Showing posts with label Mudah. Show all posts
Showing posts with label Mudah. Show all posts

Monday, March 5, 2018

Mengenal Terapan


Teknologi sempurna guna ialah teknologi yang dirancang bagi suatu masyarakat tertentu biar sanggup diadaptasi dengan aspek-aspek lingkungan, keetisan, kebudayaan, sosial, politik, dan ekonomi masyarakat yang bersangkutan. Dari tujuan yang dikehendaki, teknologi sempurna guna haruslah menerapkan metode yang ekonomis sumber daya, gampang dirawat, dan berdampak polutif minimalis dibandingkan dengan teknologi arus utama, yang pada umumnya beremisi banyak limbah dan mencemari lingkungan.

Istilah ini biasanya diterapkan untuk menjelaskan teknologi sederhana yang dianggap cocok bagi negara-negara berkembang atau tempat perdesaan yang kurang berkembang di negara-negara industri maju. Bentuk dari "teknologi sempurna guna" ini biasanya lebih bercirikan solusi "padat karya" daripada "padat modal". Kendati perangkat ekonomis pekerja juga digunakan, ia bukan berarti berbiaya tinggi atau mahal ongkos perawatan. Pada pelaksanaannya, teknologi sempurna guna seringkali dijelaskan sebagai penggunaan teknologi paling sederhana yang sanggup mencapai tujuan yang diinginkan secara efektif di suatu tempat tertentu. Di negara maju, istilah teknologi sempurna guna mempunyai arti yang berlainan, seringkali merujuk pada teknik atau rekayasa yang berpandangan istimewa terhadap ranting-ranting sosial dan lingkungan.

Terapan Teknologi Tepat Guna (TTG) merupakan proses Kegiatan alih teknologi yang relatif sederhana, gampang diterapkan sebagai sarana produksi barang dan jasa pada perjuangan skala ekonomi yang produktif, dan bisa memperluas kesempatan kerja dan menyerap tenaga kerja bagi pengangguran maupun setengah penganggur”. Program kewirausahaan dalam rangka ekspansi kesempatan kerja melalui acara terapan teknologi sempurna guna (TTG) dibutuhkan sanggup meningkatkan sekaligus memberdayakan ekonomi rumah tangga masyarakat.

Sumber http://terapanteknologitepatguna.blogspot.com

Proses Pembuatan Tahu

Sekilas Tentang Tahu

Tahu ialah kuliner yang dibentuk dari kacang kedelai yang difermentasikan dan diambil sarinya. Berbeda dengan tempe yang orisinil dari Indonesia, tahu berasal dari Cina, menyerupai halnya kecap, tauco, bakpau, dan bakso. Tahu ialah kata serapan dari bahasa Hokkian (tauhu) (Hanzi: 豆腐, hanyu pinyin: doufu) yang secara harfiah berarti "kedelai yang difermentasi". Tahu pertama kali muncul di Tiongkok semenjak zaman Dinasti Han sekitar 2200 tahun lalu. Penemunya ialah Liu An (Hanzi: 劉安) yang merupakan seorang bangsawan, cucu dari Kaisar Han Gaozu, Liu Bang yang mendirikan Dinasti Han.
Di Jepang dikenal dengan nama tofu. Dibawa para perantau China, kuliner ini menyebar ke Asia Timur dan Asia Tenggara, kemudian juga hasilnya ke seluruh dunia. Di Kediri tahu kuning menjadi kuliner khas. Ada pula mengenai sejarah tahu kuning. Sebagaimana tempe, tahu dikenal sebagai kuliner rakyat. Beraneka ragam jenis tahu yang ada di Indonesia umumnya dikenal dengan tempat pembuatannya, contohnya tahu Sumedang dan tahu Kediri. Aneka kuliner dari tahu antara lain tahu bacem, tahu bakso, tahu isi (tahu bunting), tahu campur, perkedel tahu, kerupuk tahu, dan lain-lain.(Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Tahu)

Secara Garis Besar Proses Pembuatan Tahu dapat aku jabarkan sebagai berikut :

