Showing posts with label Aluminium. Show all posts
Showing posts with label Aluminium. Show all posts

Thursday, November 23, 2017

Baterai Gres Mengisi Daya Dalam Satu Menit

Baterai gres mengisi daya sebuah ponsel dalam satu menit


Untuk penambang bauksit dan grafit, nantinya ini tentu akan menjadi sumber gres yang membuka seruan besar terkait materi tambang aluminium.

 Baterai gres mengisi daya sebuah ponsel dalam satu menit Baterai Baru Mengisi Daya dalam Satu MenitSebuah paper yang gres diterbitkan dalam jurnal Nature disebutkan An ultrafast rechargeable aluminium-ion battery menggambarkan sumber daya yang menjadi impian banyak orang akan menjadi kenyataan (1/4/15).

Profesor Hongjie Dai dari Stanford University dan rekannya dalam paper menjelaskan inovasi tersebut tanpa disengaja dari sebuah baterai yang sanggup mengisi daya ponsel dalam satu menit, skala pemakaian sanggup berkali-kali dari penyimpanan jaringan listrik untuk ukuran baterai ion lithium-konvensional dan sanggup diisi ulang ribuan kali.

Baterai aluminium-ion terdiri dari dua elektroda: anoda bermuatan negatif terbuat dari aluminium dan katoda bermuatan positif.

"Orang-orang telah mencoba banyak sekali jenis materi untuk katoda," kata Dai.

"Kami tanpa sengaja menemukan solusi sederhana dengan memakai grafit, yang intinya yaitu karbon. Dalam penelitian, kami mengidentifikasi beberapa jenis materi grafit yang memperlihatkan kinerja sangat baik. "

Menurut Dai baterai gres ini sanggup bertahan lebih dari 7.500 siklus/pemakaian tanpa kehilangan kapasitas. Dibandingkan dengan baterai lithium-ion biasa, yang berlangsung sekitar 1.000 siklus.

Ini juga sanggup di bengkokkan, tidak sanggup terbakar "bahkan kalau Anda mengebor lubang melalui itu" dan elektrolit ini "pada dasarnya garam yang cair pada suhu ruangan, sehingga sangat aman," berdasarkan mahasiswa lulusan Stanford dan co-author Ming Gong pada video di bawah ini.

Lihat Video :

Baca selengkapnya di Stanford.
Sumber http://learnmine.blogspot.com

Tuesday, November 14, 2017

Aluminium Mulai Menjadi Alternatif Baja

 perkembangan industri otomotif global kini cenderung mengarah pada konsumsi aluminium Aluminium Mulai Menjadi Alternatif Baja
Penggunaan aluminium mulai menjadi alternatif baja sebab, perkembangan industri otomotif global kini cenderung mengarah pada konsumsi aluminium secara besar-besaran untuk stuktur tubuh kendaraan yang ringan.

Hal ini dibuktikan oleh Ford Motor Company yang sudah mengumumkan penggunaan aluminium guna merakit bodi pikap terlarisnya di Amerika Serikat (AS), F-150. Produsen kendaraan beroda empat menyerupai Toyota rencananya juga akan memanfaatkan adonan aluminium dalam memproduksi kendaraan beroda empat di tahun 2016. Dikutip dari Bloomberg (17/6/2015).

Tak hanya pada mobil, penggunaan aluminium juga mulai banyak dimasukkan kedalam perangkat elektronik menyerupai struktur bodi smartphone, sehingga membuat produsen baja dan besi dituntut untuk sanggup membuat produk yang bisa menyaingi penggunaan material berbahan aluminium baik dari segi harga, kualitas, multifungsi atau bermacam kegunaan dll.

Meskipun penggunaan aluminium pada bodi kendaraan beroda empat sudah meningkat selama dua dekade terakhir, namun kemajuannya masih terbatas dalam menyebarkan tubuh kendaraan beroda empat dari aluminium. Bahkan, sebagian besar penggantian aluminium telah tiba dalam bentuk coran dan tempa di belahan transmisi, roda, dll. berdasarkan jurnal di laman www.tms.org (penulis Anish Kelkar, Richard Roth, dan Joel Clark).

Sebenarnya produsen kendaraan beroda empat telah menyebarkan semua bodi kendaraan beroda empat berbahan aluminium dengan dua desain: conventional unibody dan spaceframe. Namun, aluminium masih jauh untuk bisa diterapkan menjadi materi pilihan sebagai tubuh mobil. Penggunaan aluminium untuk mengganti baja sebagian dipengaruhi, lantaran adanya tekanan peraturan untuk memenuhi standar efisiensi materi bakar dengan mengurangi berat kendaraan dan memenuhi standar daur ulang.

