, 1/5 dst.).
Tahan tombol shutter sebagian, kemudian arahkan pada objek yang jelas sehingga Shutter Speed yang ditunjukan sangat sebentar (1/320, 1/500 dst.). Lalu tekan tombol atas.
Di gambar ini Shutter Speednya 1/320. Dan bila diarahkan ke daerah lain juga tetap 1/320. Kalau mau lambat arahin ke daerah gelap.
![]() |
| Shutter Speed tetap 1/320 |
Dengan mengatur Shutter speed yang sangat rendah, kita sanggup mengambil objek yang bergerak dengan kecepatan tinggi. Dengan syarat cahaya disekitarnya cukup terang.
Seandainya objek yang kita akan foto berada dalam ruangan yang cukup gelap, maka gambar yang diambil akan gelap (under-exposure) alasannya Shutter hanya sempat mengembil cahaya sebentar saja.
Kita juga sanggup mengarahkan kamera ke daerah yang gelap (Tahan tombol shutter sebentar, kemudian tekan tombol atas) untuk mendapat Shutter speed 1/20, 1/8, 1/5 untuk Shutter speed yang agak lambat.
Sebaliknya, dengan shutter speed yg agak lambat ini sebaiknya dipakai pada malam hari atau dalam ruangan gelap. Karena jikalau dalam kondisi jelas gambar akan terlalu jelas (over exposure).
Cara kedua, yaitu untuk mengatur Shutter Speed diatas 1 detik yaitu dengan memanfaatkan Fitur Long Shutter. Pada sajian pilih Long Shutter, kemudian tekan tombol atas lagi untuk menentukan usang waktu shutter speed (2 detik, 4 detik, 8 detik, hinga 15 detik).
![]() |
| Long Shutter Mode |
![]() |
| Atur Shutter Speed |
Kelemahan pada pengaturan Shutter speed pada Long-Shutter ini yaitu over-exposure. Sehingga tidak sanggup dipakai di siang hari.
Cara ketiga tidak mengatur shutter speed, namun cukup mempunyai kegunaan untuk mengambil objek yang bergerak-gerak. Caranya yaitu dengan memakai mode Sport dan Kids & Pet.
Semoga bermanfaat. Sumber http://aldokelvianto.blogspot.com
Saturday, November 4, 2017
Mata Anda Minus? Dengan Trik Ini Anda Dapat Melihat Benda Jarak Jauh Dengan Mudah!
Berikut ini ialah trik sederhana yang aku gunakan untuk melihat benda dengan jarak cukup jauh (bagi yg min, sekitar diatas 6 meter).
Pertama gunakan jari Anda. Bentuk ibarat gambar dibawah untuk menciptakan lubang kecil. Nah, dari lubang kecil itu Anda dapat melihat benda dengan jarak cukup jauh.
Yang terjadi ialah jari Anda akan memblok cahaya yang datang. Sehingga cahaya yang masuk cuma dari lubang kecil di tangan Anda tadi.
Cara lainnya ialah dengan memakai karton yang dilubangi (sebesar lubang jarum atau ujung pulpen). Tusuk saja karton tersebut. Lalu Anda lihat melalui lubang itu.
Kenapa harus karton? Seperti jari Anda tadi, karton akan memblok cahaya. Tidak ibarat kertas akan meneruskan sedikit cahaya ke mata Anda, sehingga trik ini tidak berhasil.
Untuk hasil yang lebih maksimal, hitamkan kawasan di sekitar lubang di karton itu dengan spidol. (Seperti gambar diatas)
Prinsip ini ibarat dengan Pinhole Camera ataupun Pinhole Glasses. Pada benda tersebut, baik kamera maupun kacamata lubang jarum. Dengan lubang sekecil ini, mata akan meningkatkan Depth of Field.
Selamat mencoba! Sumber http://aldokelvianto.blogspot.com
Pertama gunakan jari Anda. Bentuk ibarat gambar dibawah untuk menciptakan lubang kecil. Nah, dari lubang kecil itu Anda dapat melihat benda dengan jarak cukup jauh.
Yang terjadi ialah jari Anda akan memblok cahaya yang datang. Sehingga cahaya yang masuk cuma dari lubang kecil di tangan Anda tadi.
Cara lainnya ialah dengan memakai karton yang dilubangi (sebesar lubang jarum atau ujung pulpen). Tusuk saja karton tersebut. Lalu Anda lihat melalui lubang itu.
Kenapa harus karton? Seperti jari Anda tadi, karton akan memblok cahaya. Tidak ibarat kertas akan meneruskan sedikit cahaya ke mata Anda, sehingga trik ini tidak berhasil.
Untuk hasil yang lebih maksimal, hitamkan kawasan di sekitar lubang di karton itu dengan spidol. (Seperti gambar diatas)
Prinsip ini ibarat dengan Pinhole Camera ataupun Pinhole Glasses. Pada benda tersebut, baik kamera maupun kacamata lubang jarum. Dengan lubang sekecil ini, mata akan meningkatkan Depth of Field.