  • Plih kedelai yang higienis dan besar ukurannya, kemudian basuh hingga bersih. 
  • Rendam kedelai dalam air higienis selama 8 jam, Usahakan seluruh kedelai tenggelam. Dalam proses perendaman ini kedelai akan mengembang. 
  • Bersihkan kembali kedelai dengan cara dicuci berkali kali. Usahakan kedelai ini sebersih mungkin untuk menghindari kedelai cepat masam. 
  • Hancurkan kedelai dengan cara ditumbuk dan secara perlahan tambahkan air sedikit-demi sedikit sehingga kedelainya berbentuk bubur. 
  • Masak bubur kedelai dengan hati-hati pada suhu 70-80 derajat (biasanya ditandai dengan gelembung kecil yang muncul pada kedelai yang dimasak). Ingat untuk menjaga biar kedelai jangan hingga mengental. 
  • Saring bubur kedelai tersebut bersama kerikil tahu atau asam cukup, sambil diaduk secara perlahan. Proses ini akan menghasilkan endapan tahu (gumpalan). 
  • Endapan itu kemudian siap untuk di press dan di cetak sesuai ukuran dan impian anda
  • Taruh di dalam cetakan, kemudian taruh pemberat yang berfungsi untuk menekan ampas supaya kandungan airnya benar-benar habis.
  • Keluarkan tahu dari cetakan, potong sesuai selera, dan siap dikonsumsi 
Sekian postingan wacana Proses Pembuatan Tahu, semoga menambah informasi bagi kita sehingga bisa mendorong timbulnya inspirasi bisnis gres yang sanggup kita kerjakan biar pengganguran di negeri kita berkurang dan ekonomi keluarga kita meningkat.

Postingan yang aku jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran aku bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada penyuluh TTG yang ada didaerah saudara atau membeli buku Membuat Tahu yang dilengkapi gambar sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk langsung (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan

Bagi yang ingin mengakibatkan tahu sebagai kuliner terutama menjadi Nungget Tahu, silahkan intip resepnya di indo-teknoloqi.blogspot.com/search?q=resep-nugget-tahu

Sumber http://terapanteknologitepatguna.blogspot.com

Saturday, March 3, 2018

Proses Pembuatan Abon Daging

Sekilas Tentang Abon 
Abon adalah masakan yang yang terbuat dari serat daging. Penampilannya biasanya berwarna cokelat terperinci sampai kehitaman. Abon tampak mirip serat, alasannya yaitu didominasi oleh serat-serat otot yang mengering. Karena kering, abon biasanya abadi disimpan berminggu-minggu sampai berbulan-bulan dalam kemasan kedap udara. Selain dari materi dasar daging, ada beberapa abon yang berbahan dasar ikan, mirip ikan tuna, ikan lele, dan belut.
Abon biasanya dimakan sebagai lauk taburan di atas nasi atau bubur ayam, atau sebagai isi lemper. Di Indonesia, daging yang biasa dipakai untuk menciptakan abon berasal dari daging sapi, sehingga orang mengenal 'abon sapi'. Selain daging sapi, materi lain yang dipakai yaitu ayam, babi, ikan, dan kambing. Di China, abon yang paling lazim yaitu abon daging babi yang disebut rousong. Sentra pembuatan abon sapi di Indonesia ketika ini ada di tempat Boyolali, Solo, Salatiga, dan sekitarnya. Sedangkan pusat pembuatan abon babi terdapat di Bali.

Proses Pembuatan Abon Daging 
Potongan daging yang telah dibumbui dengan garam dan kecap, direbus dan dididihkan, sehingga serat-serat daging mulai terlepas dan gampang disuwir-suwir. Hal ini alasannya yaitu kandungan kolagen dan elastin zat pengikat otot telah larut oleh air rebusan. Daging yang mulai tercerai-berai hasil rebusan ini lalu dikeringkan, sanggup dengan cara dijemur atau memakai oven. Setelah itu daging ini disangrai di atas penggorengan besar sambil ditumbuk-tumbuk. Ketika ditumbuk daging ini membentuk serat-serat daging yang ibarat gumpalan benang. Saat disangrai ini serat daging ditambahkan bumbu-bumbu penambah rasa, mirip gula jawa dan bawang goreng, terus diaduk sampai benar-benar kering. Selain itu, beberapa abon dengan kualitas rendah sering ditambahkan materi pengisi, mirip kacang koro pedang, dll.

