Wednesday, November 15, 2017
Ambrolnya Tebing Di Pantai Akhir Abrasi?
Abrasi yaitu proses terjadinya pengikisan pantai oleh hantaman gelombang bahari dan arus bahari yang bersifat merusak. Abrasi biasanya disebut juga dengan istilah erosi pantai.
Abrasi dapat menyebabkan ambrolnya tebing di pantai, contohnya peristiwa alam runtuhnya tebing karang di Pantai Sadranan, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, DIY.
Tim Bencana Tanah Longsor Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Nasional, yang terjun kelokasi peristiwa berasumsi "runtuhnya tebing di Pantai Sadranan merupakan akumulasi dari peristiwa alam yang sudah berlangsung lama. Kondisi itu terjadi, lantaran adanya pengikisan sehingga membuat rongga di bawah tebing".
Menurut ketua tim peneliti Herry Purnomo, "Hantaman ombak yang berlangsung secara terus menerus berdampak terhadap kekuatan dinding, sehingga tebing semakin ringkih dan menyebabkan adanya retakan. Retakan-retakan itu diduga sebagai penyebab kenapa tebing di Sadranan ambrol dan menewaskan empat orang pengunjung".
Dikarenakan terus-menerus dihantam ombak, ditambah retaknya sudah cukup usang dan rapuh. Maka beban yang disangga pun tidak berpengaruh sehingga lama-kelamaan akan jatuh ke bawah lantaran grafitasi dan tebingnya curam, itulah kenapa tebing di pantai dapat ambrol akhir abrasi. Ujarnya.
Tim Bencana Tanah Longsor Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi juga sudah meneliti tebing-tebing di sekitar Pantai Sadranan. Hasilnya bahwa di sejumlah pantai tersebut mempunyai kesamaan potensi bahaya, alasannya yaitu dilihat dari sisi geografis masing-masing daerah tersebut mempunyai beberapa kemiripan, menyerupai tebing terjal, retak, dan pantainya curam.
Ketua tim, Herry Purnomo menyarankan untuk langkah awal pencegahan, Pemkab dapat melaksanakan pemasangan papan peringatan di sekitar pantai selatan supaya wisatawan tidak berteduh di bawah watu (tebing). Dan membuat peta kerawanan peristiwa sehingga dapat diketahui wilayah mana saja yang mempunyai kerawanan tebing dan berpotensi longsor.
Menanggapi hal tersebut, kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Budhi Harjo, menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Badan Geologi Nasional untuk melaksanakan penelitian terhadap wilayah rawan longsor, baik yang ada di daerah Gunung Batur maupun di sepanjang garis pantai. "Akan kita tindak lanjuti untuk secepatnya memasang rambu peringatan supaya peristiwa serupa tak terulang kembali," imbuhnya. Sumber http://learnmine.blogspot.com
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Laptop Graphic Terbaik Untuk Desain Grafis 2014
Mereview Laptop Desain Grafis tahun 2014 OPOSIP - Ketika saya bekerja dari rumah saya mempunyai sebuah PC yang didedikasikan yang sang...
-
KONFIGURASI ROUTING STATIK DENGAN PACKET TRACER Pada kesempatan kali ini saya akan konfigurasi routing yang telah saya posting s...
-
INILAH DAFTAR APLIKASI UNTUK DOWNLOAD FILE TORRENT TERBAIK Torrent Software Download File Torrent Terbaik -Hai kawan, nah un...
-
update frekuensi dan simbol rate Pombo TV di satelit Palapa D terbaru. Saluran Pombo TV menambah daftar channel yang ada di Palapa D yang d...
No comments:
Post a Comment