Showing posts with label lainnya. Show all posts
Showing posts with label lainnya. Show all posts

Tuesday, October 30, 2018

Pengertian, Cara Kerja Dan Konfigurasi Dhcp






DHCP ( Dyanamic Host Configuration Procotol )
      a.      Pengertian DHCP
DHCP ialah mengatur atau mengkonfigurasi protokol kepada anggota jaringan secara dinamis. Arti dari protokol di sini yaitu IP Address, jadi arti sebetulnya bagi DHCP ialah layanan proteksi nomor IP secara otomatis yang diberikan kepada komputer-komputer yang membutuhkan.
      b.      Cara Kerja DHCP
DHCP memakai 4 tahapan proses untuk menunjukkan konfigurasi nomor IP. (Jika Client mempunyai NIC lebih dari satu dan perlu no IP lebih dari satu maka proses DHCP dijalankan untuk setiap adaptor secara sendiri-sendiri)
·         IP Least Request
Client meminta nomor IP ke server (Broadcast mencari DHCP server).
·         IP Least Offer
DHCP server (bisa satu atau lebih server bila memang ada 2 atau lebih DHCP server) yang mempunyai nomor IP, menunjukkan penawaran ke client
tersebut.
·         IP Lease Selection
Client menentukan penawaran DHCP Server yang pertama diterima dan kembali melaksanakan broadcast dengan message menyetujui peminjaman tersebut kepada DHCP Server
·         IP Lease Acknowledge
DHCP Server yang menang menunjukkan balasan atas pesan tersebut berupa konfirmasi nomor IP dan isu lain kepada Client dengan sebuah ACKnowledgment. Kemudian client melaksanakan inisialisasi dengan mengikat (binding) nomor IP tersebut dan client sanggup bekerja pada jaringan tersebut. Sedangkan DHCP Server yang lain menarik tawarannya kembali.
·         Lease Period
Setelah periode waktu tertentu, maka pemakaian DHCP Client tersebut dinyatakan selesai dan client tidak memperbaharui undangan kembali, maka nomor IP tersebut dikembalikan kepada DHCP server, dan server sanggup menunjukkan nomor IP tersebut kepada client yang membutuhkan. Lama periode ini sanggup ditentukan dalam menit, jam, bulan atau selamanya.

a.      Konfigurasi DHCP

1.  Masuk ke Root dengan mengetik "su" di terminal.Lalu masukkan password root-nya.

2.  Kemudian,masukkan CD Debian dan mount dengan perintah "apt-cdrom add"

3.  Sebelumnya,pastikan IP sudah disetting.

4. Untuk menginstal paket DHCP,ketikkan "apt-get install isc-dhcp-server",atau "apt-get install dhcp3-server"

5.      Pilih Y dan paket akan terinstall menyerupai ini :

Akan muncul keterangan failed di situ,tapi jangan kuatir,karena memang dhcp kita belum disetting.

6.      Ketik "nano /etc/dhcp/dhcpd.conf",sehingga akan muncul halaman config DHCP menyerupai berikut ini :


7.      Cari kalimat #A Slightly different bla bla bla......di bab bawah halaman config,seperti ini :

8.      Kemudian,hilangkan tanda pagar dibagian tersebut,seperti ini :
9.      Ubah konfigurasi diatas sesuai dengan konfigurasi IP anda.Misalnya menyerupai ini :
10.  Simpan dengan menekan CTRL+X ,pilih Y,lalu tekan ENTER
11.  Lalu restart DHCP dengan mengetik "/etc/init.d/isc-dhcp-server restart"
12.  Kalau muncul keterangan Failed,coba restart lagi,biasanya akan berhasil di percobaan kedua.Tapi kalau masih Failed lagi,coba dicek lagi settingan-nya didhcpd.conf.Mungkin ada yang belum sesuai dengan konfigurasi IP.
13.  Terakhir,cek di IP Client,apakah sudah sesuai dengan range DHCP anda


Sumber http://jaringankomputer761.blogspot.com

Monday, October 29, 2018

Pengertian, Cara Kerja Dan Konfigurasi Dns





DNS ( Domain Name System )
     a.      Pengertian
DNS merupakan Distribute Database System yang dipakai untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang memakai TCP/IP. DNS juga merupakan sebuah aplikasi servis yang biasa dipakai di jaringan internet untuk menerjemahkan sebuah domain ke ip address.

     b.      Cara Kerja
      1. Mencari alamat host pada file HOSTS, kalau ada berikan alamatnya dan proses selesai.
      2. Mencari pada data cache yang dibentuk oleh resolver untuk menyimpan hasil seruan sebelumnya, kalau ada simpan dalam data cache, berikan akhirnya dan selesai. 
      3.  Mencari pada alamat Server DNS pertama yang telah ditentukan oleh user. 
      4. Server DNS yang ditunjuk akan mencari nama domain pada cache-nya. 
      5.  Apabila tidak ketemu, pencarian dilakukan dengan melihat file database domain (zones)    yang dimiliki oleh server. 
      6.  Apabila tidak menemukan, server ini akan menghubungi Server DNS lain yang sudah dikaitkan dengan server ini. Jika ketemu simpan dalam cache dan berikan hasilnya. 
      7.  Apabila pada Server DNS pertama tidak ditemukan pencarian dilanjutkan pada Server DNS kedua dan seterusnya dengan proses yang sama menyerupai diatas. 
     c.       Konfigurasi DNS
     Salah satu aplikasi DNS Server yang paling banyak di gunakan dalam system operasi Linux yakni BIND9 (Barkeley Internet Name Daemon  versi 9) sebab konfigurasinya cukup gampang di mengerti khususnya bagi pemula.
                  Langkah-langkah intalasi dan konfigurasi

