Showing posts with label Materi OSN Geografi. Show all posts
Showing posts with label Materi OSN Geografi. Show all posts

Thursday, March 1, 2018

√ Menganalisa Kaitan Kondisi Geografis Dengan Keadaan Penduduk

Kehidupan mahluk hidup terutama insan sangat dipengaruhi oleh kondisi geografis wilayahnya. Kondisi geografis mempengaruhi kehidupan sosial ekonomi penduduk wilayah tertentu. Oleh lantaran itu, insan dengan segala kecerdasan dan kemauannya berusaha beradaptasi dengan kondisi lingkungan geografisnya atau berupaya mengubah kondisi lingkungan tersebut sesuai dengan kepentingannya. Adanya keragaman kondisi geografis tiap wilayah memunculkan corak mata pencaharian, pola-pola permukiman, tradisi, adat-istiadat, dan aspek kehidupan sosial lainnya.

a. Kehidupan di Wilayah Pantai
Penduduk yang tinggal di wilayah ini umumnya menyelaraskan dirinya sebagai nelayan. Adapun contoh permukiman penduduk di wilayah ini berbentuk permukiman yang tersebar secara memanjang (pola linier) mengikuti garis pantai. Di Indonesia, kota-kota pelabuhan yang berkembang pesat, contohnya Jakarta dan Surabaya. Akibatnya kegiatan kehidupan masyarakat di wilayah pantai banyak yang berpindah profesi, contohnya menjadi pedagang, pelayanan jasa, dan lain sebagainya.
Kehidupan mahluk hidup terutama insan sangat dipengaruhi oleh kondisi geografis wilayahn √ Menganalisa Kaitan Kondisi Geografis Dengan Keadaan Penduduk
Anak-anak Suku Bajau

b. Kehidupan di Wilayah Dataran Rendah
Penduduk di daerah dataran rendah bertempat tinggal dengan membentuk contoh permukiman dengan bentuk linier yang tersebar sejajar dengan arah jalan dan jalur pedoman sungai. Adapun contoh pemukiman penduduk di daerah kota terutama yang bersahabat dengan pusat-pusat kegiatan ekonomi mempunyai contoh permukiman dengan bentuk terpusat atau tersebar melingkari pusat-pusat perekonomian.

Di daerah dataran rendah, umumnya bentuk mata pencaharian penduduk lebih berorientasi kepada bidang pertanian khususnya di daerah pedesaan. Kegiatan pertanian yang dikembangkan yaitu pertanian yang menghasilkan tanaman pangan dan tanaman komoditas. Di wilayah-wilayah yang telah maju, telah berkembang pula kegiatan penduduk yang berorientasi kepada bidang perdagangan, komunikasi, transportasi, dan kepariwisataan. Di samping itu, wilayah dataran rendah banyak dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan gedung-gedung sentra pemerintahan, sentra pendidikan, sentra perbelanjaan, dan lain-lain.

c. Kehidupan di Wilayah Pegunungan
Penduduk yang berada di lokasi ini ada yang tinggal dengan membentuk contoh permukiman terpusat sekitar lokasi wisata dan penambangan, ada pula yang bergerombol di sekitar lokasi tanah perkebunan dan kehutanan terutama mereka selalu mendekati daerah-daerah sumber air. Sebagian besar kondisi mata pencaharian penduduk yang tinggal di wilayah ini, berorientasi kepada bidang perkebunan dan kehutanan. Di daerah-daerah yang kondisi lapisan tanahnya banyak mengandung bahan-bahan tambang, otomatis mereka beraktivitas di bidang penggalian barang-barang tambang. Untuk wilayah-wilayah pegunungan yang dijadikan daerah wisata, maka orientasi mata pencaharian penduduk lebih menentukan untuk berdagang atau pelayanan jasa.

d. Kehidupan di Wilayah Sungai
Penduduk yang berada disekitar sungai akan membentuk sungai komunitas budaya sungai dengan contoh memanjang. Kehidupan mereka sangat bergantung pada sungai menyerupai di Banjarmasin. Alat transportasi yang mereka gunakan yaitu bahtera dan mata pencahariannya lebih banyak didominasi yaitu mencari ikan, bertani di pinggir sungai atau pasir atau tambak. Sejak zaman dahulu peradaban insan banyak muncul dari daerah pedoman sekitar sungai. 