Sekian postingan perihal Proses Pembuatan Abon Daging, semoga menambah info bagi kita sehingga bisa mendorong timbulnya inspirasi bisnis gres yang sanggup kita kerjakan semoga pengganguran di negeri kita berkurang dan ekonomi keluarga kita meningkat.
Postingan yang aku jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran aku bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada penyuluh TTG yang ada didaerah saudara atau membeli buku Membuat Abon Daging yang dilengkapi gambar sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk eksklusif (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan
Sumber Artikel : id.wikipedia.org/wiki/Abon

Sumber http://terapanteknologitepatguna.blogspot.com

Friday, March 2, 2018

Proses Pembuatan Emping Melinjo

Sekilas Tentang Emping Melinjo
Melinjo (Gnetum gnemon Linn.) atau dalam bahasa Sunda disebut Tangkil yaitu suatu spesies flora berbiji terbuka (Gymnospermae) berbentuk pohon yang berasal dari Asia tropik, melanesia, dan Pasifik Barat. Melinjo dikenal pula dengan nama belinjo, mlinjo (bahasa Jawa), tangkil (bahasa Sunda) atau bago (bahasa Melayu dan bahasa Tagalog), Khalet (Bahasa Kamboja).Melinjo banyak ditanam di pekarangan sebagai peneduh atau pembatas pekarangan dan terutama dimanfaatkan buah dan daunnya. Berbeda dengan anggota Gnetum lainnya yang biasanya merupakan liana, melinjo berbentuk pohon.
Emping yaitu sejenis camilan yang terbuat dengan cara menghancurkan materi baku (biasanya terbuat dari biji melinjo) hingga halus lalu dikeringkan di bawah sinar matahari.
Pembuatan emping melinjo diawali dengan menyangrai melinjo, lalu dikupas dan ditipiskan dengan sejenis palu dari batu. Makanan ini banyak dihasilkan oledih pengusaha kecil, biasanya emping melinjo diproduksi oleh industri kawasan contohnya di Kabupaten Klaten Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Yogyakarta, serta Jawa Timur, yaitu di Kabupaten Magetan dan di Kabupaten Bantul. Emping sebagian diekspor ke Timur Tengah dan Amerika Serikat.

Proses pembuatan Emping Melinjo
Proses pembuatan emping sangat gampang dan sederhana, yaitu dengan menyangrai biji melinjo bersama pasir dan lalu dipukul-pukul hingga tipis. Peralatan yang dipergunakan juga sederhana, yaitu yang biasa dipakai dirumah tangga. Riasanya emping dipasarkan dalam keadaan mentah maupun sanggup dicampur dengan udang atau kerang untuk menambah rasa dan rupa yang telah digoreng.
Proses Pembuatan Emping Melinjo sanggup didiskripsikan sebagai berikut :
  1. Buah melinjo dibersihkan dari daun dan buah yang sudah matang.
  2. Buah Melinjo disangrai dengan pasir dan diaduk-aduk hingga warna kulit luarnya menjadi kecoklatan.
  3. Setelah warna kecoklatan, lalu dipukul dengan kerikil atau Palu hingga kulitnya yang keras pecah sehinggi biji melinjo yang telah higienis dari kulitnya
  4. Biji yang telah terpisah dari kulit adi dipukul.puku1 hingga tipis (biasa memakai palu kayu dan beralaskan kayu)
  5. Kemudian dijemur dalam tampah hingga kering
  6. Disimpan dalam kantong plastik dalam keadaan mentah,

Sumber http://terapanteknologitepatguna.blogspot.com

Thursday, March 1, 2018

Proses Pembuatan Abon Ikan

Masih terkait postingan sebelumnya dimana blog Terapan Teknologi Tepat Guna telah memposting Proses Pembuatan Abon Daging, maka kali ini akan saya coba posting yang serupa namun dengan materi dasar ikan. Abon ikan banyak kita jumpai dijual dipasaran dengan bermacam-macam jenis ikan sebagai materi dasar dan dengan harga yang bervariasi pula.

Abon ikan merupakan produk yang memadukan cara pengawetan ikan dengan perebusan atau pengukusan, penambahan bumbu – bumbu tertentu dan penggorengan. Produk ini memiliki tekstur yang lembut rasa dan aroma yang khas, baon ikan sanggup dipakai untuk lauk makan nasi =, teman makan roti maupun sebagai isi pada beberapa masakan kecil.