Selamat mencoba! Sumber http://aldokelvianto.blogspot.com
Friday, November 3, 2017
Mengatur Shutter Speed Pada Pocket Camera
Shutter Speed sendiri yaitu kecepatan kamera dalam membuka Shutter (tutup kamera). Semakin usang Shutternya terbuka, maka semakin usang cahaya yang masuk. Sehingga bintang di malam hari yang gelap sanggup ter-capture dalam kamera.
Sebaliknya jikalau shutter speednya sebentar, maka cahaya yang masuk juga sebentar. Misalnya bila kita memotret kendaraan beroda empat yang melaju 80 km/jam seperti kendaraan beroda empat itu terlihat sedang berhenti. Meskipun sedang melaju kencang.
Shutter speed juga mempunyai kegunaan untuk menciptakan pengaruh dalam light photography atau pemandangan air terjun. Silahkan buka wikipedia untuk bahasan Shutter Speed lebih lanjut, alasannya disini saya akan membahas tips sederhana yang saya dapatkan dari Dokumentasi Kamera Saku Canon.
Untuk kamera SLR atau DSLR kita sanggup mengatur Shutter speed dengan mudah. Sementara itu pada kamera saku pada umumnya, tidak ada tombol khusus (secara manual) untuk mengatur Shutter speed. Lalu bagaimana mengatur Shutter Speed pada Kamera Saku?
Cara pertama yaitu dengan Auto Exposure Lock. Cara ini khusus untuk mengatur shutter speed dibawah satu detik. (1/320, 1/80, 1/20, 1/5 dst.).
Tahan tombol shutter sebagian, kemudian arahkan pada objek yang jelas sehingga Shutter Speed yang ditunjukan sangat sebentar (1/320, 1/500 dst.). Lalu tekan tombol atas.
Di gambar ini Shutter Speednya 1/320. Dan bila diarahkan ke daerah lain juga tetap 1/320. Kalau mau lambat arahin ke daerah gelap.
![]() |
| Shutter Speed tetap 1/320 |
Dengan mengatur Shutter speed yang sangat rendah, kita sanggup mengambil objek yang bergerak dengan kecepatan tinggi. Dengan syarat cahaya disekitarnya cukup terang.
Seandainya objek yang kita akan foto berada dalam ruangan yang cukup gelap, maka gambar yang diambil akan gelap (under-exposure) alasannya Shutter hanya sempat mengembil cahaya sebentar saja.
Kita juga sanggup mengarahkan kamera ke daerah yang gelap (Tahan tombol shutter sebentar, kemudian tekan tombol atas) untuk mendapat Shutter speed 1/20, 1/8, 1/5 untuk Shutter speed yang agak lambat.
Sebaliknya, dengan shutter speed yg agak lambat ini sebaiknya dipakai pada malam hari atau dalam ruangan gelap. Karena jikalau dalam kondisi jelas gambar akan terlalu jelas (over exposure).
Cara kedua, yaitu untuk mengatur Shutter Speed diatas 1 detik yaitu dengan memanfaatkan Fitur Long Shutter. Pada sajian pilih Long Shutter, kemudian tekan tombol atas lagi untuk menentukan usang waktu shutter speed (2 detik, 4 detik, 8 detik, hinga 15 detik).
![]() |
| Long Shutter Mode |
![]() |
| Atur Shutter Speed |
Kelemahan pada pengaturan Shutter speed pada Long-Shutter ini yaitu over-exposure. Sehingga tidak sanggup dipakai di siang hari.
Cara ketiga tidak mengatur shutter speed, namun cukup mempunyai kegunaan untuk mengambil objek yang bergerak-gerak. Caranya yaitu dengan memakai mode Sport dan Kids & Pet.
Semoga bermanfaat. Sumber http://aldokelvianto.blogspot.com
Subscribe to:
Posts (Atom)
Laptop Graphic Terbaik Untuk Desain Grafis 2014
Mereview Laptop Desain Grafis tahun 2014 OPOSIP - Ketika saya bekerja dari rumah saya mempunyai sebuah PC yang didedikasikan yang sang...
-
INILAH DAFTAR APLIKASI UNTUK DOWNLOAD FILE TORRENT TERBAIK Torrent Software Download File Torrent Terbaik -Hai kawan, nah un...
-
update frekuensi dan simbol rate Pombo TV di satelit Palapa D terbaru. Saluran Pombo TV menambah daftar channel yang ada di Palapa D yang d...
-
Guys kalian pernah ga pergi ke tempat-tempat sejarah gitu?. Contohnya ke Candi Prambanan atau mana gitu?. Kalau pernah masuk kesana tentu...