Gambar: disini

Sumber http://www.gurugeografi.id

Wednesday, February 28, 2018

√ Faktor Perbedaan Cuaca Iklim Suatu Wilayah

Cuaca dan iklim suatu tempat berbeda-beda alasannya dipengaruhi oleh banyak sekali faktor. Coba bandingkan kalau kau sedang di Jakarta lalu di tamat pekan berlibur ke tempat Puncak atau Lembang Bandung. Pasti kau akan mengalami perbedaan cuaca yang sangat signifikan dari panas ke sejuk atau dingin. Lalu mengapa cuaca di banyak sekali wilayah berbeda-beda?. Berikut ini sedikit klarifikasi wacana faktor yang mempengaruhinya:

Baca juga:
Pengertian dan proses terbentuknya angin passat
Ciri-ciri tanah podsolik dan pemanfaatannya
beda alasannya dipengaruhi oleh banyak sekali faktor √ Faktor Perbedaan Cuaca Iklim Suatu Wilayah
Daerah pegunungan cenderung sejuk 

1. Letak Lintang
Letak astronomis atau lintang yakni salah satu faktor utama yang mempengaruhi cuaca suatu tempat. Daerah di lintang tropis cenderung relatif berair dengan cuaca hangat sepanjang tahun secara umum. Hanya ada dua ekspresi dominan yaitu hujan dan kemarau. Di tempat subtropis cuaca bervariasi dari ekspresi dominan semi yang hanagt, ekspresi dominan panas yang terik, ekspresi dominan gugur yang mulai cuek dan ekspresi dominan cuek yang menusuk.

2. Topografi
Kondisi topografi atau ketinggian mempengaruhi keadaan cuaca suatu wilayah. Semakin tinggi tempat maka suhu akan semakin turun alias dingin. Ini yakni aturan gradien termis. Daerah dataran rendah lebih banyak mendapatkan panas matahari alasannya permukaan tanah menyerap panas lewat konveksi dan konduksi sementara tempat dataran tinggi lebih sedikit. Selain itu di tempat pegunungan cenderung banyak ditutupi awan sehingga matahari jarang masuk ke permukaan tanah sehingga menurunkan suhu secara umum.

3. Jarak ke laut
Jarak daratan ke bahari mempengaruhi kondisi cuaca dan iklim suatu tempat. Daerah yang erat bahari cenderung akan dipengaruhi oleh faktor terutama arus laut. Selain itu tempat erat pantai mempunyai angin yang cukup kencang dan terik sekali di siang hari sementara di malam hari akan angat dingin.

4. Kondisi tutupan vegetasi
Daerah yang mempunyai tutupan vegetasi minim cenderung lebih panas cuacanya alasannya tidak ada vegetasi yang menyerap panas. Sementara tempat dengan banyak tutupan lahan akan lebih sejuk alasannya tumbuhan berfungsi untuk menyerap panas dan debu. Cob aja kau duduk di bawah pohon kan niscaya terasa sejuk dan dingin. Baca juga: Teori terbentuknya negara di dunia

5. Anomali cuaca
Anomali cuaca atau suatu keadaan tidak biasa sanggup terjadi kapan pun. Beberapa misalnya yakni fenomena el nino dan la nina di Pasifik yang berdampak pada pola hujan dan kemarau di Indonesia. Belum lagi pola siklon di samudera yang sanggup mempengaruhi kondisi cuaca di daratan sekitarnya. 

6. Awan
Banyak sedikitnya awan mempengaruhi terhadap jumlah radiasi panas yang diterima permukaan bumi. Jika suatu tempat tidak ada awan maka akan terasa panas sekali sementara kalau banyak awan maka matahari akan terhalang dan intensitas panas di permukaan bumi akan menurun.

Itulah beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi cuaca suatu wilayah. Masih banyak lagi bekerjsama faktor yang mempengaruhi cuaca iklim alasannya atmosfer bumi sangat kompleks dan sulit diprediksi. Baca juga: Pengertian lahan potensial dan kritis

Gambar: disini

Sumber http://www.gurugeografi.id

Laptop Graphic Terbaik Untuk Desain Grafis 2014

Mereview Laptop Desain Grafis tahun 2014 OPOSIP - Ketika saya bekerja dari rumah saya mempunyai sebuah PC yang didedikasikan yang sang...