Umumnya abon ikan dibentuk dari daging ikan cakalang, tongkol,  tuna, lele, patin dan ikan cucut, akan tetapi di dalam pembahasan ini kita memakai materi daging IKAN PATIN (sumber artikel ini memakai jenis ikan patin, jadi kita ikuti saja biar tidak salah dalam penyampaian materinya) 

Pemilihan Ikan.
Ikan patin yang baik dibentuk abon ikan patin ialah yang berusia +- 8 bulan keatas dengan berat lebih kurang 7 ons. Kondisi ini juga berlaku jikalau dalam pembuatan abon ikan ini Anda memakai ikan jenis lain.

Bumbu – bumbu
Untuk tiap 100 kg ikan patin (bisa juga daging ikan lainnya tergantung kawasan Anda banyak tersedia ikan jenis apa) ialah sebagai berikut :
Garam 1,5 kg
Gula 15 kg
Ketumbar 0,3 kg
Bawang merah 2 kg
Bawang putih 1,6 kg
Minyak goreng 20 kg (boleh ditiadakan)
Asam 0,9 kg
Jahe 0,1 kg
Serai / kamijara secukupnya
Daun salam secukupnya
Laos 0,1 kg

Selain bumbu diatas, dalam pembuatan abon ikan kadang – kadang dipakai pula santan kelapa yang kental, tetapi abon tidak akan bertahan usang dan jikalau disimpan biasanya gampang menjadi tengik.

Langkah Pembuatan Abon Ikan Patin, sanggup dijabarkan sebagai berikut :

Penyiangan
Ikan disiangi dengan dibuang isi dalam perut dan dipotong – potong melintang untuk memudahkan pengukusan, lalu basuh hingga bersih

Pengukusan
Ikan dikukus hingga matang (untuk memudahkan pengambilan daging dan memisahkan dari tulang). selanjutnya Daging ikan dicabik cabik – cabik, lalu ditumbuk hingga menjadi penggalan – penggalan yang halus

Pemberian Bumbu
Bumbu – bumbu dihaluskan lebih dahulu, lalu dicampurkan dengan daging yang telah berbentuk penggalan hingga merata

Penggorengan. 
Daging ikan yang telah dicampur dengan bumbu lalu digoreng dengan minyak atau tanpa minyak hingga diaduk – aduk supaya supaya tidak hangus. Apabila memakai minyak, daging ikan harus seluruhnya terendam biar diperoleh abon yang kering dan renyah. Penggorengan dilarang saat abon telah berwarna kuning kecoklatan
 
Pengepresan. 
Setelah diangkat dari wajan, abon dimasukkanke dalam alat pres dan ditekan – tekan hingga minyak nya habis keluar. Kemudian abon dikeluarkan dengan memakai garpu. Untuk menghasilkan aroma (bau) dan rasa yang yummy sanggup ditambahkan bawang gireng pada abon yang telah matang

Pengemasan. 
Setelah dingin, abon dikemas di dalam kantung plastik atau kertas minyak. Peningkatan daya simpan akan diperoleh jikalau dipakai pembungkus hampa udara.

Potensi bisnis pembuatan abon ikan patin
Dengan harga ditingkat konsumen mencapai 25 ribu rupiah per ons-nya ditambah ongkos produksi yang tidak begitu besar menciptakan perjuangan pembuatan abon ikan patin sanggup menjadi alternatif bisnis bagi kita semua.

Sekian postingan perihal Proses Pembuatan Abon Ikan semoga bermanfaat dan membuka wawasan kita bagi yang ingin berwirausaha mandiri. 

Postingan yang saya jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran saya bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada penyuluh TTG yang ada didaerah saudara atau membeli buku Membuat Abon Ikan yang dilengkapi gambar sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk eksklusif (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan

Sumber Artikel : http://shampankbie.blogspot.com

Sumber http://terapanteknologitepatguna.blogspot.com

Wednesday, February 28, 2018

Budidaya Ternak Belut

Belut ialah sekelompok ikan berbentuk seolah-olah ular yang termasuk dalam suku Synbranchidae. Suku ini terdiri dari empat genera dengan total 20 jenis. Jenis-jenisnya banyak yang belum diperikan dengan lengkap sehingga angka-angka itu sanggup berubah. Anggotanya bersifat pantropis (ditemukan di semua tempat tropika). (Sumber : http://kesehatan-ternak.blogspot.com

Sumber http://terapanteknologitepatguna.blogspot.com

Thursday, February 22, 2018

Mengenal Terapan


Teknologi sempurna guna ialah teknologi yang dirancang bagi suatu masyarakat tertentu biar sanggup diadaptasi dengan aspek-aspek lingkungan, keetisan, kebudayaan, sosial, politik, dan ekonomi masyarakat yang bersangkutan. Dari tujuan yang dikehendaki, teknologi sempurna guna haruslah menerapkan metode yang ekonomis sumber daya, gampang dirawat, dan berdampak polutif minimalis dibandingkan dengan teknologi arus utama, yang pada umumnya beremisi banyak limbah dan mencemari lingkungan.

