Showing posts with label Biogeografi. Show all posts
Showing posts with label Biogeografi. Show all posts

Wednesday, March 21, 2018

√ Faktor Kepunahan Binatang Dan Tumbuhan

Kepunahan yaitu simpulan dari kehidupan suatu organisme terutama spesies. Kepunahan sanggup terjadi jikalau individu terakhir dalam suatu kelompok mati. Untuk memilih punah tidaknya suatu spesies memang agak susah. Dalam beberapa kasus, ada suatu spesies yang sudah dinyatakan punah namun ternyata muncul kembali.  

Baca juga: 
Dampak pencemaran lingkungan
7 perbedaan batuan beku dan batuan sedimen
Animasi fenomena transisi demografi
Perbedaan air tanah dangkal dan dalam
Pengertian, ancaman polusi cahaya bagi lingkungan
Peranan cuaca dalam kehidupan sehari-hari

Banyak faktor yang mendorong terjadinya kepunahan spesies binatang dan flora di dunia. Meskipun kepunahan yaitu proses alami namun semakin banyak bukti ilmiah menunjukkan bahwa aktivitas insan memicu percepatan kepunahan sebuah spesies.

Penyebab utama dari kepunahan binatang dan flora antara lain:
1. Kehilangan habitat
Perubahan ruang permukaan bumi baik melalui musibah atau aktivitas insan yaitu ancaman terbesar tunggal bagi keberlanjutan hayati di Bumi dan penyebab utama kepunahan di dunia. Ketika binatang dan flora tidak mempunyai habitat dan tidak sanggup menyesuaikan diri dengan lingkungan gres maka ia lambat laun akan punah. Baca juga: Fenomena perigee dan apogee itu apa?

2. Perburuan Liar
Kegiatan berburu binatang dan flora langka merupakan penyebab lain dari kepunahan sebuah spesies terutama mereka yang termasuk spesies endemik dengan habitat yang terbatas atau mempunyai populasi kecil dan lambat secara regenerasi. Berburu sekarang menjadi sebuah kebiasaan gres para insan ultrakaya. Uang menjadikan berburu sebagai suatu permainan biasa bagi mereka. 

Meskipun undang-undang santunan binatang dan flora langka sudah ada namun beberapa orang masih belum memahami dan malah seakan-akan tidak tahu tetang aturan tersebut.
Kepunahan yaitu simpulan dari kehidupan suatu organisme terutama spesies √ Faktor Kepunahan Hewan dan Tumbuhan
Koala menyesali habitatnya yang rusak
 3. Munculnya Spesies Baru
Kehadiran suatu spesies gres yang tidak endemik pada satu wilayah, memungkinkan adanya konsekuensi binatang dan flora orisinil akan hilang  sedikit demi sedikit. Munculnya spesies gres sanggup terjadi sebab proses penyebaran menyerupai benih yang tertiup angin atau burung, namun proses tersebut sangat jarang terjadi. Baca juga: Teori Big Bang dan Keadaan Tetap

Kehadiran spesies gres lebih banyak disengaja oleh migrasi insan yang cepat. Benih flora sanggup dengan gampang dibawa insan dengan tas, mobil, atau kaos kaki sekalipun. Kehadiran spesies gres di lahan yang endemik sanggup jadi memicu persaingan yang tidak sanggup ditoleransi oleh binatang dan flora lokal sehingga mereka akan kalah.

4. Polusi
Pencemaran sanggup terjadi secara alami maupun oleh aktivitas manusia. Pencemaran alami menyerupai erupsi dan banjir sering mengakibatkan kepunahan lokal dan jarang dalam skala luas. Sementara aktivitas insan menyerupai industri akan menghasilkan banyak sekali limbah beracun. Penggunaan pestisida juga sanggup menghilangkan salah satu anggota rantai masakan sehingga akan ada spesies yang tidak terkendali pertumbuhannya.
 
5. Kompetisi
Evolusi sangat dipengaruhi oleh persaingan antar spesies. Spesies yang tidak berpengaruh dan kalah akan bermigrasi atau hilang dan punah dari habitatnya. 

