Showing posts with label Berita Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Berita Pendidikan. Show all posts

Thursday, October 19, 2017

√ Ujian Sekolah Berstandar Nasional Untuk Ujian Nasional Tahun 2017

Ujian Sekolah Berstandar Nasional untuk Ujian Nasional Tahun 2017 - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) siap menyelenggarakan Ujian Nasional (UN) Tahun 2017 untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Selain UN, Kemdikbud juga berencana meningkatkan mutu ujian sekolah menjadi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

“Ujian Nasional tetap dilaksanakan di tahun 2017. Kita juga tingkatkan mutu ujian sekolah dengan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) untuk beberapa mata pelajaran. Kemendikbud juga akan memperluas pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy pada Rapat Koordinasi (rakor) Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah tahun 2017 di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (22/12).

Ujian Nasional, berdasarkan Mendikbud, dijadwalkan akan digelar pada bulan April hingga dengan Mei tahun 2017, dengan rincian untuk Sekolah Menengah kejuruan pada tanggal 3 – 6 April 2017; untuk SMA/MA pada tanggal 10 – 13 April; untuk SMP/MTs dirancang dalam dua gelombang, yang pertama dijadwalkan pada tanggal 2, 3, 4, dan 15 Mei. Sedangkan untuk gelombang kedua dijadwalkan pada tanggal 8, 9, 10, dan 16 Mei.

Adapun mata pelajaran (mapel) yang akan diujikan pada UN tahun 2017, untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) diantaranya Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam. Untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) ditambahkan satu mata pelajaran sesuai dengan jurusan siswa, sedangkan untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ditambahkan uji teori kejuruan sesuai dengan bidangnya.

Baca Juga:
Tentang Ujian Nasional 2017

Mengenai Ujian Sekolah, Mendikbud Muhadjir Effendy mengemukakan, akan ditingkatkan mutunya menjadi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) untuk beberapa mata pelajaran. Ia menyebutkan, soal-soal USBN akan dibentuk oleh Majelis Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Kelompok Kerja Guru (KKG) sebagai organisasi profesi. Adapun soal tersebut akan dibentuk dengan perpaduan soal yang dibentuk oleh guru dan soal jangkar dari sentra sebesar 20 hingga dengan 25 persen.

Menurut Mendikbud, mata pelajaran yang diujikan pada USBN yaitu Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Untuk SMP/MTs, ditambahkan Ilmu Pengetahuan Sosial. Untuk SMA/MA, terdapat juga mapel Sejarah dan tiga mapel sesuai aktivitas studi siswa, menyerupai Fisika, Kimia, Biologi; untuk jurusan IPA, Ekonomi, Geografi, Sosiologi untuk jurusan IPS, dan Bahasa dan Sastra Indonesia, Antropologi, Bahasa Asing untuk jurusan Bahasa. Sementara untuk siswa SMK, terdapat uji keterampilan komputer.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Totok Suprayitno, dalam paparannya secara terpisah mengemukakan, ketika ini telah terdata sebanyak 12.053 sekolah/madrasah dengan kapasitas total 2.188.947 siswa siap menjadi kawasan pelaksana UNBK.

Dengan jadwal UN SMK, SMA/MA, dan SMP/MTs yang berjalan tidak bersamaan, komputer sanggup dipakai bergantian. “Sekolah/Madrasah dengan jumlah komputer lebih dari 20 buah dan mempunyai server sanggup ditetapkan menjadi kawasan pelaksanaan UNBK. Nanti Dinas Provinsi/Kabupaten/Kota memutuskan kawasan ujian bagi siswa dari sekolah yang belum mempunyai kemudahan berdasar kedekatan jarak antar sekolah,” kata Totok.

Rapat koordinasi ini diikuti oleh 563 peserta, terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan provinsi/kabupaten/kota, para Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (P4TK), dan para Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) se-Indonesia.)

Sumber : http://setkab.go.id/ujian-nasional-2017-digelar-april-kemdikbud-kembangkan-ujian-sekolah-berstandar-nasional/

Sumber http://www.tipsbelajarmatematika.com

√ Perihal Ujian Nasional 2017

Tentang Ujian Nasional 2017 - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengurangi jumlah mata pelajaran pada Ujian Nasional (UN) 2017. Selain tiga mata pelajaran wajib yang akan diujikan yaitu matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris, para siswa Sekolah Menengan Atas dapat menentukan satu mata pelajaran sesuai usul untuk diujikan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menjelaskan, hal itu dilakukan supaya siswa lebih fokus pada pendalaman bahan di mata pelajaran perminatan.

"Pilihan mata pelajaran kita ingin fokus ke pendalaman materi. Kalau anak memilih, maka bahan akan lebih dalam. Sehingga nanti kesannya jadi luas dan mendalam. Kalau hanya tiga mata pelajaran saja nanti siswa hanya luas saja, tidak menguasai secara dalam," kata Muhadjir dalam kegiatan Refleksi Kemendikbud Tahun 2016 di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat 30 Desember 2016.

Menurut dia, tujuan dari pelaksanaan UN ialah sebagai peta dalam pemerataan pendidikan. Diharapkan, peta pendidikan semakin baik dari tahun ke tahun.

Selain itu, ia juga ingin menciptakan UN menjadi sederhana, salah satunya dengan mengurangi mata pelajaran dan meminimalisir hal-hal negatif yang sering terjadi pada UN dengan menyelenggaran Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

"Meskipun siswa menentukan satu mata pelajaran, tapi semua mata pelajaran khas jurusan itu diujikan di USBN, itu justru menentukan kelulusan dan lebih luas serta mendalam," terang Muhadjir.