Istilah ini biasanya diterapkan untuk menjelaskan teknologi sederhana yang dianggap cocok bagi negara-negara berkembang atau tempat perdesaan yang kurang berkembang di negara-negara industri maju. Bentuk dari "teknologi sempurna guna" ini biasanya lebih bercirikan solusi "padat karya" daripada "padat modal". Kendati perangkat ekonomis pekerja juga digunakan, ia bukan berarti berbiaya tinggi atau mahal ongkos perawatan. Pada pelaksanaannya, teknologi sempurna guna seringkali dijelaskan sebagai penggunaan teknologi paling sederhana yang sanggup mencapai tujuan yang diinginkan secara efektif di suatu tempat tertentu. Di negara maju, istilah teknologi sempurna guna mempunyai arti yang berlainan, seringkali merujuk pada teknik atau rekayasa yang berpandangan istimewa terhadap ranting-ranting sosial dan lingkungan.

Terapan Teknologi Tepat Guna (TTG) merupakan proses Kegiatan alih teknologi yang relatif sederhana, gampang diterapkan sebagai sarana produksi barang dan jasa pada perjuangan skala ekonomi yang produktif, dan bisa memperluas kesempatan kerja dan menyerap tenaga kerja bagi pengangguran maupun setengah penganggur”. Program kewirausahaan dalam rangka ekspansi kesempatan kerja melalui acara terapan teknologi sempurna guna (TTG) dibutuhkan sanggup meningkatkan sekaligus memberdayakan ekonomi rumah tangga masyarakat.

Sumber http://terapanteknologitepatguna.blogspot.com

Proses Pembuatan Tahu

Sekilas Tentang Tahu

Tahu ialah kuliner yang dibentuk dari kacang kedelai yang difermentasikan dan diambil sarinya. Berbeda dengan tempe yang orisinil dari Indonesia, tahu berasal dari Cina, menyerupai halnya kecap, tauco, bakpau, dan bakso. Tahu ialah kata serapan dari bahasa Hokkian (tauhu) (Hanzi: 豆腐, hanyu pinyin: doufu) yang secara harfiah berarti "kedelai yang difermentasi". Tahu pertama kali muncul di Tiongkok semenjak zaman Dinasti Han sekitar 2200 tahun lalu. Penemunya ialah Liu An (Hanzi: 劉安) yang merupakan seorang bangsawan, cucu dari Kaisar Han Gaozu, Liu Bang yang mendirikan Dinasti Han.
Di Jepang dikenal dengan nama tofu. Dibawa para perantau China, kuliner ini menyebar ke Asia Timur dan Asia Tenggara, kemudian juga hasilnya ke seluruh dunia. Di Kediri tahu kuning menjadi kuliner khas. Ada pula mengenai sejarah tahu kuning. Sebagaimana tempe, tahu dikenal sebagai kuliner rakyat. Beraneka ragam jenis tahu yang ada di Indonesia umumnya dikenal dengan tempat pembuatannya, contohnya tahu Sumedang dan tahu Kediri. Aneka kuliner dari tahu antara lain tahu bacem, tahu bakso, tahu isi (tahu bunting), tahu campur, perkedel tahu, kerupuk tahu, dan lain-lain.(Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Tahu)

Secara Garis Besar Proses Pembuatan Tahu dapat aku jabarkan sebagai berikut :