6. Penyakit
Adanya wabah penyakit baik itu secara alami atau buatan sanggup mengakibatkan kepunahan suatu spesies. Contohnya penyakit elm Belanda, merupakan penyakit jamur pohon elm disebarkan oleh kumbang kulit kayu elm. Meskipun awalnya diyakini berasal dari Asia, penyakit ini telah tiba-tiba muncul di Amerika Utara dan Eropa dimana telah menghancurkan populasi pohon elm. Baca juga: Perbedaan Mesa, Butte dan Plateau

Ada beberapa faktor ekologi lainnya yang berkontribusi terhadap kepunahan suatu spesies diantaranya:
- Derajat spesialisasi merupakan faktor penting. Semakin khusus binatang dan flora maka semakin rentan terhadap kepunahan.
- Posisi organisme dalam rantai makanan. Semakin tinggi binatang dalam rantai masakan maka semakin rentan punah. 
- Kisaran distribusi memengaruhi kepunahan. Semakin sedikit sebaran organisme di bumi maka ancaman kepunahan semakin tinggi.
- Kecepatan reproduksi juga memengaruhi kepunahan. Ada beberapa binatang yang lambat bereproduksi sehingga sulit beregenerasi.

Sumber http://www.gurugeografi.id

Sunday, March 18, 2018

√ Bioma Taiga: Ciri, Tumbuhan Fauna Dan Sebarannya

Bioma Taiga atau konifer yaitu bioma paling luas di Bumi namun dia terasa cuek dan sepi. Cuaca cuek dan kekurangan suplai masakan menciptakan kehidupan di bioma ini sulit terutama di animo dingin. Beberapa binatang akan berhibernasi di animo cuek atau terbang ke selatan. Taiga berlokasi di akrab wilayah kutub utara di bawah bioma tundra. Sebarannya ada di Kanada, Alaska, sebagian Skandinavia dan Siberia.

Musim cuek di taiga sangat cuek dengan hujan salju menutupi permukaan dan dedaunan. Musim panasnya hangat, hujan dan lembab. Banyak jenis pohon konifer tumbuh di hutan taiga. Taiga sering disebut juga hutan boreal. Boreal merupakan yang kuasa angin utara dalam mitologi Yunani. Baca juga: Tipe-Tipe Tanah Longsor berdasarkan BNPB

Taiga tidak mempunyai banyak spesies tanaman dan binatang ibarat halnya hutan tropis atau gugur. Namun taiga mempunyai jutaan serangga di animo panas. Burung bermigrasi ke bioma ini tiap tahun untuk bersarang dan makan.
Hutan taiga di animo dingin
Cuaca dan Iklim Taiga
Suhu rata-rata bioma taiga di bawah titik beku selama enam bulan dalam satu tahun. Suhu animo cuek ada di angka -54 hingga -1 derajat Celcius. Musim cuek sangat cuek dan bersalju. Suhu di animo panas lebih hangat, hujan dan lembab. Suhu turun hingga -7 hingga 21 derajat Celcius. Musim panas relative pendek yaitu 50 - 100 hari. Musim panas akan mencairkan es di permukaan Tanah, bunga-bunga akan bermekaran dan binatang akan berdiri dari hibernasinya.

Total curah hujan setahun yaitu 30 -85 cm. Bentuk presipitasi di hutan taiga yaitu hujan, salju dan embun. Sebagian besar presipitasi di taiga jatuh ibarat hujan di animo panas.  Musim utama di taiga yaitu animo cuek dan panas. Musim semi dan animo gugur sangat singkat dan kau tidak akan pernah mengetahuinya.

Biodiversitas
Tidak banyak spesies tumbuhan di taiga sebab kondisinya yang keras. Tidak banyak jenis vegetasi yang bisa bertahan dalam animo cuek di sana. Ada beberapa jenis lumut hidup di sana namun vegetasi utama yaitu pohon konifer ibarat pinus, cemara putih dan hemlock.
Fauna bioma taiga, beruang grizly
Pohon konifer sering disebut juga evergereen. Mereka punya karakteristik panjang, berdaun tipis ibarat jarum dan berlilin. Lilin memberi mereka pemberian dari suhu beku dan kekeringan. Warna gelap dari daun konifer memungkinkan mereka menyerap panas matahari dan juga membantu memulai fotosintesa lebih awal.
Peta Bioma Taiga
Taiga cenderung hidup berdekatan satu sama lain dan ini memperlihatkan mereka pemberian dari angin dan cuaca dingin. Konifer berbentuk ibarat kerucut sehingga melindungi cabang supaya tidak runtuh sebab beban salju di atasnya. Salju pribadi turun dari cabang-cabang yang miring.