Hambatan utama pemanfaatan aluminium yakni tingginya biaya aluminium primer dibandingkan baja dan pemanis biaya pembuatan panel aluminium. Kedua industri aluminium dan otomotif telah berusaha membuat aluminium menjadi alternatif dengan biaya yang lebih efektif ketimbang baja.

Dalam jurnalnya mereka menganalisis biaya fabrikasi dan perakitan empat desain bodi kendaraan beroda empat aluminium yang berbeda, membuat perbandingan desain baja konvensional dengan harga aluminium dikala ini dan memakai arus teknologi fabrikasi aluminium. Kemudian mencoba untuk memilih apakah aluminium sanggup menjadi alternatif baja pada harga yang lebih rendah dari aluminium primer, dan meningkatkan proses fabrikasi. Can Aluminum Be an Economical Alternative to Steel?
Sumber http://learnmine.blogspot.com

Aluminium Alternatif Pengganti Kusen Kayu

Aluminium Alternatif Pengganti Kusen Kayu Aluminium Alternatif Pengganti Kusen Kayu

Aluminium Alternatif Pengganti Kusen Kayu – Akhir-akhir ini penggunaan kusen aluminium untuk meletakkan daun pintu atau daun jendela pada dinding telah sering ditemukan dalam bangunan rumah tinggal, pertokoan, mall maupun sentra perbelanjaan di beberapa penggalan atau hampir keseluruhannya.

Jika dulunya, mungkin menggunakan kusen alumunium untuk rumah tinggal dirasa tampak mirip kantor sehingga kebanyakan orang jarang memakainya dan lebih menentukan menggunakan kayu. Namun kini perlahan-lahan masyarakat mulai beralih ke penggunaan alunimium, termasuk untuk kerangka atap. Selain itu kusen alumunium juga sanggup dipakai pada jendela luar (outdoor).

Sebelumnya kayu merupakan materi utama dalam pembuatan kusen, seiring harga kayu yang semakin mahal, maraknya penebangan liar dan produksi kayu yang menurun, maka sangat sempurna mengakibatkan aluminium sebagai alternatif pengganti kusen berbahan kayu.

Lambat laun penggunaan kusen aluminium untuk rumah tinggal makin populer. Ditambah lantaran mempunyai beberapa kelebihan, diantara ialah lebih gampang dipasang, terlihat tampak rapih serta lebih ringan, berpengaruh dan juga tahan lama.

Akan tetapi sebagian masih ada yang menggunakan kusen kayu, meskipun begitu tak sedikit pula orang sudah mulai banyak menggunakan kusen aluminium. Struktur atap ataupun desain bangunan berbahan aluminium ini, sanggup menjadi alternatif pengganti kusen kayu ke depan.

Ada beberapa yang mengatakan, penggunaan kusen kayu menciptakan rumah terlihat menjadi lebih sempit. Namun, ada juga yang beropini berbeda dengan menyebutkan terlihat lebih kokoh. Sedangkan materi aluminium, tampak rapih dan terpenting sanggup didaur ulang.

Pemanasan global dan penebangan liar merupakan salah satu penyebab hilangnya hutan tropis, terutama di Indonesia. Dengan munculnya tren green house bersifat ramah lingkungan diberbagai negara, telah menciptakan banyak perubahan dalam penggunaan materi bangunan dan konsep desain rumah tinggal.

Salah satunya ialah mulai berkurangnya penggunaan material dari kayu digantikan dengan materi mirip aluminium, beton, plastik, dsb. Penggunaan kusen aluminium dulunya sempat diindentikkan dengan perkantoran. Namun, kini ini sudah cukup banyak yang menggunakan materi aluminium untuk rumah tinggal.

Jika membandingkan antara material kusen aluminium dan kayu ada perbedaan yang terletak pada model, harga, serta nilai artistiknya terhadap konstruksi sebuah bangunan. Meskipun begitu, masih banyak di masyarakat yang menentukan menggunakan kusen kayu ketimbang kusen berbahan aluminium, lantaran kayu dianggap sebagai materi yang menggambarkan gaya klasik dan tradisional pada sebuah rumah. Sedangkan material dari aluminium dipandang sebagai materi untuk bangunan bernuansa modern.