  • Plih kedelai yang higienis dan besar ukurannya, kemudian basuh hingga bersih. 
  • Rendam kedelai dalam air higienis selama 8 jam, Usahakan seluruh kedelai tenggelam. Dalam proses perendaman ini kedelai akan mengembang. 
  • Bersihkan kembali kedelai dengan cara dicuci berkali kali. Usahakan kedelai ini sebersih mungkin untuk menghindari kedelai cepat masam. 
  • Hancurkan kedelai dengan cara ditumbuk dan secara perlahan tambahkan air sedikit-demi sedikit sehingga kedelainya berbentuk bubur. 
  • Masak bubur kedelai dengan hati-hati pada suhu 70-80 derajat (biasanya ditandai dengan gelembung kecil yang muncul pada kedelai yang dimasak). Ingat untuk menjaga biar kedelai jangan hingga mengental. 
  • Saring bubur kedelai tersebut bersama kerikil tahu atau asam cukup, sambil diaduk secara perlahan. Proses ini akan menghasilkan endapan tahu (gumpalan). 
  • Endapan itu kemudian siap untuk di press dan di cetak sesuai ukuran dan impian anda
  • Taruh di dalam cetakan, kemudian taruh pemberat yang berfungsi untuk menekan ampas supaya kandungan airnya benar-benar habis.
  • Keluarkan tahu dari cetakan, potong sesuai selera, dan siap dikonsumsi 
Sekian postingan wacana Proses Pembuatan Tahu, semoga menambah informasi bagi kita sehingga bisa mendorong timbulnya inspirasi bisnis gres yang sanggup kita kerjakan biar pengganguran di negeri kita berkurang dan ekonomi keluarga kita meningkat.

Postingan yang aku jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran aku bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada penyuluh TTG yang ada didaerah saudara atau membeli buku Membuat Tahu yang dilengkapi gambar sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk langsung (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan

Bagi yang ingin mengakibatkan tahu sebagai kuliner terutama menjadi Nungget Tahu, silahkan intip resepnya di indo-teknoloqi.blogspot.com/search?q=resep-nugget-tahu

Sumber http://terapanteknologitepatguna.blogspot.com

Tuesday, February 20, 2018

Proses Pembuatan Abon Daging

Sekilas Tentang Abon 
Abon adalah masakan yang yang terbuat dari serat daging. Penampilannya biasanya berwarna cokelat terperinci sampai kehitaman. Abon tampak mirip serat, alasannya yaitu didominasi oleh serat-serat otot yang mengering. Karena kering, abon biasanya abadi disimpan berminggu-minggu sampai berbulan-bulan dalam kemasan kedap udara. Selain dari materi dasar daging, ada beberapa abon yang berbahan dasar ikan, mirip ikan tuna, ikan lele, dan belut.
Abon biasanya dimakan sebagai lauk taburan di atas nasi atau bubur ayam, atau sebagai isi lemper. Di Indonesia, daging yang biasa dipakai untuk menciptakan abon berasal dari daging sapi, sehingga orang mengenal 'abon sapi'. Selain daging sapi, materi lain yang dipakai yaitu ayam, babi, ikan, dan kambing. Di China, abon yang paling lazim yaitu abon daging babi yang disebut rousong. Sentra pembuatan abon sapi di Indonesia ketika ini ada di tempat Boyolali, Solo, Salatiga, dan sekitarnya. Sedangkan pusat pembuatan abon babi terdapat di Bali.

Proses Pembuatan Abon Daging 
Potongan daging yang telah dibumbui dengan garam dan kecap, direbus dan dididihkan, sehingga serat-serat daging mulai terlepas dan gampang disuwir-suwir. Hal ini alasannya yaitu kandungan kolagen dan elastin zat pengikat otot telah larut oleh air rebusan. Daging yang mulai tercerai-berai hasil rebusan ini lalu dikeringkan, sanggup dengan cara dijemur atau memakai oven. Setelah itu daging ini disangrai di atas penggorengan besar sambil ditumbuk-tumbuk. Ketika ditumbuk daging ini membentuk serat-serat daging yang ibarat gumpalan benang. Saat disangrai ini serat daging ditambahkan bumbu-bumbu penambah rasa, mirip gula jawa dan bawang goreng, terus diaduk sampai benar-benar kering. Selain itu, beberapa abon dengan kualitas rendah sering ditambahkan materi pengisi, mirip kacang koro pedang, dll.