Taiga sangat rentan terhadap kebakaran. Pohon di sini telah menyesuaikan diri dengan menumbuhkan kulit kayu tebal. Kebakaran akan memperabukan tajuk pohon di atas dan membiarkan sinar matahari mencapai Tanah. Baca juga: Terbentuknya angin fohn

Hewan di taiga cenderung menjadi pemangsa ibarat lynx dan anggota serigala. Mereka berburu herbivora ibarat kelinci salju dan bajing merah. Beruang grizly dan beruang hitam juga hidup disini dengan memangsa ikan salmon di sungai. Banyak burung pemakan serangga tiba ke taiga untuk berkembang biak. Burung gagak, burung hantu burung pipit hidup disini. Baca juga: Jenis-jenis ekosistem air tawar

Gambar: gallerychip.com, 
pixgood.com, mrnussbaum.com

Sumber http://www.gurugeografi.id

Wednesday, March 14, 2018

√ Kendala Penyebaran Tumbuhan Fauna

Berbagai tumbuhan dan fauna tersebar secara tidak merata di permukaan bumi. Sebaran tumbuhan fauna ini sanggup menjadi terhambat oleh adanya aneka macam macam fenomena geosfer menyerupai gerakan lempeng, perubahan muka air maritim pegunungan, pola pedoman sungai dan cuaca iklim. Namun umumnya faktor penghambat penyebaran tumbuhan fauna diantaranya:
Berbagai tumbuhan dan fauna tersebar secara tidak merata di permukaan bumi √ Hambatan Penyebaran Flora Fauna
Migrasi Banteng di Afrika
1. Kondisi iklim
Keadaan iklim suatu tempat sangat menghipnotis terhadap persebaran tumbuhan dan fauna. Unsur iklim yang sanggup menjadi penghambat dalam persebaran tumbuhan dan fauna antara lain suhu, kelembaban udara dan curah hujan. Jika suatu binatang atau tumbuhan yang berasal dari tempat subtropis tiba ke wilayah tropis di Indonesia, tentu tidak serta merta sanggup mengikuti keadaan dan tumbuh dengan baik disini.

2. Kondisi tanah
Kondisi tanah bersahabat kaitannya dengan tumbuh kembang vegetasi tertentu. Tanah sebagai media tumbuh kembang tumbuhan tentu mempunyai kondisi hara yang berbeda. Ada tanah yang kaya kandungai humus ada yang tidak, ada yang jenuh air ada yang kering. Kaktus tentu cocok hidup di tempat tandus namun kalau ditaman di tempat gembur tentu akan berbeda ceritanya. Hewan-hewan juga banyak yang memanfaatkan tanah sebagai media hidupnya menyerupai cacing, tikus, sampai kalajengking. Baca juga: Ekosistem bioma air tawar

3. Kondisi geografis
Kondisi geografis berkaitan dengan landscape antau bentang alam menyerupai samudera, padang pasir, sungai, sampai pegunungan. Sebaran binatang dan tumbuhan akan tidak berjalan baik kalau terhalang oleh bentang alam ekstrim tersebut. Dahulu kangguru sanggup bermigrasi dari Australia ke Papua alasannya yaitu masih satu daratan, namun sehabis paparan sahul tergenang ketika es mencair maka kangguru tidak sanggup lagi bermigrasi ke Papua. Kangguru yang tertinggal di Papua mengikuti keadaan dengan lingkungan disana sehingga menjadi Wallaby dengan ukuran lebih kecil.

4. Kondisi biologi
Faktor biologis misalnya yaitu habitat yang sudah tidak cocok ditinggali sehingga binatang cenderung bermigrasi untuk menjaga kelangsungan hidupnya. Di Afrika sana, ada suatu waktu ketika hewan-hewan bermigrasi untuk mencari sumber air gres alasannya yaitu tempat asalnya kekeringan. Baca juga: Struktur patahan Lembang Bandung
Gambar: disini

Sumber http://www.gurugeografi.id

Friday, February 23, 2018

√ Pengertian Biodiversitas, Manfaat Dan Tantangannya

Coba kau perhatikan lingkungan sekitar kamu, niscaya akan menemukan banyak sekali macam binatang dan tumbuhan bukan?. Inilah Indonesia, negara yang kaya akan keanekaragaman hayati alias biodiversitas. Lalu bagaimana manfaatn biodiversitas ini bagi Indonesia dan menyerupai apa tantangannya di masa depan?. Kita akan ulas dulu wacana pengertian biodiversitas terlebih dahulu. Biodiversitas yaitu keseluruhan gen, spesies dan ekosistem di suatu kawasan. Indonesia sangat kaya akan biodiversitas baik di daratan maupun di perairannya.