           1.     Menginstal Bind9



    2.    Mengkonfigurasi zone domain dengan mengedit file named.conf


    3.    Kemudian tambahkan skrip berikut ini pada baris paling bawah
     4.      Konfigurasi file forward
       Forward berfungsi untuk mengubah nama domain ke alamat IP Address. Untuk menciptakan file konfigurasinya, kita sanggup menyalin dari file yang sudah ada.



 


  Kemudian edit hasil salinan tadi


  

  Perhatikan gambar di bawah ini :

      
   editlah file diatas dan editanya nampak menyerupai berikut:

5. Konfigurasi file Reserve
        Reserver berfungsi untuk mengubah IP Address menjadi nama Domain. untuk menciptakan konfigurasinya, kita tinggal mengcopy file forward yang telah tadi kita buat.

    Kemudian edit hasil copy annya.

                                           server: # nano /etc/bind/reserve 

       Dari menyerupai ini:
    Sehingga menjadi menyerupai berikut:



 

       Lalu simpan hasil konfigurasian di atas.
                   

      6.      Menambahkan dns-name-server
   Tambahkan nameserver pada file /etc/resolv.conf agar sanggup di saluran dari localhost



 
      Lalu simpan hasil konfigurasi diatas.

       kemudian restart BIND9

      7.      Pengujian DNS Server 
           Tes apakah sudah berhasil atau tidak dengan perintah dig atau nslookup 




Sumber http://jaringankomputer761.blogspot.com

Pengertian, Cara Kerja Dan Konfigurasi Ftp



FTP (File Transfer Protocol) 
      a.      Pengertian FTP
            FTP adalah suatu protokol yang berfungsi untuk pertukaran file dalam suatu jaringan komputer yang mendukung protokol TCP/IP.FTP juga merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih dipakai sampai ketika ini untuk melaksanakan pengunduhan (d0wnl0ad) dan pengngunggahan (upload) berkas-berkas komputer antara FTP Client dan FTP Server.
      b.      Cara Kerja FTP
            Cara utamanya dipakai dalam pengembangan situs web untuk menjalankan fungsi-fungsi FTP yaitu mentransfer halaman file dari komputer Client ke situs web komputer hosting, juga dipakai oleh situs yang menyediakan kemudahan d0wnl0ad file. Ini juga dipakai untuk file intra-jaringan pada sistem jaringan komputer kecil. Sebagian besar aktivitas termasuk web browser mempunyai tunjangan built-in untuk transfer data berbasis FTP.
      c.       Konfigurasi FTP
1.       Instal paket dari FTP, yaitu “proftpd

           apt-get install proftpd
2.       Pilih Paket “Mandiri”Enter
3.      Setelah final penginstalan, masuk ke direktori FTP
cd /etc/proftpd
4.      ls, edit file proftpd.conf, masukkan perintah : pico proftpd.conf 
5.       Ganti pada file ini :
ServerName “Debian” menjadi ServerName ftp.ferykurniawantkj2.com
6.       Save File, CTRL-X, Y
7.       Restart FTP, perintah : /etc/init.d/proftpd restart
8.      Selesai untuk Server

         SETTING DAN UPLOAD DI KOMPUTER KLIEN
1.      Buka aplikasi WinSCP atau FileZilla, kali ini saya menggunakan WinSCP
2.      Bagi yang belum punya aplikasi WinSCP maka dapat anda d0wnl0ad disini
         password : www.siiferysaputra.blogspot.com
3.      Tampilan dari WinSCP
 4.      Untuk setting WinSCPnya keterangannya :
File Protocol     :       Pilih FTP
Encryption  :    No Encryption
Hostname    :    (Nama domain FTP anda atau alamat IP Address server)
Port Number   :       21
Username    :    username akun debian anda
Password     :    password akun debian anda
5.      Lalu eksklusif Enter atau Klik Login
6.      Gambar dibawah sudah  masuk ke Windows (Klien) dan Debian anda (Server)
Sebelah kiri     :  Klien Windows
Sebelah kanan :  Server Debian  anda
7.     Pastikan sebelum mengupload file  direktori debian anda menyerupai gambar dibawah terlebih dahulu :
8.    Untuk Proses upload pada WinSCP ini cukup mudah, kita tinggal pilih file yang akan di upload pada windows, Pilih File tersebut, Klik Kanan Upload atau dapat Drag and Drop.
9.    Klik OK
10.    Proses Upload :
11.    Upload selesai, file tersebut sudah ada di debian server anda
12.    Buka Web Browser anda :
13.    Masukkan username dan akun debian anda 
14.    File tersebut sudah dapat di d0wnl0ad

Sumber http://jaringankomputer761.blogspot.com

Laptop Graphic Terbaik Untuk Desain Grafis 2014

Mereview Laptop Desain Grafis tahun 2014 OPOSIP - Ketika saya bekerja dari rumah saya mempunyai sebuah PC yang didedikasikan yang sang...