Kusen berbahan kayu maupun aluminium yang dipakai dalam konstruksi bangunan, sebetulnya mempunyai kelebihan dan kelemahan tersendiri. Kelebihan kusen berbahan aluminium ialah ringanya bobot bahan, tahan lama, sanggup dicat mirip kayu, tahan terhadap cuaca, anti rayap dan anti keropos, serta harganya terjangkau disertai perawatannya yang mudah.

Tidak hanya itu, aluminium merupakan benda anti karat. Selain harganya yang tidak terlalu mahal, sanggup dibuat aneka macam macam kebutuhan rumah mirip menciptakan rak piring, etalase, partisi ruangan kantor dll. Pemasangan material aluminium tidak memerlukan waktu lama, mirip menciptakan kusen pintu dan jendela hanya butuh waktu satu jam saja.

Namun mempunyai kelemahan, yaitu modelnya terbatas lantaran tergantung dari pabrik yang membuatnya. Kusen aluminium juga dilarang tertubruk sesuatu objek atau terbentur benda yang keras, lantaran tipis tentu bentuknya akan gampang berubah.

Sementara kusen kayu, kelebihannya ialah model sanggup dibuat sesuai variasi yang kita inginkan, sanggup dipakai di semua desain jenis rumah, tampilannya natural, banyaknya jenis kayu dan sanggup dipilih. Selain itu, tampilan rumah terlihat lebih alami apabila menggunakan kusen dari materi kayu ketimbang aluminium.

Hanya saja, orang yang mempunyai jiwa seni tinggi lebih menentukan menggunakan kayu. Namun kayu berkualitas tinggi kian sulit didapat, misalnya Pohon Ulin atau bulian (Eusideroxylon zwageri) salah satu vegetasi orisinil dari Kalimantan dijuluki sebagai kayu besi lantaran sangat kuat, sehingga diburu banyak orang.

Sudin Panjaitan, peneliti Bidang Silvikultur Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kehutanan Balai Penelitian Kehutanan Banjarbaru, Kalimantan Selatan mengungkapkan bahwa pohon ulin ini diperkirakan populasinya hanya 20% yang tersisa, dibandingkan dengan kondisi 40 tahun lalu. Ditambah penebangan kayu ulin secara tak terkendali sehingga mempercepat kepunahan.

Kayu Ulin, biasanya dimanfaatkan masyarakat setempat sebagai materi bangunan, mirip konstruksi rumah, jembatan, tiang listrik, dan perkapalan atau perahu.

Sumber http://learnmine.blogspot.com

Monday, November 13, 2017

Eksperimen, Menuangkan Aluminium Kedalam Semangka

Eksperimen menuangkan lelehan aluminium kedalam buah semangka Eksperimen, Menuangkan Aluminium Kedalam Semangka

Eksperimen Menuangkan Lelehan Aluminium Kedalam Buah Semangka


Sebuah video berdurasi 2 menit 48 detik ini mengatakan eksperimen sederhana dari seorang laki-laki yang mengungkap insiden unik, sesudah menuangkan segelas aluminium cair kedalam buah semangka yang diberi lubang diatasnya.

Dalam melaksanakan eksperimennya, laki-laki yang tak diketahui namanya ini terlihat ditemani sobat perempuan dan seekor anjingnya.

Eksperimen menuangkan lelehan aluminium kedalam buah semangka Eksperimen, Menuangkan Aluminium Kedalam Semangka

Dilansir dari laman Mirror, sesudah menuangkan aluminium cair yang mempunyai titik didih 2,5 derajat celsius kedalam buah semangka, cairan berwarna putih mengkilat itupun dengan cepat membeku di dalamnya.

Hal menakjubkan tersebut terlihat, ketika laki-laki itu membelah buah semangka ia menemukan aluminium membeku dan berbentuk unik yang terlihat ibarat bunga.

Begitu mengagumkannya eksperimen yang dilakukan laki-laki ini, sampai pada risikonya video berjudul "Pouring Molten Aluminum In a Watermelon. Awesome Surprise!" yang beliau unggah ke YouTube semenjak 28 April 2015 sekarang sudah ditonton sebanyak 17,5 juta kali oleh netizen.

Eksperimen menuangkan lelehan aluminium kedalam buah semangka Eksperimen, Menuangkan Aluminium Kedalam Semangka

Pada ketika ia membelah semangka, ia tak menyangka menemukan semacam seni patung yang menakjubkan dengan bentuk unik ibarat bunga.
Sumber http://learnmine.blogspot.com

Laptop Graphic Terbaik Untuk Desain Grafis 2014

Mereview Laptop Desain Grafis tahun 2014 OPOSIP - Ketika saya bekerja dari rumah saya mempunyai sebuah PC yang didedikasikan yang sang...