Jika diurutkan alias di rank, Indonesia masuk ke dalam 17 negara yang punya biodiversitas tinggi. Negara-negara tersebut yaitu Afrika Selatan, AS, Australia, Kolombia, Kongo, Madagaskar, Malaysia, Meksiko, Papua Nugini, Peru dan Venezuela. Hutan hujan tropis kita ini berada di urutan ketiga di bawah Brasil dan Kongo dengan keanekaragaman spesies tertinggi di dunia.

Negara mega diversitas ini dihuni oleh setidaknya 2/3 dari semua spesies vertebrata non ikan dan 3/4 dari semua spesies tumbuhan tinggi. Selain itu dikenal pula istilah Hotspot Biodiversitas yaitu sketsa andalan konservasi yang dipakai untuk meningkatkan kesadaran dan panggalangan dana untuk wilayah-wilayah di dunia dengan jumlah spesies endemik yang lebih banyak dan dengan bahaya kepunahan yang lebih. Terdapat 35 daerah hotspot biodiversitas di dunia dan dua diantaranya ada di Indonesia yaitu Paparan Sunda dan Wallace. Makara luar biasa besar kekayaan hayati Indonesia itu sesungguhnya. Selain dua daerah hotspot tadi, Indonesia punya daerah ekosistem yang masih utuh yaitu Papua. Papua punya ekosistem liar, alami dan punya keanekaragaman hayati tinggi.
Coba kau perhatikan lingkungan sekitar kau √ Pengertian Biodiversitas, Manfaat dan Tantangannya
Hutan hujan penjaga biodiversitas daratan
Sementara itu di perairan, Indonesia punya biodiversitas lautan tertinggi di dunia. Segitiga koral berisi keanekaragaman karang tertinggi di dunia dengan jumlah 76% spesies dari seluruh spesies karang dunia. Kepala burung Papua yaitu daerah perairan dengan spesies karang tertinggi di dunia yaitu 574 jenis.

Manfaat Biodiversitas
Lalu apa saja manfaat dari biodiversitas ini?.
1. Menyediakan jasa bagi ekosistem menyerupai air minum, pembentukkan dan pinjaman tanah, penyimpanan dan daur hara, mengurangi dan menyerap polusi, menjaga stabilitas iklim, melindungi ekosistem dan membantu penyerbukan tanaman.
2. Sumber daya hayati menyerupai makanan, obat-obatan, materi baku industri, tumbuhan hias, stok pemuliaan dan penyimpanan populasi.
3. Manfaat sosial untuk pendidikan, rekreasi, penelitian dan kebudayaan.

Tantangan Biodiversitas
Saat ini populasi insan melesat tajam yang berakibat pada peningkatan konsumsi sehingga menurunkan keanekaragaman hayati. Di luar itu, perubahan iklim juga menjadikan perubahan baik di maritim maupun daratan. Perubahan iklim dan kepunahan spesies yaitu tantangan besar bagi umat insan dikala ini dan di masa depan. Diperkirakan kita akan kehilangan 20-50% dari semua spesies di kurun berikutnya, sehingga konservasi mutlak di perlukan. Konversi hutan tropis menjadi daerah urban menjadikan penurunan signifikan dari jumlah hayati di dalamnya. Vegetasi tidak hanya mendukung untuk tumbuhan namun juga habitat bagi fauna. Hutan tropis alami bisa mendukung kehidupan 704 spesies sementara hutan yang terdegradasi hanya bisa mendukung sekitar 54 spesies saja.

Sumber http://www.gurugeografi.id

Laptop Graphic Terbaik Untuk Desain Grafis 2014

Mereview Laptop Desain Grafis tahun 2014 OPOSIP - Ketika saya bekerja dari rumah saya mempunyai sebuah PC yang didedikasikan yang sang...