Sekian postingan perihal Proses Pembuatan Abon Daging, semoga menambah info bagi kita sehingga bisa mendorong timbulnya inspirasi bisnis gres yang sanggup kita kerjakan semoga pengganguran di negeri kita berkurang dan ekonomi keluarga kita meningkat.
Postingan yang aku jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran aku bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada penyuluh TTG yang ada didaerah saudara atau membeli buku Membuat Abon Daging yang dilengkapi gambar sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk eksklusif (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan
Sumber Artikel : id.wikipedia.org/wiki/Abon

Sumber http://terapanteknologitepatguna.blogspot.com

Monday, February 19, 2018

Proses Pembuatan Emping Melinjo

Sekilas Tentang Emping Melinjo
Melinjo (Gnetum gnemon Linn.) atau dalam bahasa Sunda disebut Tangkil yaitu suatu spesies flora berbiji terbuka (Gymnospermae) berbentuk pohon yang berasal dari Asia tropik, melanesia, dan Pasifik Barat. Melinjo dikenal pula dengan nama belinjo, mlinjo (bahasa Jawa), tangkil (bahasa Sunda) atau bago (bahasa Melayu dan bahasa Tagalog), Khalet (Bahasa Kamboja).Melinjo banyak ditanam di pekarangan sebagai peneduh atau pembatas pekarangan dan terutama dimanfaatkan buah dan daunnya. Berbeda dengan anggota Gnetum lainnya yang biasanya merupakan liana, melinjo berbentuk pohon.
Emping yaitu sejenis camilan yang terbuat dengan cara menghancurkan materi baku (biasanya terbuat dari biji melinjo) hingga halus lalu dikeringkan di bawah sinar matahari.
Pembuatan emping melinjo diawali dengan menyangrai melinjo, lalu dikupas dan ditipiskan dengan sejenis palu dari batu. Makanan ini banyak dihasilkan oledih pengusaha kecil, biasanya emping melinjo diproduksi oleh industri kawasan contohnya di Kabupaten Klaten Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Yogyakarta, serta Jawa Timur, yaitu di Kabupaten Magetan dan di Kabupaten Bantul. Emping sebagian diekspor ke Timur Tengah dan Amerika Serikat.

Proses pembuatan Emping Melinjo
Proses pembuatan emping sangat gampang dan sederhana, yaitu dengan menyangrai biji melinjo bersama pasir dan lalu dipukul-pukul hingga tipis. Peralatan yang dipergunakan juga sederhana, yaitu yang biasa dipakai dirumah tangga. Riasanya emping dipasarkan dalam keadaan mentah maupun sanggup dicampur dengan udang atau kerang untuk menambah rasa dan rupa yang telah digoreng.
Proses Pembuatan Emping Melinjo sanggup didiskripsikan sebagai berikut :
  1. Buah melinjo dibersihkan dari daun dan buah yang sudah matang.
  2. Buah Melinjo disangrai dengan pasir dan diaduk-aduk hingga warna kulit luarnya menjadi kecoklatan.
  3. Setelah warna kecoklatan, lalu dipukul dengan kerikil atau Palu hingga kulitnya yang keras pecah sehinggi biji melinjo yang telah higienis dari kulitnya
  4. Biji yang telah terpisah dari kulit adi dipukul.puku1 hingga tipis (biasa memakai palu kayu dan beralaskan kayu)
  5. Kemudian dijemur dalam tampah hingga kering
  6. Disimpan dalam kantong plastik dalam keadaan mentah,

Sumber http://terapanteknologitepatguna.blogspot.com

Sunday, February 18, 2018

Proses Pembuatan Abon Ikan

Masih terkait postingan sebelumnya dimana blog Terapan Teknologi Tepat Guna telah memposting Proses Pembuatan Abon Daging, maka kali ini akan saya coba posting yang serupa namun dengan materi dasar ikan. Abon ikan banyak kita jumpai dijual dipasaran dengan bermacam-macam jenis ikan sebagai materi dasar dan dengan harga yang bervariasi pula.

Abon ikan merupakan produk yang memadukan cara pengawetan ikan dengan perebusan atau pengukusan, penambahan bumbu – bumbu tertentu dan penggorengan. Produk ini memiliki tekstur yang lembut rasa dan aroma yang khas, baon ikan sanggup dipakai untuk lauk makan nasi =, teman makan roti maupun sebagai isi pada beberapa masakan kecil.

Umumnya abon ikan dibentuk dari daging ikan cakalang, tongkol,  tuna, lele, patin dan ikan cucut, akan tetapi di dalam pembahasan ini kita memakai materi daging IKAN PATIN (sumber artikel ini memakai jenis ikan patin, jadi kita ikuti saja biar tidak salah dalam penyampaian materinya) 

Pemilihan Ikan.
Ikan patin yang baik dibentuk abon ikan patin ialah yang berusia +- 8 bulan keatas dengan berat lebih kurang 7 ons. Kondisi ini juga berlaku jikalau dalam pembuatan abon ikan ini Anda memakai ikan jenis lain.