Kepala Pusat Pendidikan (Kapuspendik) Kemendikbud Nizam menjelaskan, untuk jenjang SMA, mata pelajaran yang diujikan dalam ujian nasional 2017 ialah matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris.

Untuk jurusan IPA, maka dapat menentukan salah satu pelajaran satu dari fisika, kimia, biologi. Kemudian kelompok IPS dapat menentukan dari sosiologi, geografi, dan ekonomi. Sedangkan kelompok Bahasa dapat menentukan dari sastra Indonesia, antropologi, dan bahasa asing.

"Untuk jenjang SMA, mata pelajaran UN, yakni matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan mata pelajaran pilihan sesuai jurusan (satu mata pelajaran). Untuk USBN, yaitu Pendidikan Agama, PPKn, Sejarah, dan tiga mata pelajaran sesuai kegiatan studi siswa," kata Nizam.

 Baca Juga:
Ujian Sekolah Berstandar Nasional untuk Ujian Nasional Tahun 2017

Sedangkan untuk jenjang SMK, lanjutnya, mata pelajaran UN ialah matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan Teori Kejuruan. Sementara untuk USBN, Pendidikan Agama, PPKn, dan Keterampilan Komputer.

Berdasarkan gosip dari Pusat Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud, mata pelajaran yang akan diujikan dalam UN untuk jenjang SMP, yakni matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan IPA. Sementara mata pelajaran yang diuji dalam ujian sekolah berstandar nasional (USBN), yakni Pendidikan Agama, PPKn, dan IPS.

Nizam tidak mempermasalahkan apabila banyak siswa yang menentukan mata pelajaran kategori lebih gampang dalam jurusannya. Ia mengatakan, para pelajar sudah dapat menentukan dan mendaftarkan mata ujian pilihan sesuai jurusan masing-masing.

Sumber: news.liputan6.com

Sumber http://www.tipsbelajarmatematika.com

Wednesday, October 4, 2017

√ Pelayanan Seruan Training Ptk

Pelayanan Permintaan Pelatihan PTK

Kabar bangga buat Bapak/Ibu guru yang tinggal di Flores dan sekitarnya. Telah dibuat Tim Pelatih Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk Guru di Flores. Tim ini terdiri dari Fasilitator terbaik dari Program Studi PGSD Universitas Flores.

Jadwal pembinaan atau workshop akan ditentukan menurut ajakan dari para pihak atau kelompok guru yang membutuhkan.

Kami mendapatkan ajakan pelatihan-platihan perihal Penelitian, Penelitian Tindakan Kelas dan Penulisan Karya Ilmiah bagi guru-guru SD, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengan Atas di Flores.


Informasi lebih lanjut, Hubungi :

Gregorius Sebo Bito

Alamat Kantor: Program Studi PGSD Universitas Flores Ende
Jln. Samratulangi Kelurahan Paupire Ende
Email: gregoriussebobito@gmail.com
HP : 081246627659

Atau Klik Contac Us
Sumber http://www.tipsbelajarmatematika.com

Wednesday, July 5, 2017

√ Makna Hari Kebangkitan Nasional Dan Merajut Kebhinekaan

Makna Hari Kebangkitan Nasional dan Merajut Kebhinekaan- Hari ini tanggal 20 Mei 2017 kita merayakan hari besar nasional yaitu Hari Kebangkitan Nasional (HKN). Hari Kebangkitan nasional diperingati setiap tahun untuk mengenang pendahulu bangsa yang bersatu padu berdiri untuk melepaskan diri dari belenggu penjajahan. Pada hari ini kita juga pantas mengenang sebuah organisasi yang dibuat sebagai simbol pembakar semangat Nasionalisme. Budi Utomo merupakan sebuah organisasi yang lahir pada Tahun 1908 jauh sebelum Indonesia merdeka.

Era kebangkitan nasional kala itu berhasil membentuk rasa nasionalisme bangsa dan nasionalisme inilah yang membawa bangsa Indonesia merdeka dengan diproklamirkannya kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus Tahun 1945. Kemerdekaan yang diperoleh oleh bangsa Indonesia diperjuangkan oleh semua anak bangsa kala itu tanpa mempermasalahkan suku, agama, dan golongan. Semua elemen bangsa saling mengajak, bersatu untuk melawan penjajahan. Biar mereka berbeda tetapi mereka bersatu untuk berjuang bersama yang karenanya yaitu NKRI yang kita miliki ketika ini.

Kenyataan ketika ini menuntut kita untuk merefleksi diri terkait rasa nasionalisme kita. Perjuangan membangun bangsa ketika ini seakan telah membawa sebagian orang untuk lebih terkotak-kotak dan memperjuangkan kepentingan kelompok masing-masing. Pertanyaannya, masih adakah kesepakatan untuk NKRI yang berbhineka ini ? Masih adakah semboyan “ Bhineka Tunggal Ika” dalam diri kita masing-masing?

Di momen Hari Kebangkitan Nasional ini, semua elemen bangsa hendaknya memperbaharui kesepakatan kebangsaan dalam bingkai NKRI, alasannya yaitu NKRI dan Kebhinekaan tidak perlu diperdebatkan lagi. Yang perlu diperdebatkan yaitu bagaimana kita berdiri untuk membangun Indonesia untuk mewujudkan impian pendahulu bangsa. Selamat Hari Kebangkitan Nasional 2017

Sumber http://www.tipsbelajarmatematika.com

Laptop Graphic Terbaik Untuk Desain Grafis 2014

Mereview Laptop Desain Grafis tahun 2014 OPOSIP - Ketika saya bekerja dari rumah saya mempunyai sebuah PC yang didedikasikan yang sang...