Bumbu – bumbu
Untuk tiap 100 kg ikan patin (bisa juga daging ikan lainnya tergantung kawasan Anda banyak tersedia ikan jenis apa) ialah sebagai berikut :
Garam 1,5 kg
Gula 15 kg
Ketumbar 0,3 kg
Bawang merah 2 kg
Bawang putih 1,6 kg
Minyak goreng 20 kg (boleh ditiadakan)
Asam 0,9 kg
Jahe 0,1 kg
Serai / kamijara secukupnya
Daun salam secukupnya
Laos 0,1 kg

Selain bumbu diatas, dalam pembuatan abon ikan kadang – kadang dipakai pula santan kelapa yang kental, tetapi abon tidak akan bertahan usang dan jikalau disimpan biasanya gampang menjadi tengik.

Langkah Pembuatan Abon Ikan Patin, sanggup dijabarkan sebagai berikut :

Penyiangan
Ikan disiangi dengan dibuang isi dalam perut dan dipotong – potong melintang untuk memudahkan pengukusan, lalu basuh hingga bersih

Pengukusan
Ikan dikukus hingga matang (untuk memudahkan pengambilan daging dan memisahkan dari tulang). selanjutnya Daging ikan dicabik cabik – cabik, lalu ditumbuk hingga menjadi penggalan – penggalan yang halus

Pemberian Bumbu
Bumbu – bumbu dihaluskan lebih dahulu, lalu dicampurkan dengan daging yang telah berbentuk penggalan hingga merata

Penggorengan. 
Daging ikan yang telah dicampur dengan bumbu lalu digoreng dengan minyak atau tanpa minyak hingga diaduk – aduk supaya supaya tidak hangus. Apabila memakai minyak, daging ikan harus seluruhnya terendam biar diperoleh abon yang kering dan renyah. Penggorengan dilarang saat abon telah berwarna kuning kecoklatan
 
Pengepresan. 
Setelah diangkat dari wajan, abon dimasukkanke dalam alat pres dan ditekan – tekan hingga minyak nya habis keluar. Kemudian abon dikeluarkan dengan memakai garpu. Untuk menghasilkan aroma (bau) dan rasa yang yummy sanggup ditambahkan bawang gireng pada abon yang telah matang

Pengemasan. 
Setelah dingin, abon dikemas di dalam kantung plastik atau kertas minyak. Peningkatan daya simpan akan diperoleh jikalau dipakai pembungkus hampa udara.

Potensi bisnis pembuatan abon ikan patin
Dengan harga ditingkat konsumen mencapai 25 ribu rupiah per ons-nya ditambah ongkos produksi yang tidak begitu besar menciptakan perjuangan pembuatan abon ikan patin sanggup menjadi alternatif bisnis bagi kita semua.

Sekian postingan perihal Proses Pembuatan Abon Ikan semoga bermanfaat dan membuka wawasan kita bagi yang ingin berwirausaha mandiri. 

Postingan yang saya jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran saya bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada penyuluh TTG yang ada didaerah saudara atau membeli buku Membuat Abon Ikan yang dilengkapi gambar sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk eksklusif (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan

Sumber Artikel : http://shampankbie.blogspot.com

Sumber http://terapanteknologitepatguna.blogspot.com

Saturday, February 17, 2018

Budidaya Ternak Belut

Belut ialah sekelompok ikan berbentuk seolah-olah ular yang termasuk dalam suku Synbranchidae. Suku ini terdiri dari empat genera dengan total 20 jenis. Jenis-jenisnya banyak yang belum diperikan dengan lengkap sehingga angka-angka itu sanggup berubah. Anggotanya bersifat pantropis (ditemukan di semua tempat tropika). (Sumber : http://kesehatan-ternak.blogspot.com

Sumber http://terapanteknologitepatguna.blogspot.com

Laptop Graphic Terbaik Untuk Desain Grafis 2014

Mereview Laptop Desain Grafis tahun 2014 OPOSIP - Ketika saya bekerja dari rumah saya mempunyai sebuah PC yang didedikasikan yang sang...